usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak pembakaran

Berikut ini adalah pertanyaan dari dviyasinatria pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak pembakaran bensin?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Langkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin

1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal

2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara

3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan

4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar

5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)

Pembahasan

\boxed{\boxed{\bold{Minyak~Bumi}}}  

Adalah hasil dari pelapukan jasad organisme kecil baik hewan atau tumbuhan yang hidup dilautan dan terkubur dalam kerak bumi selama berjuta – juta tahun yag lalu. Minyak bumi disebut juga dengan PETROLEUM yang dalam bahasa Latin berasal dari kata petrus yang berarti batu dan kata oleum yang berarti minyak.

Komponen Utama Penyusun Minyak Bumi

Sebenarnya minyak bumi adalah campuran kompleks yang sebagian besar tersusun dari senyawa hidrokarbon dengan komponen utamanya adalah alkana dan sikloalkana. Selain itu, masih terdapat komponen penyusun lainnya yaitu alkena, alkuna, aromatik dan senyawa anorganik.

\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}  

Bensin

\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}  

Cara mengatasi dampak pembakaran bensin

\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}  

Bensin

Adalah bahan bakar kendaraan bermotor yang sering kita gunakan, bensin merupakan fraksi minyak bumi yang terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yaitu heptana dan oktana. Kandungan heptana pada bensin menyebabkan bensin mudah terbakar sehingga menimbulkan ketukan (knocking) ketika terbakar dalam mesin, hal ini dapat mengakibatkan mesin cepat rusak. Jadi ketukan (knocking) itu adalah ketukan yang timbul ketika bensin terbakar dalam mesin kendaraan, pembakaran ini terjadi terlalu awal sebelum piston berada pada posisi yang tetap. Oleh karena itu, agar tidak menimbulkan ketukan jumlah oktana dalam bensin harus lebih banyak. Kualitas bensin yang baik ditentukan dari jumlah ketukan yang dihasilkan dan dinyatakan dengan bilangan oktan.

Jadi, bilangan oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar yang kita gunakan untuk mengatasi ketukan ketika terbakar dalam mesin. Bilangan oktan menunjukkan jumlah persentase isooktana yang terkandung dalam bensin. Nilai bilangan oktan n-heptana adalah nol (0) sedangkan bilangan oktan isooktana adalah 100.

Dampak Negatif dari Gas Pembakaran  

a. Gas CO menyebabkan bereaksi dengan Hb membentuk HbCO (racun bagi darah)

b. Gas CO2 menyebabkan gas efek rumah kaca atau green house effect

c. Oksida belerang (SO2 dan SO3) menyebabkan hujan asam dan terbentuknya asam sulfit dan asam sulfat yang berbahaya bagi pernafasan jika terhirup oleh paru – paru

d. Oksida nitrogen (NO dan NO2) menyebabkan hujan asam dan bersifat karsinogenik atau penyebab penyakit kanker  

e. Pb, pengunaan bensin yang mengandung senyawa timbal dapat berbahaya karena Pb bersifat racun

\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}  

Langkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin

1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal

2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara

3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan

4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar

5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)

\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }  

 

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}              

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}

\mathbf{Detil~Jawaban }  

Mapel : Kimia

Bab : Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi

Kelas : XI

Semester : 1

Kode : 11.7.1

Kata kunci : minyak bumi, bensin, polusi, dampak pembakaran bensin

Langkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin
1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal
2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara
3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar
5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)
Pembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Minyak~Bumi}}}[/tex]  Adalah hasil dari pelapukan jasad organisme kecil baik hewan atau tumbuhan yang hidup dilautan dan terkubur dalam kerak bumi selama berjuta – juta tahun yag lalu. Minyak bumi disebut juga dengan PETROLEUM yang dalam bahasa Latin berasal dari kata petrus yang berarti batu dan kata oleum yang berarti minyak.
Komponen Utama Penyusun Minyak Bumi
Sebenarnya minyak bumi adalah campuran kompleks yang sebagian besar tersusun dari senyawa hidrokarbon dengan komponen utamanya adalah alkana dan sikloalkana. Selain itu, masih terdapat komponen penyusun lainnya yaitu alkena, alkuna, aromatik dan senyawa anorganik.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Bensin[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Cara mengatasi dampak pembakaran bensin[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  Bensin
Adalah bahan bakar kendaraan bermotor yang sering kita gunakan, bensin merupakan fraksi minyak bumi yang terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yaitu heptana dan oktana. Kandungan heptana pada bensin menyebabkan bensin mudah terbakar sehingga menimbulkan ketukan (knocking) ketika terbakar dalam mesin, hal ini dapat mengakibatkan mesin cepat rusak. Jadi ketukan (knocking) itu adalah ketukan yang timbul ketika bensin terbakar dalam mesin kendaraan, pembakaran ini terjadi terlalu awal sebelum piston berada pada posisi yang tetap. Oleh karena itu, agar tidak menimbulkan ketukan jumlah oktana dalam bensin harus lebih banyak. Kualitas bensin yang baik ditentukan dari jumlah ketukan yang dihasilkan dan dinyatakan dengan bilangan oktan.
Jadi, bilangan oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar yang kita gunakan untuk mengatasi ketukan ketika terbakar dalam mesin. Bilangan oktan menunjukkan jumlah persentase isooktana yang terkandung dalam bensin. Nilai bilangan oktan n-heptana adalah nol (0) sedangkan bilangan oktan isooktana adalah 100.
Dampak Negatif dari Gas Pembakaran  a.	Gas CO menyebabkan bereaksi dengan Hb membentuk HbCO (racun bagi darah)
b.	Gas CO2 menyebabkan gas efek rumah kaca atau green house effect
c.	Oksida belerang (SO2 dan SO3) menyebabkan hujan asam dan terbentuknya asam sulfit dan asam sulfat yang berbahaya bagi pernafasan jika terhirup oleh paru – paru
d.	Oksida nitrogen (NO dan NO2) menyebabkan hujan asam dan bersifat karsinogenik atau penyebab penyakit kanker  
e.	Pb, pengunaan bensin yang mengandung senyawa timbal dapat berbahaya karena Pb bersifat racun
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  Langkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin
1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal
2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara
3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar
5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)
[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Cara menentukan bilangan oktan https://brainly.co.id/tugas/5650049#
Proses craking https://brainly.co.id/tugas/23739663#
Proses treating https://brainly.co.id/tugas/23739334#
Dampak negatif gas pembakaran https://brainly.co.id/tugas/17290897#
Zat aditif TEL https://brainly.co.id/tugas/641509#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Senyawa Hidrokarbon dan Minyak BumiKelas : XISemester : 1
Kode : 11.7.1Kata kunci : minyak bumi, bensin, polusi, dampak pembakaran bensinLangkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin
1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal
2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara
3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar
5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)
Pembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Minyak~Bumi}}}[/tex]  Adalah hasil dari pelapukan jasad organisme kecil baik hewan atau tumbuhan yang hidup dilautan dan terkubur dalam kerak bumi selama berjuta – juta tahun yag lalu. Minyak bumi disebut juga dengan PETROLEUM yang dalam bahasa Latin berasal dari kata petrus yang berarti batu dan kata oleum yang berarti minyak.
Komponen Utama Penyusun Minyak Bumi
Sebenarnya minyak bumi adalah campuran kompleks yang sebagian besar tersusun dari senyawa hidrokarbon dengan komponen utamanya adalah alkana dan sikloalkana. Selain itu, masih terdapat komponen penyusun lainnya yaitu alkena, alkuna, aromatik dan senyawa anorganik.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Bensin[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Cara mengatasi dampak pembakaran bensin[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  Bensin
Adalah bahan bakar kendaraan bermotor yang sering kita gunakan, bensin merupakan fraksi minyak bumi yang terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yaitu heptana dan oktana. Kandungan heptana pada bensin menyebabkan bensin mudah terbakar sehingga menimbulkan ketukan (knocking) ketika terbakar dalam mesin, hal ini dapat mengakibatkan mesin cepat rusak. Jadi ketukan (knocking) itu adalah ketukan yang timbul ketika bensin terbakar dalam mesin kendaraan, pembakaran ini terjadi terlalu awal sebelum piston berada pada posisi yang tetap. Oleh karena itu, agar tidak menimbulkan ketukan jumlah oktana dalam bensin harus lebih banyak. Kualitas bensin yang baik ditentukan dari jumlah ketukan yang dihasilkan dan dinyatakan dengan bilangan oktan.
Jadi, bilangan oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar yang kita gunakan untuk mengatasi ketukan ketika terbakar dalam mesin. Bilangan oktan menunjukkan jumlah persentase isooktana yang terkandung dalam bensin. Nilai bilangan oktan n-heptana adalah nol (0) sedangkan bilangan oktan isooktana adalah 100.
Dampak Negatif dari Gas Pembakaran  a.	Gas CO menyebabkan bereaksi dengan Hb membentuk HbCO (racun bagi darah)
b.	Gas CO2 menyebabkan gas efek rumah kaca atau green house effect
c.	Oksida belerang (SO2 dan SO3) menyebabkan hujan asam dan terbentuknya asam sulfit dan asam sulfat yang berbahaya bagi pernafasan jika terhirup oleh paru – paru
d.	Oksida nitrogen (NO dan NO2) menyebabkan hujan asam dan bersifat karsinogenik atau penyebab penyakit kanker  
e.	Pb, pengunaan bensin yang mengandung senyawa timbal dapat berbahaya karena Pb bersifat racun
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  Langkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin
1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal
2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara
3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar
5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)
[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Cara menentukan bilangan oktan https://brainly.co.id/tugas/5650049#
Proses craking https://brainly.co.id/tugas/23739663#
Proses treating https://brainly.co.id/tugas/23739334#
Dampak negatif gas pembakaran https://brainly.co.id/tugas/17290897#
Zat aditif TEL https://brainly.co.id/tugas/641509#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Senyawa Hidrokarbon dan Minyak BumiKelas : XISemester : 1
Kode : 11.7.1Kata kunci : minyak bumi, bensin, polusi, dampak pembakaran bensinLangkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin
1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal
2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara
3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar
5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)
Pembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Minyak~Bumi}}}[/tex]  Adalah hasil dari pelapukan jasad organisme kecil baik hewan atau tumbuhan yang hidup dilautan dan terkubur dalam kerak bumi selama berjuta – juta tahun yag lalu. Minyak bumi disebut juga dengan PETROLEUM yang dalam bahasa Latin berasal dari kata petrus yang berarti batu dan kata oleum yang berarti minyak.
Komponen Utama Penyusun Minyak Bumi
Sebenarnya minyak bumi adalah campuran kompleks yang sebagian besar tersusun dari senyawa hidrokarbon dengan komponen utamanya adalah alkana dan sikloalkana. Selain itu, masih terdapat komponen penyusun lainnya yaitu alkena, alkuna, aromatik dan senyawa anorganik.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Bensin[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Cara mengatasi dampak pembakaran bensin[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  Bensin
Adalah bahan bakar kendaraan bermotor yang sering kita gunakan, bensin merupakan fraksi minyak bumi yang terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yaitu heptana dan oktana. Kandungan heptana pada bensin menyebabkan bensin mudah terbakar sehingga menimbulkan ketukan (knocking) ketika terbakar dalam mesin, hal ini dapat mengakibatkan mesin cepat rusak. Jadi ketukan (knocking) itu adalah ketukan yang timbul ketika bensin terbakar dalam mesin kendaraan, pembakaran ini terjadi terlalu awal sebelum piston berada pada posisi yang tetap. Oleh karena itu, agar tidak menimbulkan ketukan jumlah oktana dalam bensin harus lebih banyak. Kualitas bensin yang baik ditentukan dari jumlah ketukan yang dihasilkan dan dinyatakan dengan bilangan oktan.
Jadi, bilangan oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar yang kita gunakan untuk mengatasi ketukan ketika terbakar dalam mesin. Bilangan oktan menunjukkan jumlah persentase isooktana yang terkandung dalam bensin. Nilai bilangan oktan n-heptana adalah nol (0) sedangkan bilangan oktan isooktana adalah 100.
Dampak Negatif dari Gas Pembakaran  a.	Gas CO menyebabkan bereaksi dengan Hb membentuk HbCO (racun bagi darah)
b.	Gas CO2 menyebabkan gas efek rumah kaca atau green house effect
c.	Oksida belerang (SO2 dan SO3) menyebabkan hujan asam dan terbentuknya asam sulfit dan asam sulfat yang berbahaya bagi pernafasan jika terhirup oleh paru – paru
d.	Oksida nitrogen (NO dan NO2) menyebabkan hujan asam dan bersifat karsinogenik atau penyebab penyakit kanker  
e.	Pb, pengunaan bensin yang mengandung senyawa timbal dapat berbahaya karena Pb bersifat racun
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  Langkah – Langkah Mengatasi Dampak Pembakaran Bensin
1. Membuat bensin yang tidak mengandung senyawa timbal
2. Menggalakkan penghijauan taman untuk mengurai polusi udara
3. Pengunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
4. Pengunaan EFI (Electronic Fuel injection) pada bahan bakar
5. Penggunaan sel surya (tenaga matahari)
[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Cara menentukan bilangan oktan https://brainly.co.id/tugas/5650049#
Proses craking https://brainly.co.id/tugas/23739663#
Proses treating https://brainly.co.id/tugas/23739334#
Dampak negatif gas pembakaran https://brainly.co.id/tugas/17290897#
Zat aditif TEL https://brainly.co.id/tugas/641509#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Senyawa Hidrokarbon dan Minyak BumiKelas : XISemester : 1
Kode : 11.7.1Kata kunci : minyak bumi, bensin, polusi, dampak pembakaran bensin

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ionkovalen dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 17 Jan 15