gambarkan diagram orbital untuk konfigurasi elektron atom atom berikut. A.

Berikut ini adalah pertanyaan dari diah621 pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

gambarkan diagram orbital untuk konfigurasi elektron atom atom berikut. A. Be(Z=4) B. O(Z=8) C. Ne(Z=10)

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Gambar diagram orbital untuk konfigurasi elektron atom dari

₄Be

₈O

₁₀Ne

Pembahasan

\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}

Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  

Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  

\mathbf{Bilangan~Kuantum }

Untuk menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital menggunakan tiga bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)

1. Bilangan Kuantum Utama (n)

Bilangan kuantum utama (n) menyatakan tingkat energi utama atau kulit atom. Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak terhingga (1, 2, 3, …..).  

Untuk bilangan kuantum utama (n) = 1 terletak pada kulit K

Untuk bilangan kuantum utama (n) = 2 terletak pada kulit L

Untuk bilangan kuantum utama (n) = 3 terletak pada kulit M

Dan seterusnya

2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)

Bilangan kuantum azimuth (l) menyatakan subkulit.  

Untuk sub kulit s maka bilangan kuantum azimuth (l) = 0

Untuk sub kulit p maka bilangan kuantum azimuth (l) = 1

Untuk sub kulit d maka bilangan kuantum azimuth (l) = 2

Untuk sub kulit f maka Bilangan kuantum azimuth (l) = 3

3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)

Bilangan kuantum magnetik (m) menyatakan orbital khusus yang ditempati elektron pada subkulit. Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai kuantum azimuth, yaitu –l , . . .0. . . ., + l.

4. Bilangan Kuantum Spin (s)

Bilangan kuantum spin (s) menyatakan perputaran elektron pada sumbunya (rotasi).

Untuk nilai s = + 1/2 maka rotasi elektron searah dengan jarum jam  

Sedangkan jika nilai s = – 1/2 maka rotasi elektron berlawanan dengan jarum jam.

\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }

Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.

1. Prinsip Aufbau

Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p

2. Kaidah Hund

Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.

3. Larangan Pauli

Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  

\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}  

Lambang atom

₄Be

₈O

₁₀Ne

\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}  

Gambar diagram orbital

\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}  

LANGKAH PERMATA

Membuat konfigurasi elektron

Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p

Sub kulit s  = 2 elektron maksimal

Sub kulit p = 6 elektron maksimal

Sub kulit d = 10 elektron maksimal

Sub kulit f = 14 elektron maksimal

₄Be = 1s² 2s²

₈O = 1s² 2s² 2p⁴

₁₀Ne = 1s² 2s² 2p⁶

LANGKAH KEDUA

Membuat gambar diagram orbital setiap atom

1 orbital = 2 elektron maksimal

Sub kulit s : 1 orbital

Sub kulit p : 3 orbital

Sub kulit d : 5 orbital

Sub kulit f : 7 orbital

₄Be = 1s² 2s²

1s² = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

2s² = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

₈O = 1s² 2s² 2p⁴

1s² = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

2s² = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

2p⁴ = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}   {\boxed{\bold{~\uparrow~}}    {\boxed{\bold{~\uparrow~}}

₁₀Ne = 1s²  2s²  2p⁶

1s² = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

2s² = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

2p⁶ = {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}   {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}    {\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}

\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }  

 

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}              

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}

\mathbf{Detil~Jawaban }  

Mapel : Kimia

Bab : Struktur Atom

Kelas : X

Semester : 1

Kode : 10.7.2

Kata kunci : konfigurasi elektron, diagram orbital, teori mekanika kuantum, bilangan kuantum

Gambar diagram orbital untuk konfigurasi elektron atom dari₄Be₈O ₁₀NePembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]
Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  
[tex]\mathbf{Bilangan~Kuantum }[/tex]
Untuk menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital menggunakan tiga bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)
1. Bilangan Kuantum Utama (n)
Bilangan kuantum utama (n) menyatakan tingkat energi utama atau kulit atom. Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak terhingga (1, 2, 3, …..).  Untuk bilangan kuantum utama (n) = 1 terletak pada kulit K
Untuk bilangan kuantum utama (n) = 2 terletak pada kulit L
Untuk bilangan kuantum utama (n) = 3 terletak pada kulit M
Dan seterusnya
2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)
Bilangan kuantum azimuth (l) menyatakan subkulit.  Untuk sub kulit s maka bilangan kuantum azimuth (l) = 0
Untuk sub kulit p maka bilangan kuantum azimuth (l) = 1
Untuk sub kulit d maka bilangan kuantum azimuth (l) = 2
Untuk sub kulit f maka Bilangan kuantum azimuth (l) = 3
3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetik (m) menyatakan orbital khusus yang ditempati elektron pada subkulit. Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai kuantum azimuth, yaitu –l , . . .0. . . ., + l.
4. Bilangan Kuantum Spin (s)
Bilangan kuantum spin (s) menyatakan perputaran elektron pada sumbunya (rotasi).
Untuk nilai s = + 1/2 maka rotasi elektron searah dengan jarum jam  Sedangkan jika nilai s = – 1/2 maka rotasi elektron berlawanan dengan jarum jam.
[tex]\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }[/tex]
Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
1. Prinsip Aufbau
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
2. Kaidah Hund
Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.
3. Larangan Pauli
Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  [tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Lambang atom₄Be₈O ₁₀Ne[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Gambar diagram orbital[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  LANGKAH PERMATAMembuat konfigurasi elektron Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
Sub kulit s  = 2 elektron maksimal
Sub kulit p = 6 elektron maksimal
Sub kulit d = 10 elektron maksimal
Sub kulit f = 14 elektron maksimal
₄Be = 1s² 2s²₈O = 1s² 2s² 2p⁴₁₀Ne = 1s² 2s² 2p⁶LANGKAH KEDUAMembuat gambar diagram orbital setiap atom1 orbital = 2 elektron maksimalSub kulit s : 1 orbital Sub kulit p : 3 orbital Sub kulit d : 5 orbital Sub kulit f : 7 orbital ₄Be = 1s² 2s²1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]₈O = 1s² 2s² 2p⁴1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2p⁴ = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]   [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~}}[/tex]    [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~}}[/tex]₁₀Ne = 1s²  2s²  2p⁶1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2p⁶ = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]   [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]    [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex][tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Jumlah elektron maksimal sub kulit 4p https://brainly.co.id/tugas/18941413
Mengambarkan diagram orbital https://brainly.co.id/tugas/18687280
Menentukan nomor atom dari jumlah orbital https://brainly.co.id/tugas/19684446
keempat bilangan kuantum Au https://brainly.co.id/tugas/19685420                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Struktur AtomKelas : X
Semester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, diagram orbital, teori mekanika kuantum, bilangan kuantumGambar diagram orbital untuk konfigurasi elektron atom dari₄Be₈O ₁₀NePembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]
Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  
[tex]\mathbf{Bilangan~Kuantum }[/tex]
Untuk menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital menggunakan tiga bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)
1. Bilangan Kuantum Utama (n)
Bilangan kuantum utama (n) menyatakan tingkat energi utama atau kulit atom. Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak terhingga (1, 2, 3, …..).  Untuk bilangan kuantum utama (n) = 1 terletak pada kulit K
Untuk bilangan kuantum utama (n) = 2 terletak pada kulit L
Untuk bilangan kuantum utama (n) = 3 terletak pada kulit M
Dan seterusnya
2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)
Bilangan kuantum azimuth (l) menyatakan subkulit.  Untuk sub kulit s maka bilangan kuantum azimuth (l) = 0
Untuk sub kulit p maka bilangan kuantum azimuth (l) = 1
Untuk sub kulit d maka bilangan kuantum azimuth (l) = 2
Untuk sub kulit f maka Bilangan kuantum azimuth (l) = 3
3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetik (m) menyatakan orbital khusus yang ditempati elektron pada subkulit. Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai kuantum azimuth, yaitu –l , . . .0. . . ., + l.
4. Bilangan Kuantum Spin (s)
Bilangan kuantum spin (s) menyatakan perputaran elektron pada sumbunya (rotasi).
Untuk nilai s = + 1/2 maka rotasi elektron searah dengan jarum jam  Sedangkan jika nilai s = – 1/2 maka rotasi elektron berlawanan dengan jarum jam.
[tex]\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }[/tex]
Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
1. Prinsip Aufbau
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
2. Kaidah Hund
Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.
3. Larangan Pauli
Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  [tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Lambang atom₄Be₈O ₁₀Ne[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Gambar diagram orbital[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  LANGKAH PERMATAMembuat konfigurasi elektron Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
Sub kulit s  = 2 elektron maksimal
Sub kulit p = 6 elektron maksimal
Sub kulit d = 10 elektron maksimal
Sub kulit f = 14 elektron maksimal
₄Be = 1s² 2s²₈O = 1s² 2s² 2p⁴₁₀Ne = 1s² 2s² 2p⁶LANGKAH KEDUAMembuat gambar diagram orbital setiap atom1 orbital = 2 elektron maksimalSub kulit s : 1 orbital Sub kulit p : 3 orbital Sub kulit d : 5 orbital Sub kulit f : 7 orbital ₄Be = 1s² 2s²1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]₈O = 1s² 2s² 2p⁴1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2p⁴ = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]   [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~}}[/tex]    [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~}}[/tex]₁₀Ne = 1s²  2s²  2p⁶1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2p⁶ = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]   [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]    [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex][tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Jumlah elektron maksimal sub kulit 4p https://brainly.co.id/tugas/18941413
Mengambarkan diagram orbital https://brainly.co.id/tugas/18687280
Menentukan nomor atom dari jumlah orbital https://brainly.co.id/tugas/19684446
keempat bilangan kuantum Au https://brainly.co.id/tugas/19685420                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Struktur AtomKelas : X
Semester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, diagram orbital, teori mekanika kuantum, bilangan kuantumGambar diagram orbital untuk konfigurasi elektron atom dari₄Be₈O ₁₀NePembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Teori~Mekanika~Kuantum}}}[/tex]
Tahun 1927, W. Heisenberg mengemukakan prinsip ketidakpastian yaitu posisi elektron yang mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan secara pasti. Model atom mekanika kuantum mengemukakan bahwa elektron dalam atom menempati suatu orbital, orbital ini yang merupakan ruang atau awan tempat kebolehjadian terbesar elektron untuk ditemukan dalam atom.  Satu kulit tersusun oleh beberapa sub kulit, satu sub kulit tersusun oleh orbital-orbital, sedangkan satu orbital maksimal berisi dua elektron yang menempati.  
[tex]\mathbf{Bilangan~Kuantum }[/tex]
Untuk menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital menggunakan tiga bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)
1. Bilangan Kuantum Utama (n)
Bilangan kuantum utama (n) menyatakan tingkat energi utama atau kulit atom. Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak terhingga (1, 2, 3, …..).  Untuk bilangan kuantum utama (n) = 1 terletak pada kulit K
Untuk bilangan kuantum utama (n) = 2 terletak pada kulit L
Untuk bilangan kuantum utama (n) = 3 terletak pada kulit M
Dan seterusnya
2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)
Bilangan kuantum azimuth (l) menyatakan subkulit.  Untuk sub kulit s maka bilangan kuantum azimuth (l) = 0
Untuk sub kulit p maka bilangan kuantum azimuth (l) = 1
Untuk sub kulit d maka bilangan kuantum azimuth (l) = 2
Untuk sub kulit f maka Bilangan kuantum azimuth (l) = 3
3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetik (m) menyatakan orbital khusus yang ditempati elektron pada subkulit. Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai kuantum azimuth, yaitu –l , . . .0. . . ., + l.
4. Bilangan Kuantum Spin (s)
Bilangan kuantum spin (s) menyatakan perputaran elektron pada sumbunya (rotasi).
Untuk nilai s = + 1/2 maka rotasi elektron searah dengan jarum jam  Sedangkan jika nilai s = – 1/2 maka rotasi elektron berlawanan dengan jarum jam.
[tex]\mathbf{Konfigurasi~Eelektron }[/tex]
Terdapat tiga aturan yang digunakan dalam penulisan konfigurasi elektron yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
1. Prinsip Aufbau
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
2. Kaidah Hund
Pengisisan elektron dalam orbital cenderung untuk tidak berpasangan lebih dahulu, kemudian apabila tidak ada lagi orbital yang kosong maka barulah elektron akan berpasangan.
3. Larangan Pauli
Bahwa dalam satu atom maka tidak diperbolehkan terdapat dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama.  [tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Lambang atom₄Be₈O ₁₀Ne[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Gambar diagram orbital[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  LANGKAH PERMATAMembuat konfigurasi elektron Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memiliki tingkat energi rendah menuju tingkat energi yang tinggi.  1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d < 6p < 7s < 5f < 6d < 7p
Sub kulit s  = 2 elektron maksimal
Sub kulit p = 6 elektron maksimal
Sub kulit d = 10 elektron maksimal
Sub kulit f = 14 elektron maksimal
₄Be = 1s² 2s²₈O = 1s² 2s² 2p⁴₁₀Ne = 1s² 2s² 2p⁶LANGKAH KEDUAMembuat gambar diagram orbital setiap atom1 orbital = 2 elektron maksimalSub kulit s : 1 orbital Sub kulit p : 3 orbital Sub kulit d : 5 orbital Sub kulit f : 7 orbital ₄Be = 1s² 2s²1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]₈O = 1s² 2s² 2p⁴1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2p⁴ = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]   [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~}}[/tex]    [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~}}[/tex]₁₀Ne = 1s²  2s²  2p⁶1s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2s² = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]2p⁶ = [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]   [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex]    [tex]{\boxed{\bold{~\uparrow~\downarrow~}}[/tex][tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Jumlah elektron maksimal sub kulit 4p https://brainly.co.id/tugas/18941413
Mengambarkan diagram orbital https://brainly.co.id/tugas/18687280
Menentukan nomor atom dari jumlah orbital https://brainly.co.id/tugas/19684446
keempat bilangan kuantum Au https://brainly.co.id/tugas/19685420                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : Struktur AtomKelas : X
Semester : 1Kode : 10.7.2Kata kunci : konfigurasi elektron, diagram orbital, teori mekanika kuantum, bilangan kuantum

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ionkovalen dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 12 Dec 17