BIG POINT (50 POINT)Sebuah paku yang terbuat dari besi memiliki

Berikut ini adalah pertanyaan dari STUDYWITHINDONESIAN pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

BIG POINT (50 POINT)Sebuah paku yang terbuat dari besi memiliki massa mula-mula 36 gram, kemudian paku tersebut dibiarkan di udara sehingga mengalami pengkaratan

Fe(s) + O2 ➡️ Fe2O3

Perbandingan massa Besi(III) dan Oksigen dalam besi oksida adalah 7 : 3. Hitung massa besi (III) oksida yang terbentuk dan sisa reaktan jika direaksikan :
a. 28 gram besi direaksikan dengan 12 gram oksigen
b. 32 gram besi direaksikan dengan 12 gram oksigen
c. 42 gram besi direaksikan dengan 24 gram oksigen
(Ar Fe = 56 dan Ar 0 = 16)

pliss \: dijawab \:

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Langkah pertama adalah menentukan reaksi keseluruhan dari reaksi antara besi dan oksigen. Dalam reaksi ini, satu atom besi bereaksi dengan satu molekul oksigen untuk membentuk satu molekul besi (III) oksida.

Reaksi: 4Fe(s) + 3O2(g) → 2Fe2O3(s)

Maka, 4 mol besi bereaksi dengan 3 mol oksigen membentuk 2 mol besi (III) oksida.

Untuk menghitung massa besi (III) oksida dan sisa reaktan, kita perlu menghitung jumlah mol dari setiap reaktan dan produk yang terbentuk. Kemudian, kita dapat mengkonversi jumlah mol menjadi massa menggunakan massa molar.

a) 28 gram besi direaksikan dengan 12 gram oksigen:

Mol besi = 28 g / 56 g/mol = 0.5 mol

Mol oksigen = 12 g / 32 g/mol = 0.375 mol (Karena O2 memiliki massa molar 32 g/mol)

Jumlah mol besi (III) oksida yang terbentuk adalah 0.25 mol (berdasarkan perbandingan 4:2 antara besi dan besi (III) oksida).

Maka, massa besi (III) oksida yang terbentuk adalah: 0.25 mol x 160 g/mol = 40 gram

Untuk menghitung sisa reaktan, kita dapat menggunakan reaktan yang paling terbatas, yaitu oksigen. Jumlah oksigen yang bereaksi adalah 0.375 mol, sehingga sisa oksigen adalah:

3/4 x 0.375 mol x 32 g/mol = 9 gram

b) 32 gram besi direaksikan dengan 12 gram oksigen:

Mol besi = 32 g / 56 g/mol = 0.571 mol

Mol oksigen = 12 g / 32 g/mol = 0.375 mol

Jumlah mol besi (III) oksida yang terbentuk adalah 0.2855 mol

Maka, massa besi (III) oksida yang terbentuk adalah: 0.2855 mol x 160 g/mol = 45.68 gram

Sisa reaktan adalah oksigen yang tidak bereaksi:

3/4 x 0.375 mol x 32 g/mol = 9 gram

c) 42 gram besi direaksikan dengan 24 gram oksigen:

Mol besi = 42 g / 56 g/mol = 0.75 mol

Mol oksigen = 24 g / 32 g/mol = 0.75 mol

Jumlah mol besi (III) oksida yang terbentuk adalah 0.375 mol

Maka, massa besi (III) oksida yang terbentuk adalah: 0.375 mol x 160 g/mol = 60 gram

Karena besi dan oksigen bereaksi dalam perbandingan stokiometrik yang sama, maka tidak ada sisa reaktan.

semoga bermanfaat :)

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh enikhanifah22 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 29 May 23