Tentukan Nilai terendah dan terkecil Tentukan Panjang Kelas Tentukan banyak kelas Tentukan Rentang

Berikut ini adalah pertanyaan dari nanierlinayanti100e pada mata pelajaran Matematika untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Tentukan Nilai terendah dan terkecilTentukan Panjang Kelas
Tentukan banyak kelas
Tentukan Rentang Kelas

Plisss Bantu Jawab Yh
Tentukan Nilai terendah dan terkecil
Tentukan Panjang Kelas
Tentukan banyak kelas
Tentukan Rentang Kelas
Plisss Bantu Jawab Yh

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI

Langkah-langkah dalam menyusun tabel distribusi frekuensi:

Urutkan data, biasanya diurutkan dari nilai yang paling kecil

Tujuannya agar range data diketahui dan mempermudah penghitungan frekuensi tiap kelas!

Tentukan range (rentang atau jangkauan)

Range = nilai maksimum – nilai minimum

Tentukan banyak kelas yang diinginkan. Jangan terlalu banyak/sedikit, berkisar antara 5 dan 20, tergantung dari banyak dan sebaran datanya.

Aturan Sturges:

Banyak kelas = 1 + 3.3 log n, dimana n = banyaknya data

Tentukan panjang/lebar kelas interval (p)

Panjang kelas (p) = [rentang]/[banyak kelas]

Tentukan nilai ujung bawah kelas interval pertama

Pada saat menyusun TDF, pastikan bahwa kelas tidak tumpang tindih sehingga setiap nilai-nilai pengamatan harus masuk tepat ke dalam satu kelas. Pastikan juga bahwa tidak akan ada data pengamatan yang tertinggal (tidak dapat dimasukkan ke dalam kelas tertentu). Cobalah untuk menggunakan lebar yang sama untuk semua kelas, meskipun kadang-kadang tidak mungkin untuk menghindari interval terbuka, seperti ” ≥ 91 ” (91 atau lebih). Mungkin juga ada kelas tertentu dengan frekuensi nol.

Contoh:

Kita gunakan prosedur di atas untuk menyusun tabel distribusi frekuensi nilai ujian mahasiswa (Tabel 1).

Berikut adalah nilai ujian yang sudah diurutkan:

35 38 43 48 49 51 56 59 60 60

61 63 63 63 65 66 67 67 68 70

70 70 70 71 71 71 72 72 72 73

73 74 74 74 74 75 75 76 76 77

78 79 79 80 80 80 80 81 81 81

82 82 83 83 83 84 85 86 86 87

88 88 88 88 89 90 90 90 91 91

91 92 92 93 93 93 95 97 98 99

2. Range:

[nilai tertinggi – nilai terendah] = 99 – 35 = 64

3. Banyak Kelas:

Tentukan banyak kelas yang diinginkan.

Apabila kita lihat nilai Range = 64, mungkin banyak kelas

sekitar 6 atau 7.

Sebagai latihan, kita gunakan aturan Sturges.

banyak kelas = 1 + 3.3 x log(n)

= 1 + 3.3 x log(80)

= 7.28 ≈ 7*

4. Panjang Kelas:

Panjang Kelas = [range]/[banyak kelas]

= 64/7

= 9.14 ≈ 10*

5. Tentukan nilai batas bawah kelas pada kelas pertama.

Nilai ujian terkecil = 35

Penentuan nilai batas bawah kelas bebas saja,

asalkan nilai terkecil masih masuk ke dalam kelas tersebut.

Misalkan: apabila nilai batas bawah yang kita pilih adalah 26,

maka interval kelas pertama: 26 – 35, nilai 35 tepat jatuh

di batas atas kelas ke-1. Namun apabila kita pilih

nilai batas bawah kelas 20 atau 25, jelas nilai terkecil, 35,

tidak akan masuk ke dalam kelas tersebut.

Namun untuk kemudahan dalam penyusunan dan pembacaan TDF,

tentunya juga untuk keindahan, he2.. lebih baik kita memilih

batas bawah 30 atau 31. Ok, saya tertarik dengan angka 31,

sehingga batas bawahnya adalah 31.

Dari prosedur di atas, kita dapat info sebagai berikut:

Banyak kelas : 7

Panjang kelas : 10

Batas bawah kelas : 31

Selanjutnya kita susun TDF:

Form TDF:

------------------------------------------------------------

Kelas ke- | Nilai Ujian | Batas Kelas | Turus | Frekuensi

------------------------------------------------------------

1 31 -

2 41 -

3 51 -

: : -

6 81 -

7 91 -

------------------------------------------------------------

Jumlah

------------------------------------------------------------

Tabel berikut merupakan tabel yang sudah dilengkapi

Kelas ke- Nilai Ujian Batas Kelas Frekuensi

(fi)

1 31 – 40 30.5 – 40.5 2

2 41 – 50 40.5 – 50.5 3

3 51 – 60 50.5 – 60.5 5

4 61 – 70 60.5 – 70.5 13

5 71 – 80 70.5 – 80.5 24

6 81 – 90 80.5 – 90.5 21

7 91 – 100 90.5 – 100.5 12

Jumlah

80

atau dalam bentuk yang lebih ringkas:

Kelas ke- Nilai Ujian Frekuensi

(fi)

1 31 – 40 2

2 41 – 50 3

3 51 – 60 5

4 61 – 70 13

5 71 – 80 24

6 81 – 90 21

7 91 – 100 12

Jumlah 80

*(Pembulatan ini tidak menggunakan aturan pembulatan yang telah disampaikan sebelumnya. karena khusus dalam kasus ini, beberapa sumber menyarankan agar pembulatan yang digunakan adalah pembulatan ke atas. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terdapat data yang tidak termuat

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh vincentvirgiosiswape dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 07 Jun 21