Suatu unsur Y mempunyai orbital sebanyak 15 yang terisi penuh

Berikut ini adalah pertanyaan dari rurizaputri pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Suatu unsur Y mempunyai orbital sebanyak 15 yang terisi penuh oleh elektron. Nomor atom unsur tersebut?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Suatu unsur Y mempunyai orbital sebanyak 15 yang terisi penuh oleh elektron. Maka,

1s²     2s²          2p⁶          3s²          3p⁶           4s²               3d¹⁰

__     __      __ __ __       __       __ __ __     __       __ __ __ __ __

Nomor atom Y adalah 30.

Pembahasan

Teori Mekanika Kuantum

Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.

Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.

Sub kulit s : 1 orbital = 2 elektron maksimal

Sub kulit p : 3 orbital = 6 elektron maksimal

Sub kulit d : 5 orbital = 10 elektron maksimal

Sub kulit f : 7 orbital = 14 elektron maksimal

Bilangan Kuantum

Untuk menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital menggunakan tiga bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)

1. Bilangan Kuantum Utama (n)

Bilangan kuantum utama (n) menyatakan tingkat energi utama atau kulit atom. Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak terhingga (1, 2, 3, …..).

Untuk bilangan kuantum utama (n) = 1 terletak pada kulit K

Untuk bilangan kuantum utama (n) = 2 terletak pada kulit L

Untuk bilangan kuantum utama (n) = 3 terletak pada kulit M

Dan seterusnya

2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)

Bilangan kuantum azimuth (l) menyatakan subkulit.

Untuk sub kulit s maka bilangan kuantum azimuth (l) = 0

Untuk sub kulit p maka bilangan kuantum azimuth (l) = 1

Untuk sub kulit d maka bilangan kuantum azimuth (l) = 2

Untuk sub kulit f maka Bilangan kuantum azimuth (l) = 3

3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)

Bilangan kuantum magnetik (m) menyatakan orbital khusus yang ditempati elektron pada subkulit. Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai kuantum azimuth, yaitu –l , . . .0. . . ., + l.

4. Bilangan Kuantum Spin (s)

Bilangan kuantum spin (s) menyatakan perputaran elektron pada sumbunya (rotasi).

Untuk nilai s = + 1/2 maka rotasi elektron searah dengan jarum jam

Sedangkan jika nilai s = – 1/2 maka rotasi elektron berlawanan dengan jarum jam.


Konfigurasi Elektron

Peyusunan elektron pada subkulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.

1. Prinsip Aufbau

Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p

2. Kaidah Hund

Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.

3. Larangan Pauli

Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.


Jawab :

unsur Y memiliki total 15 orbital.

ingat :

  • Aturan Aufbau : pengisian elektron dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p

  • jumlah orbital masing-masing sub kulit

sub kulit s = 1 orbital

sub kulit p = 3 orbital

sub kulit d = 5 orbital

sub kulit f = 7 orbital


Konfigurasi elektron :

1s²     2s²          2p⁶          3s²          3p⁶           4s²               3d¹⁰

__     __      __ __ __       __       __ __ __     __       __ __ __ __ __

1    +   1     +       3         +     1     +       3         +   1    +             5                = total 15 orbital (yang semua orbital terisi penuh).

Total elektron adalah 30

Maka nomor atom Y adalah 30.


Pelajari lebih lanjut

Konfigurasi elektron ion positif yomemimo.com/tugas/18575542 , yomemimo.com/tugas/18505609 , yomemimo.com/tugas/18763178

Pengertian bilangan kuantum utama yomemimo.com/tugas/18195184

Jumlah elektron maksimal sub kulit 4p yomemimo.com/tugas/18941413

Mengambarkan diagram orbital yomemimo.com/tugas/18687280

Menentukan nomor atom dari jumlah orbital yomemimo.com/tugas/19684446

Menentukan keempat bilangan kuantum yomemimo.com/tugas/19685420

Koordinat bilangan kuantum K yomemimo.com/tugas/7795592

-----------------------------------

Detil Jawaban

Mapel : Kimia

Bab : Struktur Atom

Kelas : X

Semester : 1

Kode : 10.7.2

Kata kunci : konfigurasi elektron, nomor atom, orbital, sub kulit, bilangan kuantum, aturan aufbau

Suatu unsur Y mempunyai orbital sebanyak 15 yang terisi penuh oleh elektron. Maka,1s²     2s²          2p⁶          3s²          3p⁶           4s²               3d¹⁰__     __      __ __ __       __       __ __ __     __       __ __ __ __ __Nomor atom Y adalah 30.PembahasanTeori Mekanika KuantumTahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom. Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati. Sub kulit s : 1 orbital = 2 elektron maksimalSub kulit p : 3 orbital = 6 elektron maksimalSub kulit d : 5 orbital = 10 elektron maksimalSub kulit f : 7 orbital = 14 elektron maksimal	Bilangan KuantumUntuk menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital menggunakan tiga bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)1. Bilangan Kuantum Utama (n)Bilangan kuantum utama (n) menyatakan tingkat energi utama atau kulit atom. Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak terhingga (1, 2, 3, …..). Untuk bilangan kuantum utama (n) = 1 terletak pada kulit KUntuk bilangan kuantum utama (n) = 2 terletak pada kulit LUntuk bilangan kuantum utama (n) = 3 terletak pada kulit MDan seterusnya2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)Bilangan kuantum azimuth (l) menyatakan subkulit. Untuk sub kulit s maka bilangan kuantum azimuth (l) = 0Untuk sub kulit p maka bilangan kuantum azimuth (l) = 1Untuk sub kulit d maka bilangan kuantum azimuth (l) = 2Untuk sub kulit f maka Bilangan kuantum azimuth (l) = 33. Bilangan Kuantum Magnetik (m)Bilangan kuantum magnetik (m) menyatakan orbital khusus yang ditempati elektron pada subkulit. Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai kuantum azimuth, yaitu –l , . . .0. . . ., + l.4. Bilangan Kuantum Spin (s)Bilangan kuantum spin (s) menyatakan perputaran elektron pada sumbunya (rotasi).Untuk nilai s = + 1/2 maka rotasi elektron searah dengan jarum jamSedangkan jika nilai s = – 1/2 maka rotasi elektron berlawanan dengan jarum jam.Konfigurasi ElektronPeyusunan elektron pada subkulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.1. Prinsip AufbauBerdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi. 1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p2. Kaidah HundPengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.3. Larangan PauliBahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama. Jawab :unsur Y memiliki total 15 orbital.ingat :Aturan Aufbau : pengisian elektron dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi. 1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7pjumlah orbital masing-masing sub kulitsub kulit s = 1 orbitalsub kulit p = 3 orbitalsub kulit d = 5 orbitalsub kulit f = 7 orbitalKonfigurasi elektron : 1s²     2s²          2p⁶          3s²          3p⁶           4s²               3d¹⁰__     __      __ __ __       __       __ __ __     __       __ __ __ __ __1    +   1     +       3         +     1     +       3         +   1    +             5                = total 15 orbital (yang semua orbital terisi penuh).Total elektron adalah 30Maka nomor atom Y adalah 30.Pelajari lebih lanjutKonfigurasi elektron ion positif https://brainly.co.id/tugas/18575542 , https://brainly.co.id/tugas/18505609 , https://brainly.co.id/tugas/18763178Pengertian bilangan kuantum utama https://brainly.co.id/tugas/18195184Jumlah elektron maksimal sub kulit 4p https://brainly.co.id/tugas/18941413Mengambarkan diagram orbital https://brainly.co.id/tugas/18687280Menentukan nomor atom dari jumlah orbital https://brainly.co.id/tugas/19684446Menentukan keempat bilangan kuantum https://brainly.co.id/tugas/19685420Koordinat bilangan kuantum K https://brainly.co.id/tugas/7795592-----------------------------------Detil JawabanMapel : KimiaBab : Struktur AtomKelas : XSemester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, nomor atom, orbital, sub kulit, bilangan kuantum, aturan aufbau

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ionkovalen dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 19 Feb 19