Diketahui nomor atom Fe=26, maka konfigurasi elektron ion Fe^3+ (baca

Berikut ini adalah pertanyaan dari Ara08 pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Diketahui nomor atom Fe=26, maka konfigurasi elektron ion Fe^3+ (baca : Fe pangkat 3+) adalah..

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵

Pembahasan

tex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]

Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  

Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  

Sub kulit s : 1 orbital = 2 elektron maksimal

Sub kulit p : 3 orbital = 6 elektron maksimal

Sub kulit d : 5 orbital = 10 elektron maksimal

Sub kulit f : 7 orbital = 14 elektron maksimal

\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }

Penyusunan elektron pada subkulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.

1. Prinsip Aufbau

Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p

2. Kaidah Hund

Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.

3. Larangan Pauli

Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  

\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}  

₂₆Fe

\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}  

₂₆Fe³⁺

\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}  

Konfigurasi elektron dibuat berdasarkan nomor atom unsur :

Aturan Aufbau : pengisian elektron mulai dari tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p

Jumlah maksimal tiap sub kulit

Sub kulit s = 2 elektron maksimal

Sub kulit p = 6 elektron maksimal

Sub kulit d = 10 elektron maksimal

Sub kulit f = 14 elektron maksimal

maka konfigurasi unsur Fe :

₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶

₂₆Fe³⁺

artinya, ion Fe melepaskan 3 elektron terluarnya

₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶

₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁶ 4s²

₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵

\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}  

₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵

\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }  

 

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}              

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}

\mathbf{Detil~Jawaban }  

Mapel : Kimia

Bab : Struktur Atom

Kelas : X

Semester : 1

Kode : 10.7.2

Kata kunci : konfigurasi elektron, sub kulit, teroi mekanika kuantum, kation, ion positif, melepas elektron

₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵Pembahasantex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]
Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  Sub kulit s : 1 orbital = 2 elektron maksimal
Sub kulit p : 3 orbital = 6 elektron maksimal
Sub kulit d : 5 orbital = 10 elektron maksimal
Sub kulit f : 7 orbital = 14 elektron maksimal
[tex]\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }[/tex]
Penyusunan elektron pada subkulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
1. Prinsip Aufbau
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
2. Kaidah Hund
Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.
3. Larangan Pauli
Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  [tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  ₂₆Fe[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  ₂₆Fe³⁺[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  Konfigurasi elektron dibuat berdasarkan nomor atom unsur :Aturan Aufbau : pengisian elektron mulai dari tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7pJumlah maksimal tiap sub kulitSub kulit s = 2 elektron maksimalSub kulit p = 6 elektron maksimalSub kulit d = 10 elektron maksimalSub kulit f = 14 elektron maksimalmaka konfigurasi unsur Fe :₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶₂₆Fe³⁺artinya, ion Fe melepaskan 3 elektron terluarnya₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁶ 4s²₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  ₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Konfigurasi elektron berdasarkan subkulit https://brainly.co.id/tugas/10303795
Konfigurasi elektron gas mulia https://brainly.co.id/tugas/20982940
Konfigurasi elektron golongan IA https://brainly.co.id/tugas/18696234, https://brainly.co.id/tugas/4638331#
Konfigurasi elektron ion positif https://brainly.co.id/tugas/18575542 , https://brainly.co.id/tugas/18505609 , https://brainly.co.id/tugas/18763178, https://brainly.co.id/tugas/1034007#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Struktur AtomKelas : X
Semester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, sub kulit, teroi mekanika kuantum, kation, ion positif, melepas elektron₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵Pembahasantex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]
Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  Sub kulit s : 1 orbital = 2 elektron maksimal
Sub kulit p : 3 orbital = 6 elektron maksimal
Sub kulit d : 5 orbital = 10 elektron maksimal
Sub kulit f : 7 orbital = 14 elektron maksimal
[tex]\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }[/tex]
Penyusunan elektron pada subkulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
1. Prinsip Aufbau
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
2. Kaidah Hund
Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.
3. Larangan Pauli
Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  [tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  ₂₆Fe[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  ₂₆Fe³⁺[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  Konfigurasi elektron dibuat berdasarkan nomor atom unsur :Aturan Aufbau : pengisian elektron mulai dari tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7pJumlah maksimal tiap sub kulitSub kulit s = 2 elektron maksimalSub kulit p = 6 elektron maksimalSub kulit d = 10 elektron maksimalSub kulit f = 14 elektron maksimalmaka konfigurasi unsur Fe :₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶₂₆Fe³⁺artinya, ion Fe melepaskan 3 elektron terluarnya₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁶ 4s²₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  ₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Konfigurasi elektron berdasarkan subkulit https://brainly.co.id/tugas/10303795
Konfigurasi elektron gas mulia https://brainly.co.id/tugas/20982940
Konfigurasi elektron golongan IA https://brainly.co.id/tugas/18696234, https://brainly.co.id/tugas/4638331#
Konfigurasi elektron ion positif https://brainly.co.id/tugas/18575542 , https://brainly.co.id/tugas/18505609 , https://brainly.co.id/tugas/18763178, https://brainly.co.id/tugas/1034007#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Struktur AtomKelas : X
Semester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, sub kulit, teroi mekanika kuantum, kation, ion positif, melepas elektron₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵Pembahasantex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]
Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  Sub kulit s : 1 orbital = 2 elektron maksimal
Sub kulit p : 3 orbital = 6 elektron maksimal
Sub kulit d : 5 orbital = 10 elektron maksimal
Sub kulit f : 7 orbital = 14 elektron maksimal
[tex]\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }[/tex]
Penyusunan elektron pada subkulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
1. Prinsip Aufbau
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
2. Kaidah Hund
Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.
3. Larangan Pauli
Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  [tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  ₂₆Fe[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  ₂₆Fe³⁺[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  Konfigurasi elektron dibuat berdasarkan nomor atom unsur :Aturan Aufbau : pengisian elektron mulai dari tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7pJumlah maksimal tiap sub kulitSub kulit s = 2 elektron maksimalSub kulit p = 6 elektron maksimalSub kulit d = 10 elektron maksimalSub kulit f = 14 elektron maksimalmaka konfigurasi unsur Fe :₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶₂₆Fe³⁺artinya, ion Fe melepaskan 3 elektron terluarnya₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶₂₆Fe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁶ 4s²₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  ₂₆Fe³⁺ = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶  3d⁵[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Konfigurasi elektron berdasarkan subkulit https://brainly.co.id/tugas/10303795
Konfigurasi elektron gas mulia https://brainly.co.id/tugas/20982940
Konfigurasi elektron golongan IA https://brainly.co.id/tugas/18696234, https://brainly.co.id/tugas/4638331#
Konfigurasi elektron ion positif https://brainly.co.id/tugas/18575542 , https://brainly.co.id/tugas/18505609 , https://brainly.co.id/tugas/18763178, https://brainly.co.id/tugas/1034007#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Struktur AtomKelas : X
Semester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, sub kulit, teroi mekanika kuantum, kation, ion positif, melepas elektron

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ionkovalen dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 08 Jan 15