3. a. Jelaskan konsep portofolio kaitannya dengan resiko investasi dan

Berikut ini adalah pertanyaan dari unknown pada mata pelajaran TI untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

3. a. Jelaskan konsep portofolio kaitannya dengan resiko investasi dan berikan contoh penerapan portofolio yang telah dilakukan oleh suatu perusahaan!b. Dalam portofolio investasi, dikenal istilah diversifikasi portofolio. Anda diminta untuk: mencontohkan diversifikasi portofolio investasi bagi investor pemula beserta rasio/proporsi untuk setiap investasinya, dan apakah pertimbangan dalam penenntuan diversifikasi tersebut?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Portofolio investasi merupakam kumpulan aset investasi milik individu, lembaga keuangan, perusahaan maupun manajer investasi. Portofolio ini diantaranya berisi susunan saham, obligasi, reksa dana, uang tunai, atau komoditas milik investor. Risiko investasi merupakan suatu kondisi dimana investor berpotensi mengalami kerugian dari kegiatan atau aktivitas investasi yang dilakukan. Dengan kata lain, keuntungan yang diharapkan dari investasi tidak sesuai. Diverifikasidapat mengurangirisiko investasi.

Pembahasan

3. Salah satu yang menjadi pertimbangan sebelum menentukan portofolio investasi adalah profil risiko. Yang menjadi poin penting dalam profil risiko adalah seberapa besar komitmen kita untuk meminimalisir resiko. Investasi bukan tentang berani ambil resiko, akan tetapi membatasi resiko yang memungkinkan terjadi. Profil risiko sangat berhubungan dengan karakteristik investor, yakni tipe konservatif, moderat dan agresif. Investor Konservatif cenderung menghindari resiko dengan mencari sesuatu yang aman. Contoh risiko investasi adalah capital loss atau kerugian modal pada saham. Hal tersebut terjadi ketika nilai jual lebih rendah daripada nilai beli. Oleh karena itu, investasi saham disebut sebagai investasi high return dan tergolongcberisiko tinggi atau high risk.

4. Diversifikasi merupakan strategi investor untuk mengoptimalkan return dan meminimalikan risiko dengan berinvestasi pada lebih dari satu instrumen, baik saham maupun non saham. Dalam diversifikasi portofolio, sebaiknyankita menggunakan produk investasi yang likuid, seperti reksadana, pasar uang, surat deposito, dan emas. Hal ini bertujuan untuk lebih mudah dilikuidasi. Jika kita memisahkan investasi dengan membeli saham dari perusahaan yang berbeda, maka hal tersebut akan mengurangi atau meminimalisir resiko terjadinya kerugian dana nilai portfolio ataupun investasi akan aman. Dengan kata lain, diversifikasi adalah strategi dalam menempatkan dana investasi ke dalam instrumen yang berbeda. Instrumen yang dimaksudkan disini adalah likuiditasnya, resiko, dan potensi returnnya. Sebagai contohnya adalah potensi return investasi dalam saham akan berbeda dengan obligasi. Pada dasarnya nilai return dari saham lebih besar jika dibandingkan dengan obligasi. Hanya saja resiko berinvestasi dalam saham tetap jauh lebih besar jika dibandingkan dengan obligasi. Ini karena fluktuasi dari harga saham lebih besar sehingga risiko lebih besar. Kemudian, likuiditas yang dimaksud disini adalah kemudahan untuk menjual dan membeli sebuah instrumen untuk berinvestasi. Contoh yang paling tepat disini adalah investasi properti. Jika membuat iklan tentang properti atau rumah, tidak menjadikan rumah tersebut akan langsung terjual. Bisa saja terjualnya besok, minggu atau bulan depan. Berbeda dengan saham yang dapat saja dijual hari itu juga jika memang diinginkan dan dapat memperoleh keuntungan langsung hari itu juga.

Pelajari lebih lanjut

Pelajari lebih lanjut tentang materi investasi pada yomemimo.com/tugas/51504678

#BelajarBersamaBrainly #SPJ1

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh mhamadnoval1 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 18 Sep 22