faktor ekonomi dan non ekonomi pada krisis moneter 1998Ingin jawaban

Berikut ini adalah pertanyaan dari unknown pada mata pelajaran PPKn untuk jenjang Sekolah Dasar

Faktor ekonomi dan non ekonomi pada krisis moneter 1998Ingin jawaban full file word? wa 081230272694​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Krisis moneter yang terjadi di Indonesia bersamaan dengan kawasan lainnya di Asia Tenggara, Asia Timur, Rusia dan Amerika Latin merupakan refleksi dari kombinasi persoalan-persoalan internal ekonomi negara yang mengalami krisis dan gejolak eksternal yang bersifat global. Krisis ini berbeda dari krisis-krisis yang pernah terjadi sebelumnya selain karena intensitasnya yang begitu mendalam, juga karena terjadi pada saat sistem keuangan global sudah sedemikian kompleks, baik dalam hal struktur maupun permasalahannya. Salah satu indikator utama terjadinya krisis adalah fluktuasi nilai tukar. Berbagai upaya otoritas moneter Indonesia untuk mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, khususnya dollar AS, telah dilakukan, namun nilai rupiah tetap tidak terkendali. Penelitian inI menguji salah satu pendekatan penentuan nilai tukar, yaitu pendekatan keseimbangan portofolio (portfolio balance approach), dengan melakukan modifikasi berupa penambahan variabel kejadian yang tidak diharapkan (unexpected event) sebagai variabel dummy dalam model untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel non-ekonomi terhadap fluktuasi nilai tukar Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah bahwa faktor suplai uang domestik, utang dalam negeri, utang luar negeri, tingkat bunga international dan variabel kejadian yang tidak diharapkan (unexpected event) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dolar AS, baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode regresi dapat disimpulkan bahwa faktor suplai uang domestik, hutang dalam negeri, hutang luar negeri, tingkat bunga international dan variabel kejadian yang tidak diharapkan (unexpected event) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dolar AS, baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Hal ini berarti bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi saja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor non-ekonomi yang tercakup dalam variabel kejadian yang tidak diharapkan

Penjelasan:

terima kasih atas wa mu

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh riolovejesus8 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 31 Jan 22