Apa nama pakaian adat dari Sumatera barat itu? Bantyuuuu​

Berikut ini adalah pertanyaan dari akunhago546 pada mata pelajaran Ujian Nasional untuk jenjang Sekolah Dasar

Apa nama pakaian adat dari Sumatera barat itu?

Bantyuuuu​
Apa nama pakaian adat dari Sumatera barat itu? Bantyuuuu​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Nama Pakaian adat di atas adalah Batusangkar.

Penjelasan:

1. Batusangkar

Pakaian adat Sumatera Barat pertama adalah Batusangkar. Ini diambil dari salah satu kota di Sumatera Barat.

Pada wanita, memakai tutup kepala yang dipasang di kepala.

Dipadankan dengan berpakaian karung dan songket. Baju yang dikenakannya berupa sulaman emas dibagian tangan dan leher.

Dalam kostum ini para pria juga memakai celana panjang dan kain songket yang ditenun di sekeliling tubuhnya.

Pakaian yang dikenakan dibagian tangan berbordir emas dan kerah.

Serta dilengkapi bagian kepalanya memakai topeng bernama Saluak.

2. Baju Batabue

Jika pakaian adat Sumatera Barat sebelumnya identik dengan warna mencolok, berbeda halnya dengan ini.

Warna yang paling sering digunakan dalam Batabue adalah warna merah, biru, lembayung, dan hitam.

Biasanya mengenakan busana berwarna gelap dengan taburan benang emas yang membuatnya semakin terlihat berkilauan.

Baju Batabue ini terdiri atas baju kurung serta pernak pernik di sekujur busana.

Corak dan motifnya tentu bermacam-macam dan disesuikan dengan selera pemakainya.

3. Limpapeh Rumah Nan Gadang

Pakaian adat Sumatera Barat berikutnya biasa dipakai oleh kaum wanita Minangkabau.

Limpapeh Rumah Nan Gadang ini memiliki ciri khas yaitu bagian kepalanya yang memiliki bentuk seperti atap rumah Gadang Sumatera Barat.

Secara umum, pakaian ini memiliki desain yang berbeda-beda namun bentuknya menyerupai satu sama lain.

Makna dan keunikan pakaian tradisional ini adalah melambangkan kebesaran, lho!

Makna kebesaran bagi perempuan terlebih para istri, yakni tiang tengah dari bangunan rumah.

Peran istri atau ibu dalam rumah tangga yakni sebagai pengimbang serta memperkokoh hubungan keluarga.

4. Lambak

Lambak, seringkali disebut sebagai sarung, merupakan bagian dari pakaian adat Sumatera Barat, Limpapeh Rumah Nan Gadang.

Ini merupakan bawahan berupa kain songket, dengan berbagai macam motif khas daerah Sumatera Barat.

Cara mengenakannya yakni dengan cara diikat pada di pinggang, lalu bagan belahannya disusun di bagian depan, samping, atau belakang.

Susunan ini berbeda dari setiap desa atau daerah

Warnanya biasanya disesuaika dengan atasan yang dipakai. Dominan warna emas, merah ataupun cokelat.

Dengan memakai Lambak, seorang wanita akan tampak jauh lebih anggun dan semakin elok saat dilihat.

5. Pakaian Penghulu

Sesuai dengan namanya, pakaian adat Sumatera Barat ini hanya bisa dipakai oleh pemangku adat.

Pakaian ini terdiri atas celana panjang dan atasan berupa Teluk Belanga.

Berbahan dasar kain beludru, halus dan disertai penutup kepala yang disebut sebagai Deta.

Pada umumnya, kain yang dipakai untuk membuat penghulu didominasi oleh warna hitam.

Hal ini karena warna hitam memiliki makna filosofis yang mendalam, yakni sebagai lambang kepemimpinan suatu kelompok dan yang dihormati.

Tak jarang, banyak orang memakainya dengan tongkat ataupun sesamping.

Pakaian adat ini juga banyak digunakan mempelai pria pada saat upacara pernikahan. Bahkan sering pula digunakan pada kegiatan yang lain.

SEMOGA MEMBANTU YA

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh winfajri85 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 23 May 22