"Menarik bahwa hubungan dagang dengan Tiongkok tidak terpengaruh turbulensi politik.

Berikut ini adalah pertanyaan dari idmdimas644 pada mata pelajaran Sejarah untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

"Menarik bahwa hubungan dagang dengan Tiongkok tidak terpengaruh turbulensi politik. Sebagaimana diketahui, Kertanagara menolak tunduk pada Kublai Khan (berkuasa 1260-1294), penguasa Tiongkok (Dinasti Yuan). Pun setelah armada Mongol diporak- porandakan oleh pasukan Raden Wijaya (pendiri Majapahit), kapal-kapal dagang Tiongkok masih lalu-lalang di laut Jawa. Kidung Panji Wijayakrama melukiskan, seluruh dunia datang ke Majapahit untuk berdagang dan disambut baik oleh Raja Raden Wijaya." Kesimpulan logis dari teks tersebut adalah... ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

jawaban

bahwa hubungan dagang dengan Tiongkok tetap berlanjut meskipun terjadi turbulensi politik antara Majapahit dan Dinasti Yuan yang dipimpin oleh Kublai Khan. Meskipun Kertanagara menolak tunduk pada Kublai Khan dan pasukan Mongol diporak-porandakan oleh pasukan Raden Wijaya, kapal dagang Tiongkok masih dapat melintasi Laut Jawa dan berdagang dengan Majapahit.

Kidung Panji Wijayakrama juga menggambarkan bahwa Majapahit menjadi tujuan perdagangan yang penting, dengan seluruh dunia datang untuk berdagang dan disambut baik oleh Raja Raden Wijaya. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya hubungan dagang dengan Tiongkok tidak terpengaruh secara signifikan oleh peristiwa politik yang terjadi saat itu.

penjelasan

semoga bermanfaat

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh arrezasaputra35 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 20 Aug 23