Suatu daerah administratif di Provinsi Kalimantan Selatan memiliki data-data sebagai

Berikut ini adalah pertanyaan dari unknown pada mata pelajaran SBMPTN untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Suatu daerah administratif di Provinsi Kalimantan Selatan memiliki data-data sebagai berikut. Luas daerah 64,81 km2 dengan jumlah penduduk sebesar 27.259 jiwa, sehingga tingkat kepadatannya 420 jiwa/km2 . Daerah administratif ini memiliki dua jenis potensi kawasan, yaitu perikanan dan pertanian. Komoditas perikanan terdiri dari 2 jenis, yaitu perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Menurut RTRW daerah ini masuk ke dalam kawasan yang sebagai kawasan budidaya perikanan tangkap. Selain masuk ke dalam kawasan perikanan budidaya tangkap, kecamatan-kecamatan tersebut juga masuk ke dalam kawasan perikanan budidaya seperti kolam, keramba, dan jaring apung. Daerah administratif ini juga merupakan kawasan budidaya hortikultura dengan komoditas tanaman sayuran. Selain itu, kecamatan-kecamatan ini juga memiliki kawasan budidaya.Tercatat hingga tahun 2014 sudah terdapat 294,8 km jalan. Kemudian sebanyak 74,65% dari jalan tersebut di antaranya sudah di aspal, sedangkan 25,35% jalan sisanya masih dalam proses perkerasan. Dari total panjang jalan pada daerah administratif ini, terdapat 6,62 km jalan provinsi, 16,18 km jalan kabupaten, dan 272,02 km jalan desa. Sumber air bersih penduduk berasal dari sumur dalam, transmisi IPA Pinus, Irigasi Riam Kanan, dan juga berasal dari Sungai Martapura. Berdasarkan deskripsi di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini: a. Termasuk dalam wilayah atau kota, kecamatan dengan data di atas? Jelaskan jawaban Anda dilihat dari jumlah penduduk dan luas wilayah, potensi, serta infrastruktur yang tersedia! b. Setelah Anda menentukan daerah administratif di atas termasuk wilayah atau kota, jelaskan isu-isu atau masalah yang mungkin muncul pada daerah administratif tersebut! 25 2 Persoalan yang terkait dengan perencanaan wilayah dan kota seringkali bersifat kompleks sehingga diperlukan pendekatan sistem terhadap persoalan. a. Jelaskan bagaimana pendekatan sistem dapat membantu dalam memecahkan persoalan perencanaan wilayah dan kota yang kompleks? b. Berikan contoh persoalan dalam perencanaan wilayah dan kota yang sangat kompleks dan memerlukan pendekatan sistem dalam penyelesaiannya. Jelaskan jawaban Anda! 35 3 Dalam lingkup kota, rencana rinci tata ruang terdiri dari Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kota. a. Jelaskan pengertian rencana rinci tata ruang! b. Jelaskan kriteria dan lingkup wilayah perencanaan RDTR kota! c. Berikan lima contoh rencana rinci yang telah disusun di Indonesia!.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Penjelasan:

Lawrence M. Friedman menyebutkan bahwa sistem hukum meliputi komponen-komponen sebagai

berikut : Komponen Substansi Hukum, Komponen Struktur Hukum dan Komponen Budaya

(Budaya hukum masyarakat). Baru-baru ini pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Cipta

kerja (Omnibus Law), namun banyak terjadi penolakan yang disertai unjuk rasa baik oleh buruh

maupun para mahasiswa.

Pertanyaan :

Analysis tentang produk hukum tersebut baik secara Substansi Hukum, Struktur Hukum maupun

Budaya Hukum dalam hal :

a. Siapa yang terlibat dalam pembuatan produk perundang-undangan tersebut?

b. Bagaimana pengaturan dan proses pembuatan peraturan perundang-undangan tersebut?

c. Bagaimana upaya masyarakat terhadap produk peraturan perundang-undangan yang

tidak sejalan dengan kehendak masyarakat (yang dianggap bertentangan dengan

masyarakat)?

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh yudhakurus123 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 23 Sep 22