Pak Sabar seorang pemilik toko buku. Sebagian besar pembelinya adalah

Berikut ini adalah pertanyaan dari jijisugeha pada mata pelajaran PPKn untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Pak Sabar seorang pemilik toko buku. Sebagian besar pembelinya adalah seorang pelajar dan mahasiswa. Ada seorang pelanggari setia yang hampir setiap hari berkunjung. Pelanggan setia tersebut tidak pernah membeli buku. Dia hanya membaca di tempat bahkan hingga larut dan toko harus tutup. Suatu hari Pak Sabar mendapati beberapa buku sudah terbuka dari segel plastik, padahal buku tersebut cukup mahal, sedangkan jika sudah terbuka tidak ada yang mau beli. Kebetulan pelanggan setia sedang asyik membaca buku yang sama. Pak Sabar merasa kesal, dan mengusirnya. Keesokan harinya semua buku diberi tulisan "membuka berarti membeli". Melihat tulisan itu, pelanggan setia merasa sedih. Istri Pak Sabar tidak tega. Istri Pak Sabar memanggilnya dan memberikan buku yang selalu ia baca secara gratis. Waktu terus berlalu, istri Pak Sabar sakit keras. Pak Sabar harus membawanya ke rumah sakit. Tagihan dari rumah sakit membuat Pak Sabar pusing kepala. Istri Pak Sabar sudah boleh pulang. Pak Sabar harus melunasi biaya rumah sakit. Sesampainya di bagian administrasi, Pak Sabar terkejut karena biaya rumah sakit sudah lunas. Pak Sabar menangis, seorang dokter muda menepuk bahu Pak Sabar seraya berucap terima kasih. Rupanya pelanggan setia toko buku Pak Sabar telah menjadi dokter. Tuliskan pelajaran berharga yang dapat dipetik dari cerita tersebut jika dikaitkan dengan nilal gotong royong!​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Dari cerita tersebut, terdapat beberapa pelajaran berharga yang dapat dipetik terkait dengan nilai gotong royong, diantaranya:

Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan luar saja. Seperti diceritakan dalam kisah tersebut, pelanggan setia toko buku Pak Sabar ternyata adalah seorang dokter muda yang telah membantu membayar tagihan rumah sakit keluarga Pak Sabar. Ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh menilai orang lain hanya dari penampilan luar saja, karena bisa jadi orang tersebut memiliki kelebihan atau kemampuan yang tidak terlihat dari penampilannya.

Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Ketika Pak Sabar merasa kesal dan mengusir pelanggan setia tersebut, tidak seharusnya ia membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebaiknya, kita harus memahami dan menghargai orang lain, meskipun terkadang mereka melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Berikan kebaikan dengan tulus dan tanpa pamrih. Istri Pak Sabar telah memberikan buku yang selalu dibaca pelanggan setia tersebut secara gratis, tanpa pamrih atau pikiran apapun. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan kebaikan kepada orang lain tidak harus selalu membutuhkan keuntungan atau imbalan, namun dapat dilakukan dengan tulus dan ikhlas.

Bersikap saling membantu dan tolong menolong. Dalam kisah tersebut, pelanggan setia toko buku Pak Sabar telah membantu membayar tagihan rumah sakit keluarga Pak Sabar. Hal ini menunjukkan bahwa gotong royong merupakan sikap saling membantu dan tolong menolong sesama, dimana setiap orang saling membantu dan membantu orang lain dalam kebutuhan dan masalah yang dihadapi.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Agniprianoto dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 05 Apr 23