Dalam sebuah peristiwa uji balistik, sebuah peluru bermassa 9 gram

Berikut ini adalah pertanyaan dari angel122904 pada mata pelajaran Fisika untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Dalam sebuah peristiwa uji balistik, sebuah peluru bermassa 9 gram ditembakkan dengan kelajuan 700 m/s. Peluru mengenai balok besar bermassa 1,25 kg, yang selanjutnya mengeram di dalamnya. Jika panjang tali ayunan balok adalah 4 meter, berapakah:a. Kelajuan balok setelah tumbukan?
b. Ketinggian balok saat menyimpang maksimum?
Dalam sebuah peristiwa uji balistik, sebuah peluru bermassa 9 gram ditembakkan dengan kelajuan 700 m/s. Peluru mengenai balok besar bermassa 1,25 kg, yang selanjutnya mengeram di dalamnya. Jika panjang tali ayunan balok adalah 4 meter, berapakah: a. Kelajuan balok setelah tumbukan?b. Ketinggian balok saat menyimpang maksimum?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Penjelasan:

a. Kelajuan setelah tumbukan dapat ditentukan menggunakan hukum kekekalan tumbukan. Pada soal ini tumbukan yang terjadi tidak lenting, dimana kecepatan kedua benda setelah tumbukan adalah sama.

(mp)(vp) + (mb)(vb) = (mp + mb) v'

(0,009)(700) + (1,25)(0) = (0,009 + 1,25) v'

6,3 = (1,259) v'

v' = 6,3 / 1,259

v' = 5 m/s

b. Setelah tumbukan peluru dan balok bersama dan membentuk gerakan ayunan. Ketinggian saat simpangan maksimum dapat ditentukan menggunakan hukum kekekalan energi. Saat simpangan maksimum kecepatan benda adalah nol.

EM₁ = EM₂

EK₁ + EP₁ = EK₂ + EP₂

½m v₁² + mgh₁ = ½m v₂² + mgh₂

½(5)² + 0 = 0 + (10) h₂

(10) h₂ = 12,5

h₂ = 1,25 m

Kesimpulan:

Jadi, kelajuan balok setelah tumbukan adalah 5 m/s dan ketinggian balok saat menyimpang maksimum adalah 1,25 m.

Semoga membantu ya

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh bagasadhikarisudarmo dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 05 Aug 22