Uraikan dengan bahasa sendiri bagaimana 3 dimensi karya ilmiah logos,

Berikut ini adalah pertanyaan dari rikhaherawati1006 pada mata pelajaran Sosiologi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Uraikan dengan bahasa sendiri bagaimana 3 dimensi karya ilmiah logos, patos, dan etos berkaitan dengan teori kebenaran korespondensi, teori kebenaran konsistensi, dan teori kebenaran pragmatis

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Logos, pathos dan ethos sangat berkaitan erat dengan teori kebenaran. Berdasarkan teori kebenaran korespondensi, seorang pembicara harus memiliki aspek logos yaitu dalam menyampaikan materi pembicaraan harus bersifat nyata dan dapat dibuktikan kebenarannya. Menurut teori kebenaran konsistensi, seorang pembicara hendaknya menyampaikan topik pembicaraan yang sesuai dengan apa yang dirasakan oleh para pendengarnya tetapi topik tersebut juga harus berdasarkan fakta yang ada. Sedangkan menurut teori kebenaran pragmatis, seorang pembicara harus menyampaikan pernyataan yang bersifat mengajak seseorang agar dapat melakukan setiap pernyataan yang disampaikan. Jadi, ketiga dimensi atau aspek tersebut sangat berkaitan erat dengan teori kebenaran.

Pembahasan:

Tiga aspek yang digunakan sebagai tolak ukur bagi seorang pembicara adalah sebagai berikut:

  1. Logos adalah sesuatu yang memiliki arti logis. Pernyataan yang disampaikan oleh pembicara harus berdasarkan materi pembicaraan yang masuk akal, bersifat nyata dan dapat dibuktikan kebenarannya.
  2. Pathos adalah sesuatu yang berhubungan dengan emosi manusia. Ketika sedang menyampaikan topik permasalahan, seringkali topik permasalahan tersebut berkaitan dengan perasaan pendengar sehingga menimbulkan perasaan empati dan simpati dari para pendengar.
  3. Ethos adalah sumber kepercayaan, artinya seorang pembicara harus dapat dipercaya oleh para pendengarnya.

Tiga aspek diatas juga digunakan dalam teori kebenaran ilmiah. Teori kebenaran ilmiah adalah kebenaran dari suatu ilmu pengetahuan yang sudah jelas dan pasti kebenarannya berdasarkan prinsip - prinsip keilmuan. Kebenaran ilmiah bersifat objektif artinya di dalam karya ilmiah tersebut mengandung beberapa pengetahuan berdasarkan sudut pandang yang berbeda-beda, tetapi tetap saling berkaitan satu sama lain.

Teori kebenaran ilmiah terdiri dari tiga teori kebenaran antara lain:

  1. Teori kebenaran korespondensi adalah teori kebenaran yang menyatakan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar jika berkorespondensi atau berhubungan terhadap fakta atau objek yang dituju kepada pernyataan tersebut.
  2. Teori kebenaran konsistensi (teori koherensi) adalah teori kebenaran yang menyatakan bahwa suatu pernyataan dianggap benar jika pernyataan tersebut bersifat konsisten atau koheren dengan pernyataan - pernyataan sebelumnya yang telah dianggap benar secara logis dan jelas. Pada teori kebenaran konsistensi, pernyataan yang ingin disampaikan merupakan ungkapan perasaan kita tetapi harus berdasarkan fakta yang ada.
  3. Teori kebenaran pragmatis adalah teori kebenaran yang menyatakan bahwa suatu pernyataan dianggap benar jika pernyataan atau konsekuensi dari pernyataan tersebut memiliki kegunaan praktis dalam kehidupan manusia.

Pelajari Lebih Lanjut:

Materi tentang pengertian logos, patos dan etos yomemimo.com/tugas/17543643

#BelajarBersamaBrainly

#SPJ4

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh equivocactor dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 22 Aug 22