15 Juni 2022, Presiden Joko Widodo kembali melakukan perombakan Kabinet

Berikut ini adalah pertanyaan dari masterjokiut pada mata pelajaran PPKn untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

15 Juni 2022, Presiden Joko Widodo kembali melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju, dengan melantik dua Menteri dan tiga orang wakil Menteri. Adapun dua menteri yang dilantik adalah Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) serta Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sebelumnya, pada 28 April 2021 yang lalu, Presiden juga merombak kabinet dengan melebur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta membentuk satu kementerian baru yaitu Kementerian Investasi yang sebelumnya berstatus Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Selain itu juga, dalam kabinet ini, terdapat beberapa lembaga pemerintah non departemen yang fungsinya disimpan di bawah payung kementerian seperti Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan Badan Pertanahan Nasional (di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang). Pertanyaan: a. Dapatkah Saudara menjelaskan dan menganalisis koordinasi apakah yang akan berubah dari setiap kementerian yang dirombak oleh Presiden Joko Widodo dalam kasus tersebut? b. Dengan berubahnya susunan organisasi pemerintah, maka perubahan tersebut juga akan merembet ke dalam perubahan lainnya, terutama dalam perencanaan. Dapatkah saudara menganalisis kira-kira apa yang terjadi dengan perencanaan BKPM dan Kementerian Investasi jika dilihat dari perspektif perencanaan organisasi? Harap Saudara jelaskan juga apa yang perlu dilakukan oleh kementerian tersebut terkait dengan rencananya.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

a. Dengan adanya perombakan kabinet, maka koordinasi antar kementerian akan berubah. Hal ini karena adanya perubahan susunan organisasi pemerintah yang menyebabkan adanya perubahan dalam struktur dan tugas-tugas yang diberikan kepada setiap kementerian. Misalnya, dengan melebur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, maka tugas-tugas yang diberikan kepada kementerian tersebut akan berubah. Hal ini juga berlaku untuk Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan Badan Pertanahan Nasional (di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang). Dengan adanya perubahan ini, maka koordinasi antar kementerian akan berubah sesuai dengan tugas-tugas yang diberikan kepada setiap kementerian.

b. Dengan berubahnya susunan organisasi pemerintah, maka perubahan tersebut juga akan merembet ke dalam perencanaan. Dalam hal ini, BKPM dan Kementerian Investasi akan memiliki peranan yang lebih penting dalam perencanaan organisasi. Hal ini karena BKPM akan bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan penanaman modal di Indonesia serta memfasilitasi investasi di Indonesia. Sementara itu, Kementerian Investasi akan bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan berbagai program investasi di Indonesia serta memfasilitasi investasi di Indonesia. Untuk itu, kementerian tersebut harus memiliki rencana yang jelas tentang bagaimana cara mereka akan mengkoordinasikan program investasi di Indonesia serta bagaimana cara mereka akan memfasilitasi investasi di Indonesia. Selain itu, mereka juga harus memiliki rencana yang jelas tentang bagaimana cara mereka akan meningkatkan kesadaran investor tentang potensi investasi di Indonesia serta bagaimana cara mereka akan meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ifaaaaaah dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 23 Mar 23