500 : 3 ( 2 x 25 ) berapa ya

Berikut ini adalah pertanyaan dari nayaraaaa pada mata pelajaran Matematika untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

500 : 3 ( 2 x 25 ) berapa ya kak? dengan cara operasi hitung campuran ya kak​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

==== Bilangan bulat

\sf{\red{Bilangan\:bulat}}adalah sebuah bilangan yang terdiri atas 2sifat, yaitu :

  1. Positive (+)
  2. Negative (-)

•••

Bilangan bulat positive (+) adalah sebuah bilangan biasa, atau dapat dibilang bilangan tetap, atau dapat juga dengan prinsip kecilnya yaitu bilangan positive (+) tidak mempunyai utang.

Bilangan bulat positive biasanya memakai simbol yaitu (+) atau bisa juga tidak dituliskan.

Contoh :

  • Davenza mempunyai uang sebesar 100.000

Maka, model bilangannya adalah +100.000 atau 100.000✔️

•••

Bilangan bulat negative (-) adalah sebuah bilangan bukan bilangan biasa, atau dapat juga dengan prinsip kecilnya yaitu bilangan negative (-) mempunyai utang.

Bilangan bulat negative biasanya memakai simb ol (-) dan harus ditulis!

Contoh :

  • Davenza berutang 100.000

Maka model bilangannya adalah -100.000✔️

•••

Bilangan bulat dapat di operasikan (dikerjakan) menjadi 4 cara (4p), yaitu :

  1. Pertambahan
  2. Pengurangan
  3. Perkalian
  4. Pembagian

Bilangan bulat juga mempunyai cabang materi, yaitu :

  • Pecahan
  • Bilangan Desimal
  • Persen

•••

⁘ Pecahan

Pecahan adalah sebuah ilmu matematika yang mempelajari tentang sebuah 2bilangan yaitu penyebut dan pembilang.

Bentuk pecahan adalah sebagai berikut :

  • \boxed{\sf{\frac{a}{b}}}

Keterangan :

a = pembilang

b = penyebut

Dan dengan syarat apabila :

  • a ≤ b ≥ 0 atau b ≤ a ≥ 0.

Jika a > b maka artinya pecahan itu dapat menghasilkan sebuah angka (bilangan positive) dan desimal, contoh :

  • 1 ; 1,1 ; 2 ; 2,1 ; dst.

Jika a < b maka artinya pecahan itu tidak menghasilkan bilangan positive (+), atau hanya dapat menghasilkan bilangan desimal, contoh :

  • 0,2 ; 0,3 ; 0,4 ; dst.

Pecahan juga dapat di operasikan (dikerjakan) menjadi 4 cara (4p) , yaitu :

  1. Pertambahan
  2. Pengurangan
  3. Perkalian
  4. Pembagian

•••

⁘ Bilangan Desimal

Bilangan desimal adalah sebuah ilmu matematika yang mempelajari tentang bentuk koma(,).

Bentuk bilangan desimal adalah sebagai berikut :

  • \boxed{\sf{(a, b)}}

Keterangan :

a = bilangan bulat atau 0

b = hasil koma

Dan dengan syarat apabila :

  • a ≤ 0 atau a > 0 dan a > b atau b ≤ 0 atau b ≈ 1.

Jika a ≤ 0 maka artinya 0 lebih besar dan hampir sama dengan 1, contoh :

  • 0,5 ; 0,6 ; 0,7 ; 0,8 ; dan 0,9.

Jika a > 0 maka artinya a lebih besar daripada 0, artinya a nilainya 1 ke atas, contoh :

  • 1, 2, 3, dst.

Jika b ≥ 0 maka artinya b bukan nilai 0 melainkan nilai, contoh :

  • 0,1 ; 0,2 ; dan 0,3.

Jika b ≈ 1 maka artinya b nilainya hampir mendekati 1, contoh :

  • 0,5 ; 0,6 ; 0,7 ; 0,8 ; dan 0,9.

Bilangan desimal juga dapat di operasikan (dikerjakan) menjadi 4 cata (4p), yaitu :

  1. Pertambahan
  2. Pengurangan
  3. Perkalian
  4. Pembagian

•••

⁘ Persen

Persen adalah sebuah ilmu matematika yang mempelajari tentang persen (%) atau perseratus (\frac{1}{100})

Bentuk persen adalah sebagai berikut :

  • \boxed{\sf{a\% = \frac{a}{100}}}

Keterangan :

a = nilai persen seperti 10, 20, dst.

(%) = persentase.

(\frac{a}{100}) = bentuk persen.

Dan dangan syarat apabila :

Note :

  1. a = nilai persen (pembilang)
  2. b = 100 (penyebut)

maka :

  • a < b atau a > b, dan a = b atau a ≈ b.

Jika a ≤ b maka artinya b (penyebut) lebih besar dan hampir sama dengan a (pembilang), contoh :

  • \frac{98}{100}.

Jika a > b maka artinya a (Pembilang) lebih besar daripada b (Penyebut), contoh :

  • \frac{200}{100}.

Jika a = b maka artinya a (pembilang) sama dengan b (penyebut), contoh :

  • \frac{100}{100}.

Jika a ≈ b maka artinya a (pembilang) hampir sama dengan b (penyebut), contoh :

  • \frac{99}{100}.

•••

Bilangan bulat juga mempunyai sifat dalam langkah pengerjaan, yaitu :

  • Sifat tertutup, yaitu a × b = c
  • Sifat komulatif, yaitu : a × b = b × a
  • Sifat asosiatif, yaitu : (a × b) × c = a × (b × c)
  • Sifat distributif ada 2, yaitu :

1.) Distributif terhapad penjumlahan, yaitu : (a + b) × c = (a × c) + (b × c)

2.) Distributif terhapad pengurangan, yaitu : (a - b) × c = (a × c) - (b × c)

  • Sifat suatu bilangan ×1, yaitu : a × 1 = a
  • Sifat suatu bilangan ×0, yaitu : a × 0 = 0

___________________________________

Jawaban :

500 ÷ 3 × (2 × 25) = ...

= \frac{500}{3} × 50

= \frac{25.000}{3}

= \boxed{\bold{8.333 \frac{1}{3}}}

•••

Kesimpulan :

500 ÷ 3 × (2 × 25) = \bold{8.333 \frac{1}{3}}

___________________________________

☆Detail Jawaban :

  • Mapel = Matematika
  • Kelas = VI (Sekolah dasar)
  • Materi = Bilangan bulat
  • Kode kategorisasi = 6.1.1
  • Kode soal = 2
  • Kata kunci = Mencari hasil dari perkalian, dan pembagian dalam bilangan bulat

#Learn With Brainly

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Lord09 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 08 Dec 21