Perbaikilah empat kesalahan ejaan pada kalimat berikut. Kemudian tuliskanlah alasan

Berikut ini adalah pertanyaan dari Kosek0129 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Perbaikilah empat kesalahan ejaan pada kalimat berikut. Kemudian tuliskanlah alasan anda dalam 1-2 kalimat singkat.Soal :
Meski pun sudah non-aktif, supir bus antar kota itu mendapatkan kenaikan tunjangan per-1 Januari nanti.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Empat kesalahan ejaan pada kalimat "Meski pun sudah non-aktif, supir bus antar kota itu mendapatkan kenaikan tunjangan per-1 Januari nanti.​" adalah sebagai berikut:

  1. "Meski pun" seharusnya "Meskipun"
  2. "non-aktif" seharusnya "nonaktif"
  3. "antar kota" seharusnya "antarkota"
  4. "per-1 Januari" seharusnya "per 1 Januari"

Alasan singkatnya adalah: partikel "pun" harus disambungsaat menjadiunsur kata penghubung, bentuk terikatharusdisambung dengan kata yang mengikutinya, dan partikel "per" dipisah dari kata yang mengikutinya

Penjelasan:

Partikel memiliki beberapa contoh, yaitu:

  • "-lah"
  • "-kah"
  • "-tah"
  • "pun"
  • "per"

Partikel yang wajib disambung penulisannya dengan kata yang mengikutinya adalah "-lah", "-kah", dan "-tah". Partikel yang wajib dipisah penulisannya dengan kata yang mengikutinya adalah "per" yang bermakna "demi", "mulai", atau "tiap", misalnya:

  • "satu per satu"
  • "per kilogram"
  • "per 1 Januari"

Partikel "pun" ada yang disambungdan ada yangdipisah. Semua partikel "pun" dipisah (misalnya: "apa pun") asalkan bukan unsurdari suatukata penghubung, misalnya:

  • "meskipun"
  • "walaupun"
  • "adapun"
  • "bagaimanapun"

Bentuk terikat merupakan bagian dari kata berimbuhan. Contoh dari bentuk terikat ini adalah:

  • "antarkota"
  • "antibiotik"
  • "nonaktif"
  • "pascasarjana"

Jika bentuk terikat diikuti oleh kata yang dimulaidenganhuruf kapitalatausingkatanyang menggunakanhuruf kapital juga, gunakan tanda hubunguntukmenyambungkannya (misalnya: "non-ASEAN" dan "pro-Indonesia"). Khusus untuk bentuk "maha", yang diikuti kata:

  • turunanyang merujuk kepada nama atau karakter Tuhandipisahdengan menggunakanhuruf awal kapital (misalnya: "Maha Penyayang")
  • dasar yang merujuk kepada nama atau karakter Tuhan, kecuali kata "esa", disambung (misalnya: "Maha Esa" dan "Mahaadil")

Pelajari lebih lanjut:

Materi tentang Mengidentifikasi Kesalahan Penggunaan Ejaan dalam Suatu Paragraf yomemimo.com/tugas/26901629

#BelajarBersamaBrainly

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh anginanginkel dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 18 Jul 22