Sebuah peti bermassa 40 kg, mula-mula diam di atas lantai

Berikut ini adalah pertanyaan dari sintyahandayani pada mata pelajaran Matematika untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Sebuah peti bermassa 40 kg, mula-mula diam di atas lantai horizontal yang kasar ( miu k= 0,2; Miu s = 0,5). Kemudian, peti ditarik dengan gaya P yang arahnya seperti pada Gambar. Jikasin teta = 0,6 dan cos teta = 0,8; tentukan gaya gesekan yang dialami peti jika:
a) P = 100 N dan b) P = 200 N.​
Sebuah peti bermassa 40 kg, mula-mula diam di atas lantai horizontal yang kasar ( miu k= 0,2; Miu s = 0,5). Kemudian, peti ditarik dengan gaya P yang arahnya seperti pada Gambar. Jikasin teta = 0,6 dan cos teta = 0,8; tentukan gaya gesekan yang dialami peti jika: a) P = 100 N dan b) P = 200 N.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawab:

Kita punya rumus,

fg = μ . N

fg = gaya gesek ( N )

μ = koefisien gesek

μs > μk

N = gaya normal ( N )

============================================================

Ok kembali ke soal,

Disitu kan dikasih taumassa bendaadalah 40kg.

Berarti gw punya gaya berat nih,

berapa sih gaya beratnya,

W = m . g

W = 40 . 10 = 400N

Okey kita sekarang udah dapet gaya berat,

disitu ada gaya apalagi sih?

Ya benar ada gaya yang diberikankepada benda itu danmembentuk sudutsebesarβ,

kita kan punya clue nih,

sin β = 0.6

cos β = 0.8

Nah kalo lu gatau gimana cara proyeksiinnya,

Inget aja kalau dia jauh dari sudut berarti dia itu sin, tapi kalau dekat dengan sudut berarti cos,

Nah berarti gaya yang bekerja searah sumbu-x itu cos atau sin sih?

Ya benar,

itu cos

berarti nanti Px = P cos β

Nah berarti kalau di sumbu-y apa?

Py = P sin β

Ok sekarang kita mau tau gaya normalnya,

Mari kita gunakan Hukum Newton 1,

∑F = 0

Kita tinjau sumbu-y aja untuk mendapatkan gaya normal,

∑Fy = 0

Ada gaya apa aja di sumbu-y,

- Gaya berat ( ke bawah )

- Gaya dorong ( ke bawah )

- Gaya normal ( ke atas )

Oh berarti gaya normal beda sendiri nih, berhubung gaya adalah besaran vektor, berarti dia punya nilai positif dan negatif, nah gaya normal karena berbeda sendiri maka dia bernilai negatif,

Rumusnya nanti bakalan jadi kaya gini,

W + P sin β - N = 0

N =  W + P sin β

Nah nanti dapet gaya normal baru masukin ke rumus gaya gesek,

yang rumusnya,

fg = N . μ

Fyi pasti lu bertanya-tanya, koefisien yang dipakai yang k atau yang s

Jadi gini sob,

Sebenernya kalau dikasih tau dua-duanya kaya gtu, lu harus uji satu-satu

Ok kita langsung terapin aja ya,

P1 = 100N

P2 = 200N

W = 400N

N1 = W + P1 sin β

N1 = 400 + 100 . 0.6 = 460N

fgs1 = μs . 460 = 0.5 . 460 = 230N

fgk1 = μk . 460 = 0.2 . 460 = 92N

fgs = gaya gesek statis ( benda ketika diam )

fgk = gaya gesek kinetis ( benda ketika bergerak )

Oh dari data kita bisa simpulkan fgs1 > fgk1,berarti nanti benda itu akan tetapdiam,

Lanjut gaya kedua,

N2 = W + P2 sin β

N2 = 400 + 200 . 0.6 = 520N

fgs2 = μs . 520 = 0.5 . 520 = 260N

fgk2 = μk . 520 = 0.2 . 520 = 104N

Oh berarti fgs2 > fgk2, berarti bendanya juga diam,

Nah berarti bisa disimpulkan,

fg1 = 230N

fg2 = 260N

Kita gunakan yang statis karena benda diam, kalau benda bergerak baru gunakan yang kinetis

Jawab:Kita punya rumus,fg = μ . Nfg = gaya gesek ( N )μ = koefisien gesekμs > μkN = gaya normal ( N )============================================================Ok kembali ke soal,Disitu kan dikasih tau massa benda adalah 40kg.Berarti gw punya gaya berat nih,berapa sih gaya beratnya,W = m . gW = 40 . 10 = 400NOkey kita sekarang udah dapet gaya berat,disitu ada gaya apalagi sih?Ya benar ada gaya yang diberikan kepada benda itu dan membentuk sudut sebesar β,kita kan punya clue nih,sin β = 0.6cos β = 0.8Nah kalo lu gatau gimana cara proyeksiinnya,Inget aja kalau dia jauh dari sudut berarti dia itu sin, tapi kalau dekat dengan sudut berarti cos,Nah berarti gaya yang bekerja searah sumbu-x itu cos atau sin sih?Ya benar,itu cosberarti nanti Px = P cos βNah berarti kalau di sumbu-y apa?Py = P sin βOk sekarang kita mau tau gaya normalnya,Mari kita gunakan Hukum Newton 1,∑F = 0Kita tinjau sumbu-y aja untuk mendapatkan gaya normal,∑Fy = 0Ada gaya apa aja di sumbu-y,- Gaya berat ( ke bawah )- Gaya dorong ( ke bawah )- Gaya normal ( ke atas )Oh berarti gaya normal beda sendiri nih, berhubung gaya adalah besaran vektor, berarti dia punya nilai positif dan negatif, nah gaya normal karena berbeda sendiri maka dia bernilai negatif,Rumusnya nanti bakalan jadi kaya gini,W + P sin β - N = 0N =  W + P sin βNah nanti dapet gaya normal baru masukin ke rumus gaya gesek,yang rumusnya,fg = N . μFyi pasti lu bertanya-tanya, koefisien yang dipakai yang k atau yang sJadi gini sob,Sebenernya kalau dikasih tau dua-duanya kaya gtu, lu harus uji satu-satuOk kita langsung terapin aja ya,P1 = 100NP2 = 200NW = 400NN1 = W + P1 sin βN1 = 400 + 100 . 0.6 = 460Nfgs1 = μs . 460 = 0.5 . 460 = 230Nfgk1 = μk . 460 = 0.2 . 460 = 92Nfgs = gaya gesek statis ( benda ketika diam )fgk = gaya gesek kinetis ( benda ketika bergerak )Oh dari data kita bisa simpulkan fgs1 > fgk1, berarti nanti benda itu akan tetap diam,Lanjut gaya kedua,N2 = W + P2 sin βN2 = 400 + 200 . 0.6 = 520Nfgs2 = μs . 520 = 0.5 . 520 = 260Nfgk2 = μk . 520 = 0.2 . 520 = 104NOh berarti fgs2 > fgk2, berarti bendanya juga diam,Nah berarti bisa disimpulkan,fg1 = 230Nfg2 = 260NKita gunakan yang statis karena benda diam, kalau benda bergerak baru gunakan yang kinetis

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh raihanmuhammad819 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 08 Jul 21