tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg.

Berikut ini adalah pertanyaan dari candra76 pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg. penurunan tekanan uap larutan etanol 46% adalah........ ( Ar H=1, C=12, O=16 )

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Penurunan tekanan uap larutan etanol 46% dengan tekanan uap air murni sebesar 32 cmHg adalah 8 cmHg

Pembahasan

\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Koligatif~Larutan~Non~Elektrolit}}}

Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tergantung pada jumlah zat terlarut pada larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ketika kita mencampurkan zat terlarut dan pelarut sifat kimia zat terlarut hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi sifat fisis akan mengalami perubahan drastis ketika dicampurkan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan jika sifat koligatif larutan tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Yang merupakan sifat koligatif larutan adalah

1. Penurunan tekanan uap jenus (∆P)

2. Kenaikan titik didih (∆Tb)

3. Penurunan titik beku (∆Tf)

4. Tekanan osmotik (π)

Penurunan Tekanan Uap Jenuh (∆P)

Tekanan uap jenuh adalah tekanan uap yang ditimbulkan oleh uap jenuh suatu zat pada saat tercapai kondisi kesetimbangan. Sedangkan tekanan yang ditimbulkan oleh uap jenuh air disebut tekanan uap jenuh air. Penurunan tekanan uap jenuh larutan (∆P) adalah selisih dari tekanan uap jenuh pelarut murni (Po) dengan tekanan uap jenuh larutan (P).

∆P = P° – P

Tahun 1830-1901, menurut Hukum Raoult, menyatakan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol pelarut. Sedangkan penurunan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol terlarut.

\boxed{\boxed{\bold{P~=~P^o~x~X_{pelarut}}}}

\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}

Keterangan:

∆P   = penurunan tekanan uap jenuh

P°   = tekanan uap jenuh pelarut air murni

Xterlarut    = fraksi mol zat terlarut

Xpelarut    = fraksi mol zat pelarut

\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}  

P° = 32 cmHg

% massa etanol = 46%

Ar H = 1

Ar C = 12

Ar O = 16

\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}  

Penurunan tekanan uap larutan (ΔP)

\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}  

LANGKAH PERTAMA

Menentukan massa masing masing zat terlarut dan pelarut

Persen massa adalah massa suatu zat dibanding dengan massa seluruh campuran.

\boxed{\boxed{\bold{%massa~=~\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}~x~100%}}}

maka,

kita misalkan massa campuran adalah 100 gram

%massa etanol = \frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran} x 100%

46% = \frac{massa~zat~dalam~campuran}{100} x 100%

massa zat etanol dalam campuran = \frac{46~x~100}{100}

massa zat etanol dalam campuran = 46 gram

massa air = 100 - 46

massa air = 54 gram

LANGKAH KEDUA

Menentukan Mr etanol

Rumus kimia etanol adalah C₂H₅OH

Mr C₂H₅OH = 2. Ar C + 6. Ar H + 1. Ar O

Mr C₂H₅OH = 2. 12 + 6. 1 + 1. 16

Mr C₂H₅OH = 24 + 6 + 16

Mr C₂H₅OH = 46

LANGKAH KETIGA

Menentukan Mr air

Rumus kimia air adalah H₂O

Mr H₂O = 2. Ar H + 1. Ar O

Mr H₂O = 2. 1 + 1. 16

Mr H₂O = 2 + 16

Mr H₂O = 18

LANGKAH KEEMPAT

Menentukan jumlah mol (n) masing - masing zat

\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{a}{Mr} }}}

dengan,  

n = jumlah mol (mol)  

a = massa (gram)  

Mr = massa molekul relatif  

maka,

n C₂H₅OH = \frac{a}{Mr}

n C₂H₅OH = \frac{46}{46}

n C₂H₅OH = 1 mol

n H₂O = \frac{a}{Mr}

n H₂O = \frac{54}{18}

n H₂O = 3 mol

LANGKAH KELIMA

Menentukan fraksi mol terlarut (etanol)

Fraksi mol menyatakan perbandingan mol zat terlarut atau zat pelarut dengan jumlah mol campuran (terlarut dan pelarut).

\boxed{\boxed{\bold{Xt~=~\frac{nt}{nt~+~np}}}}

Xt  +  Xp  =   1

Dengan :  

Xt = fraksi mol zat terlarut                              

Xp = fraksi mol zat pelarut

nt = mol zat terlarut                                          

np = mol zat pelarut  

maka,

Xt = \frac{nt}{nt~+~np}

Xt = \frac{1}{1~+~3}

Xt = \frac{1}{4}

Xt = 0,25

LANGKAH KEENAM

Menentukan penurunan tekanan uap larutan etanol

\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}

maka,

ΔP = P° x Xt

ΔP = 32 x 0,25

ΔP = 8 cmHg

\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}  

Penurunan tekanan uap larutan etanol = 8 cmHg

\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }  

 

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}              

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}

\mathbf{Detil~Jawaban }  

Mapel : Kimia

Bab : Sifat Koligatif Larutan

Kelas : XII

Semester : 1

Kode : 12.7.1

Kata kunci : tekanan uap larutan, penurunan tekanan uap larutan, fraksi mol, fraksi mol terlarut, jumlah mol, Mr, persen massa

Penurunan tekanan uap larutan etanol 46% dengan tekanan uap air murni sebesar 32 cmHg adalah 8 cmHgPembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Koligatif~Larutan~Non~Elektrolit}}}[/tex]
Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tergantung pada jumlah zat terlarut pada larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ketika kita mencampurkan zat terlarut dan pelarut sifat kimia zat terlarut hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi sifat fisis akan mengalami perubahan drastis ketika dicampurkan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan jika sifat koligatif larutan tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Yang merupakan sifat koligatif larutan adalah
1.	Penurunan tekanan uap jenus (∆P)
2.	Kenaikan titik didih (∆Tb)
3.	Penurunan titik beku (∆Tf)
4.	Tekanan osmotik (π)
Penurunan Tekanan Uap Jenuh (∆P)
Tekanan uap jenuh adalah tekanan uap yang ditimbulkan oleh uap jenuh suatu zat pada saat tercapai kondisi kesetimbangan. Sedangkan tekanan yang ditimbulkan oleh uap jenuh air disebut tekanan uap jenuh air. Penurunan tekanan uap jenuh larutan (∆P) adalah selisih dari tekanan uap jenuh pelarut murni (Po) dengan tekanan uap jenuh larutan (P).
∆P = P° – P Tahun 1830-1901, menurut Hukum Raoult, menyatakan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol pelarut. Sedangkan penurunan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol terlarut.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{P~=~P^o~x~X_{pelarut}}}}[/tex]
[tex]\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}[/tex]
Keterangan:
∆P   = penurunan tekanan uap jenuh
P°  	= tekanan uap jenuh pelarut air murni
Xterlarut    = fraksi mol zat terlarut
Xpelarut    = fraksi mol zat pelarut
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  P° = 32 cmHg% massa etanol = 46%Ar H = 1Ar C = 12Ar O = 16[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Penurunan tekanan uap larutan (ΔP)[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  LANGKAH PERTAMAMenentukan massa masing masing zat terlarut dan pelarutPersen massa adalah massa suatu zat dibanding dengan massa seluruh campuran.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{%massa~=~\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}~x~100%}}}[/tex]
maka,kita misalkan massa campuran adalah 100 gram%massa etanol = [tex]\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}[/tex] x 100%46% = [tex]\frac{massa~zat~dalam~campuran}{100}[/tex] x 100%massa zat etanol dalam campuran = [tex]\frac{46~x~100}{100}[/tex]massa zat etanol dalam campuran = 46 grammassa air = 100 - 46massa air = 54 gramLANGKAH KEDUAMenentukan Mr etanolRumus kimia etanol adalah C₂H₅OHMr C₂H₅OH = 2. Ar C + 6. Ar H + 1. Ar OMr C₂H₅OH = 2. 12 + 6. 1 + 1. 16Mr C₂H₅OH = 24 + 6 + 16Mr C₂H₅OH = 46LANGKAH KETIGAMenentukan Mr airRumus kimia air adalah H₂OMr H₂O = 2. Ar H + 1. Ar OMr H₂O = 2. 1 + 1. 16Mr H₂O = 2 + 16Mr H₂O = 18LANGKAH KEEMPATMenentukan jumlah mol (n) masing - masing zat[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{a}{Mr} }}}[/tex]
dengan,  n = jumlah mol (mol)  a = massa (gram)  Mr = massa molekul relatif  maka,n C₂H₅OH = [tex]\frac{a}{Mr}[/tex]n C₂H₅OH = [tex]\frac{46}{46}[/tex]n C₂H₅OH = 1 moln H₂O = [tex]\frac{a}{Mr}[/tex]n H₂O = [tex]\frac{54}{18}[/tex]n H₂O = 3 molLANGKAH KELIMAMenentukan fraksi mol terlarut (etanol)Fraksi mol menyatakan perbandingan mol zat terlarut atau zat pelarut dengan jumlah mol campuran (terlarut dan pelarut).
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Xt~=~\frac{nt}{nt~+~np}}}}[/tex]
Xt  +  Xp  =   1
Dengan :  Xt = fraksi mol zat terlarut                              
Xp = fraksi mol zat pelarut
nt = mol zat terlarut                                          np = mol zat pelarut  maka,Xt = [tex]\frac{nt}{nt~+~np}[/tex]Xt = [tex]\frac{1}{1~+~3}[/tex]Xt = [tex]\frac{1}{4}[/tex]Xt = 0,25LANGKAH KEENAMMenentukan penurunan tekanan uap larutan etanol[tex]\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}[/tex]maka,ΔP = P° x XtΔP = 32 x 0,25ΔP = 8 cmHg[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  Penurunan tekanan uap larutan etanol = 8 cmHg[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Menentukan tekanan uap larutan https://brainly.co.id/tugas/18953549, https://brainly.co.id/tugas/20010879, https://brainly.co.id/tugas/16203059
Menentukan penurunan tekanan uap https://brainly.co.id/tugas/16533895, https://brainly.co.id/tugas/23241256
Menentukan Mr pada tekanan uap larutan https://brainly.co.id/tugas/19792158, https://brainly.co.id/tugas/2662                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Sifat Koligatif LarutanKelas : XIISemester : 1
Kode : 12.7.1Kata kunci : tekanan uap larutan, penurunan tekanan uap larutan, fraksi mol, fraksi mol terlarut, jumlah mol, Mr, persen massaPenurunan tekanan uap larutan etanol 46% dengan tekanan uap air murni sebesar 32 cmHg adalah 8 cmHgPembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Koligatif~Larutan~Non~Elektrolit}}}[/tex]
Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tergantung pada jumlah zat terlarut pada larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ketika kita mencampurkan zat terlarut dan pelarut sifat kimia zat terlarut hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi sifat fisis akan mengalami perubahan drastis ketika dicampurkan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan jika sifat koligatif larutan tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Yang merupakan sifat koligatif larutan adalah
1.	Penurunan tekanan uap jenus (∆P)
2.	Kenaikan titik didih (∆Tb)
3.	Penurunan titik beku (∆Tf)
4.	Tekanan osmotik (π)
Penurunan Tekanan Uap Jenuh (∆P)
Tekanan uap jenuh adalah tekanan uap yang ditimbulkan oleh uap jenuh suatu zat pada saat tercapai kondisi kesetimbangan. Sedangkan tekanan yang ditimbulkan oleh uap jenuh air disebut tekanan uap jenuh air. Penurunan tekanan uap jenuh larutan (∆P) adalah selisih dari tekanan uap jenuh pelarut murni (Po) dengan tekanan uap jenuh larutan (P).
∆P = P° – P Tahun 1830-1901, menurut Hukum Raoult, menyatakan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol pelarut. Sedangkan penurunan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol terlarut.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{P~=~P^o~x~X_{pelarut}}}}[/tex]
[tex]\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}[/tex]
Keterangan:
∆P   = penurunan tekanan uap jenuh
P°  	= tekanan uap jenuh pelarut air murni
Xterlarut    = fraksi mol zat terlarut
Xpelarut    = fraksi mol zat pelarut
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  P° = 32 cmHg% massa etanol = 46%Ar H = 1Ar C = 12Ar O = 16[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Penurunan tekanan uap larutan (ΔP)[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  LANGKAH PERTAMAMenentukan massa masing masing zat terlarut dan pelarutPersen massa adalah massa suatu zat dibanding dengan massa seluruh campuran.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{%massa~=~\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}~x~100%}}}[/tex]
maka,kita misalkan massa campuran adalah 100 gram%massa etanol = [tex]\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}[/tex] x 100%46% = [tex]\frac{massa~zat~dalam~campuran}{100}[/tex] x 100%massa zat etanol dalam campuran = [tex]\frac{46~x~100}{100}[/tex]massa zat etanol dalam campuran = 46 grammassa air = 100 - 46massa air = 54 gramLANGKAH KEDUAMenentukan Mr etanolRumus kimia etanol adalah C₂H₅OHMr C₂H₅OH = 2. Ar C + 6. Ar H + 1. Ar OMr C₂H₅OH = 2. 12 + 6. 1 + 1. 16Mr C₂H₅OH = 24 + 6 + 16Mr C₂H₅OH = 46LANGKAH KETIGAMenentukan Mr airRumus kimia air adalah H₂OMr H₂O = 2. Ar H + 1. Ar OMr H₂O = 2. 1 + 1. 16Mr H₂O = 2 + 16Mr H₂O = 18LANGKAH KEEMPATMenentukan jumlah mol (n) masing - masing zat[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{a}{Mr} }}}[/tex]
dengan,  n = jumlah mol (mol)  a = massa (gram)  Mr = massa molekul relatif  maka,n C₂H₅OH = [tex]\frac{a}{Mr}[/tex]n C₂H₅OH = [tex]\frac{46}{46}[/tex]n C₂H₅OH = 1 moln H₂O = [tex]\frac{a}{Mr}[/tex]n H₂O = [tex]\frac{54}{18}[/tex]n H₂O = 3 molLANGKAH KELIMAMenentukan fraksi mol terlarut (etanol)Fraksi mol menyatakan perbandingan mol zat terlarut atau zat pelarut dengan jumlah mol campuran (terlarut dan pelarut).
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Xt~=~\frac{nt}{nt~+~np}}}}[/tex]
Xt  +  Xp  =   1
Dengan :  Xt = fraksi mol zat terlarut                              
Xp = fraksi mol zat pelarut
nt = mol zat terlarut                                          np = mol zat pelarut  maka,Xt = [tex]\frac{nt}{nt~+~np}[/tex]Xt = [tex]\frac{1}{1~+~3}[/tex]Xt = [tex]\frac{1}{4}[/tex]Xt = 0,25LANGKAH KEENAMMenentukan penurunan tekanan uap larutan etanol[tex]\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}[/tex]maka,ΔP = P° x XtΔP = 32 x 0,25ΔP = 8 cmHg[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  Penurunan tekanan uap larutan etanol = 8 cmHg[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Menentukan tekanan uap larutan https://brainly.co.id/tugas/18953549, https://brainly.co.id/tugas/20010879, https://brainly.co.id/tugas/16203059
Menentukan penurunan tekanan uap https://brainly.co.id/tugas/16533895, https://brainly.co.id/tugas/23241256
Menentukan Mr pada tekanan uap larutan https://brainly.co.id/tugas/19792158, https://brainly.co.id/tugas/2662                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Sifat Koligatif LarutanKelas : XIISemester : 1
Kode : 12.7.1Kata kunci : tekanan uap larutan, penurunan tekanan uap larutan, fraksi mol, fraksi mol terlarut, jumlah mol, Mr, persen massaPenurunan tekanan uap larutan etanol 46% dengan tekanan uap air murni sebesar 32 cmHg adalah 8 cmHgPembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Koligatif~Larutan~Non~Elektrolit}}}[/tex]
Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tergantung pada jumlah zat terlarut pada larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ketika kita mencampurkan zat terlarut dan pelarut sifat kimia zat terlarut hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi sifat fisis akan mengalami perubahan drastis ketika dicampurkan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan jika sifat koligatif larutan tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Yang merupakan sifat koligatif larutan adalah
1.	Penurunan tekanan uap jenus (∆P)
2.	Kenaikan titik didih (∆Tb)
3.	Penurunan titik beku (∆Tf)
4.	Tekanan osmotik (π)
Penurunan Tekanan Uap Jenuh (∆P)
Tekanan uap jenuh adalah tekanan uap yang ditimbulkan oleh uap jenuh suatu zat pada saat tercapai kondisi kesetimbangan. Sedangkan tekanan yang ditimbulkan oleh uap jenuh air disebut tekanan uap jenuh air. Penurunan tekanan uap jenuh larutan (∆P) adalah selisih dari tekanan uap jenuh pelarut murni (Po) dengan tekanan uap jenuh larutan (P).
∆P = P° – P Tahun 1830-1901, menurut Hukum Raoult, menyatakan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol pelarut. Sedangkan penurunan tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan uap jenuh pelarut murni dikalikan dengan fraksi mol terlarut.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{P~=~P^o~x~X_{pelarut}}}}[/tex]
[tex]\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}[/tex]
Keterangan:
∆P   = penurunan tekanan uap jenuh
P°  	= tekanan uap jenuh pelarut air murni
Xterlarut    = fraksi mol zat terlarut
Xpelarut    = fraksi mol zat pelarut
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  P° = 32 cmHg% massa etanol = 46%Ar H = 1Ar C = 12Ar O = 16[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Penurunan tekanan uap larutan (ΔP)[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  LANGKAH PERTAMAMenentukan massa masing masing zat terlarut dan pelarutPersen massa adalah massa suatu zat dibanding dengan massa seluruh campuran.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{%massa~=~\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}~x~100%}}}[/tex]
maka,kita misalkan massa campuran adalah 100 gram%massa etanol = [tex]\frac{massa~zat~dalam~campuran}{massa~seluruh~campuran}[/tex] x 100%46% = [tex]\frac{massa~zat~dalam~campuran}{100}[/tex] x 100%massa zat etanol dalam campuran = [tex]\frac{46~x~100}{100}[/tex]massa zat etanol dalam campuran = 46 grammassa air = 100 - 46massa air = 54 gramLANGKAH KEDUAMenentukan Mr etanolRumus kimia etanol adalah C₂H₅OHMr C₂H₅OH = 2. Ar C + 6. Ar H + 1. Ar OMr C₂H₅OH = 2. 12 + 6. 1 + 1. 16Mr C₂H₅OH = 24 + 6 + 16Mr C₂H₅OH = 46LANGKAH KETIGAMenentukan Mr airRumus kimia air adalah H₂OMr H₂O = 2. Ar H + 1. Ar OMr H₂O = 2. 1 + 1. 16Mr H₂O = 2 + 16Mr H₂O = 18LANGKAH KEEMPATMenentukan jumlah mol (n) masing - masing zat[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{a}{Mr} }}}[/tex]
dengan,  n = jumlah mol (mol)  a = massa (gram)  Mr = massa molekul relatif  maka,n C₂H₅OH = [tex]\frac{a}{Mr}[/tex]n C₂H₅OH = [tex]\frac{46}{46}[/tex]n C₂H₅OH = 1 moln H₂O = [tex]\frac{a}{Mr}[/tex]n H₂O = [tex]\frac{54}{18}[/tex]n H₂O = 3 molLANGKAH KELIMAMenentukan fraksi mol terlarut (etanol)Fraksi mol menyatakan perbandingan mol zat terlarut atau zat pelarut dengan jumlah mol campuran (terlarut dan pelarut).
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Xt~=~\frac{nt}{nt~+~np}}}}[/tex]
Xt  +  Xp  =   1
Dengan :  Xt = fraksi mol zat terlarut                              
Xp = fraksi mol zat pelarut
nt = mol zat terlarut                                          np = mol zat pelarut  maka,Xt = [tex]\frac{nt}{nt~+~np}[/tex]Xt = [tex]\frac{1}{1~+~3}[/tex]Xt = [tex]\frac{1}{4}[/tex]Xt = 0,25LANGKAH KEENAMMenentukan penurunan tekanan uap larutan etanol[tex]\boxed{\boxed{\bold{\Delta P~=~P^o~x~X_{terlarut}}}}[/tex]maka,ΔP = P° x XtΔP = 32 x 0,25ΔP = 8 cmHg[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  Penurunan tekanan uap larutan etanol = 8 cmHg[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Menentukan tekanan uap larutan https://brainly.co.id/tugas/18953549, https://brainly.co.id/tugas/20010879, https://brainly.co.id/tugas/16203059
Menentukan penurunan tekanan uap https://brainly.co.id/tugas/16533895, https://brainly.co.id/tugas/23241256
Menentukan Mr pada tekanan uap larutan https://brainly.co.id/tugas/19792158, https://brainly.co.id/tugas/2662                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Sifat Koligatif LarutanKelas : XIISemester : 1
Kode : 12.7.1Kata kunci : tekanan uap larutan, penurunan tekanan uap larutan, fraksi mol, fraksi mol terlarut, jumlah mol, Mr, persen massa

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ionkovalen dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 07 Apr 16