Apa yang membuat Christian Robert Soumokil tidak setuju dengan penggabungan

Berikut ini adalah pertanyaan dari alyamulyadi02 pada mata pelajaran Sejarah untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Apa yang membuat Christian Robert Soumokil tidak setuju dengan penggabungan daerah-daerah Negara Indonesia Timur ke dalam wilayah kekuasaan Republik Indonesia? ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Karena Mr. Dr. Christian Robert Soumokil telah memproklamirkan berdirinya Republik Maluku Selatan pada tanggal 25 April 1950, sehingga ia menolak bergabung dengan NKRI.

Penjelasan:

Upaya Belanda memecah belah NKRI terus menerus dengan mendirikan negara boneka BFO, akibatnya banyak berdiri negara negara kecil.

Namun ada negara BFO yang suka rela bergabung dengan NKRI dan ada juga yang menolak. Salah satunya Republik Maluku Selatan (RMS).

Mr. Dr. Christian Robert Soumokil telah memproklamirkan berdirinya Republik Maluku Selatan pada tanggal 25 April 1950, sehingga ia menolak bergabung dengan NKRI.

Untuk itu langkah RI pertama mengirim utusan perdamaian untuk membujuk RMS untuk bergabung, maka diutuslah Dr. J. Leimena namun langkah pemerintah tersebut ditolak oleh Soumokil, justru ia malah meminta bantuan, perhatian, juga pengakuan dari negara lain terutama dari Belanda, Amerika Serikat, dan komisi PBB untuk Indonesia.

Oleh karena itu pemerintah Indonesia memutuskan untuk melaksanakan ekspedisi militer. Kolonel A.E. Kawilarang dipilih sebagai pemimpin dalam melaksanakan ekspedisi militer tersebut.

Akibat ekspedisi militer tersebut RMS kalah perang, lalu Dr. Soumokil lari ke Belanda dan mendirikan RMS di pengasingan

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh agungkrishna79 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 31 Oct 22