5. Baik Orde Lama mupun Orde Baru sama-sama mengklaim ‘menerapkan'

Berikut ini adalah pertanyaan dari holisnaghkrs919 pada mata pelajaran PPKn untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

5. Baik Orde Lama mupun Orde Baru sama-sama mengklaim ‘menerapkan' atau ‘melaksanakan' Pancasila secara murni dan konsekuen. Tetapi terdapat perbedaan pelaksanaan Pancasila pada kedua era ini. Sebut dan jelaskan perbedaan tersebut. Jelaskanlah juga mengapa Orde Baru yang "Pancasilais" ditolak oleh Semangat Reformasi

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

• Masa orde lama:

Periode 1945-1950 Pada masa ini, dasar yang digunakan adalah Pancasila dan UUD 1945 yang presidensil, namun dalam prakteknya system ini tidak dapat terwujudkan setelah penjajah dapat diusir. Persatuan rakyat Indonesia mulai mendapatkan tantangan, dan muncul upaya-upaya untuk mengganti Pancasila sebagai dasar Negara dengan faham komunis oleh PKI melalui pemberontakan di Madiun pada tahun 1948 dan olen DI/TII yang ingin mendirikan Negara dengan agam Islam.

2.Periode 1950-1959 Pada periode ini, penerapan pancasila diarahkan sebagai ideologi liberal yang pada nyatanya tidak dapat menjamin stabilitas pemerintahan. Walaupun dasar Negara tetap Pancasila, tetapi rumusan sila keempat tidak berjiwakan musyawarah mufakat, melainkan suara terbanyak.

3.Periode 1956-1965 Periode ini dikenal sebagai demokrasi terpimpin, akibatnya presiden Soekarno menjadi otoriter, diangkat menjadi presiden seumur hidup, politik konfrontasi, dan menggabungkan Nasionalis, Agama, dan Komunis, yang ternyata tidak cocok dengan kehidupan Negara Indonesia.

• Masa Orde Baru Pada masa orde baru, pemerintah berkehendak ingin melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen sebagai kritik terhadap orde lama yang menyimpang dari pancasila melalui program P4 (Pedoman Pengahayatan dan Pengamalan Pancasila) atau Ekaprasetia Pancakarsa. Ada beberapa metode yang digunakan dalam indoktrinasi Pancasila, yaitu pertama, melalui ajaran P4 yang dilakukan di sekolah-sekolah melalui pembekalan atau seminar. Kedua, asa tunggal, yaitu presiden Soeharto membolehkan rakyat untuk membentuk organisasi-organisasi dengan syarat harus berasaskan Pancasila. Ketiga, stabilisasi yaitu presiden Soeharto melarang adanya kritikan-kritikan yang dapat menjatuhkan pemerintah.

Semoga membantu:)

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh shifafebri22 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 27 Jun 21