Diketahui persamaan termokimia: C6H6(g) → 6C(s) + 3H2(g) ΔH =

Berikut ini adalah pertanyaan dari natatusaFha9rr pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Diketahui persamaan termokimia: C6H6(g) → 6C(s) + 3H2(g) ΔH = -49 kJ. Pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah ... a. pembentukan 1 mol benzena memerlukan kalor sebesar 8,16 kJ b. pembentukan 1 mol benzena memerlukan kalor sebesar 49 kJ c. pembentukan 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ d. peruraian 1 mol benzena memerlukan kalor sebesar 49 kJ e. peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ (hal. 31)Buku Mandiri (Mengasah Kemampuan Diri) Kimia Untuk SMA Kelas 2/ Kurikulum 2013/ Penerbit Erlangga Tahun 2015/ Penulis: SoedjonoBAB: TERMOKIMIA

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ

artinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ

Pembahasan

\boxed{\boxed{\bold{Termokimia}}}

\mathbf{Perubahan~Entalpi~(\Delta H) }

Entalpi (ΔH) adalah kalor reaksi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Bunyi hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat diubah menjadi bentuk yang lain. Oleh karena itu, energi suatu materi tidak dapat diukur, yang dapat diukur hanyalah perubahan energi (ΔE). Begitu juga dengan entalpi, entalpi tidak dapat diukur, tetapi hanya dapat mengukur perubahan entalpi (ΔH).  

ΔH = Hp - Hr

dengan:  

ΔH = perubahan entalpi

Hp = entalpi produk

Hr = entalpi reaktan atau pereaksi

Persamaan Termokimia

Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang menyertakan besarnya perubahan entalpinya (ΔH). Dalam penulisan persamaan termokimia disertakan pula jumlah mol zat yang bereaksi karena harus sesuai dengan stroikiometri reaksi yaitu jumlah mol zat sesuai dengan koefisien reaksinya.

a. Persamaan termokimia harus dituliskan dalam persamaan reaksi yang sudah setara (ditunjukkan dari koefisien) dan fase zat.

b. Menuliskan besarnya perubahan entalpinya (ΔH) di ruas kanan. Untuk reaksi endotem ΔH bernilai positif dan reaksi eksoterm ΔH bernilai negatif.

c. Jika persamaan termokimia dikalikan dengan angka tertentu, maka besarnya ΔH juga harus dikalikan dengan angka tersebut.

d. Jika persamaan termokimia dibalik, maka besarnya ΔH akan berubah tanda dari negatif menjadi positif atau dari positif menjadi negatif.

\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}  

Persamaan termokimia

C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ

\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}  

Arti dari persamaan termokimia yang diketahui

\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}  

C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ

1. Menentukan jenis reaksi

Entalpi Penguraian Standar (ΔH°d = Standard Enthalpy of Dissosiation)

Entalpi penguraian standar adalah perubahan entalpi dari penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya (adalah kebalikan dari entalpi pembentukan standar). Karena ΔH°d menrupakan kebalikan dari ΔHf°, maka tanda dari besarnya perubahan entalpi juga meruakan kebalikannya.

2. Menentukan reaksi yang terjadi

ΔH = -49 kJ

Reaksi Eksoterm

Jika reaksi berlangsung dengan melepaskan/menghasilakan kalor dari sistem ke lingkungan maka reaksi disebut reaksi eksotem. Pelepasan kalor yang terjadi menyebabkan penurunan entalpi reaksi sehingga ΔH reaktan > ΔH produk, maka ΔH bertanda negatif.

\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}  

C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ

artinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ

\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }  

 

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}              

              \boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}

\mathbf{Detil~Jawaban }  

Mapel : Kimia

Bab : Termokimia

Kelas : X

Semester : 1

Kode : 11.7.2

Kata kunci : perubahan entalpi, persamaan termokimia, reaksi eksoterm, reaksi endoterm

C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJartinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJPembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Termokimia}}}[/tex][tex]\mathbf{Perubahan~Entalpi~(\Delta H) }[/tex]
Entalpi (ΔH) adalah kalor reaksi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Bunyi hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat diubah menjadi bentuk yang lain. Oleh karena itu, energi suatu materi tidak dapat diukur, yang dapat diukur hanyalah perubahan energi (ΔE). Begitu juga dengan entalpi, entalpi tidak dapat diukur, tetapi hanya dapat mengukur perubahan entalpi (ΔH).  ΔH = Hp - Hr
dengan:  ΔH = perubahan entalpi
Hp = entalpi produk
Hr = entalpi reaktan atau pereaksi
Persamaan Termokimia
Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang menyertakan besarnya perubahan entalpinya (ΔH). Dalam penulisan persamaan termokimia disertakan pula jumlah mol zat yang bereaksi karena harus sesuai dengan stroikiometri reaksi yaitu jumlah mol zat sesuai dengan koefisien reaksinya.
a.	Persamaan termokimia harus dituliskan dalam persamaan reaksi yang sudah setara (ditunjukkan dari koefisien) dan fase zat.
b.	Menuliskan besarnya perubahan entalpinya (ΔH) di ruas kanan. Untuk reaksi endotem ΔH bernilai positif dan reaksi eksoterm ΔH bernilai negatif.
c.	Jika persamaan termokimia dikalikan dengan angka tertentu, maka besarnya ΔH juga harus dikalikan dengan angka tersebut.
d.	Jika persamaan termokimia dibalik, maka besarnya ΔH akan berubah tanda dari negatif menjadi positif atau dari positif menjadi negatif.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Persamaan termokimiaC₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Arti dari persamaan termokimia yang diketahui[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ1. Menentukan jenis reaksiEntalpi Penguraian Standar (ΔH°d = Standard Enthalpy of Dissosiation)
Entalpi penguraian standar adalah perubahan entalpi dari penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya (adalah kebalikan dari entalpi pembentukan standar). Karena ΔH°d menrupakan kebalikan dari ΔHf°, maka tanda dari besarnya perubahan entalpi juga meruakan kebalikannya.
2. Menentukan reaksi yang terjadiΔH = -49 kJReaksi Eksoterm
Jika reaksi berlangsung dengan melepaskan/menghasilakan kalor dari sistem ke lingkungan maka reaksi disebut reaksi eksotem. Pelepasan kalor yang terjadi menyebabkan penurunan entalpi reaksi sehingga ΔH reaktan > ΔH produk, maka ΔH bertanda negatif.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJartinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Persamaan termokimia reaksi pembentukan https://brainly.co.id/tugas/1106031
Persamaan termokimia reaksi penguraian https://brainly.co.id/tugas/18687224
Persamaan termokimia reaksi pembakaran https://brainly.co.id/tugas/12259444#, https://brainly.co.id/tugas/12489214#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : TermokimiaKelas : XSemester : 1
Kode : 11.7.2Kata kunci : perubahan entalpi, persamaan termokimia, reaksi eksoterm, reaksi endotermC₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJartinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJPembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Termokimia}}}[/tex][tex]\mathbf{Perubahan~Entalpi~(\Delta H) }[/tex]
Entalpi (ΔH) adalah kalor reaksi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Bunyi hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat diubah menjadi bentuk yang lain. Oleh karena itu, energi suatu materi tidak dapat diukur, yang dapat diukur hanyalah perubahan energi (ΔE). Begitu juga dengan entalpi, entalpi tidak dapat diukur, tetapi hanya dapat mengukur perubahan entalpi (ΔH).  ΔH = Hp - Hr
dengan:  ΔH = perubahan entalpi
Hp = entalpi produk
Hr = entalpi reaktan atau pereaksi
Persamaan Termokimia
Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang menyertakan besarnya perubahan entalpinya (ΔH). Dalam penulisan persamaan termokimia disertakan pula jumlah mol zat yang bereaksi karena harus sesuai dengan stroikiometri reaksi yaitu jumlah mol zat sesuai dengan koefisien reaksinya.
a.	Persamaan termokimia harus dituliskan dalam persamaan reaksi yang sudah setara (ditunjukkan dari koefisien) dan fase zat.
b.	Menuliskan besarnya perubahan entalpinya (ΔH) di ruas kanan. Untuk reaksi endotem ΔH bernilai positif dan reaksi eksoterm ΔH bernilai negatif.
c.	Jika persamaan termokimia dikalikan dengan angka tertentu, maka besarnya ΔH juga harus dikalikan dengan angka tersebut.
d.	Jika persamaan termokimia dibalik, maka besarnya ΔH akan berubah tanda dari negatif menjadi positif atau dari positif menjadi negatif.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Persamaan termokimiaC₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Arti dari persamaan termokimia yang diketahui[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ1. Menentukan jenis reaksiEntalpi Penguraian Standar (ΔH°d = Standard Enthalpy of Dissosiation)
Entalpi penguraian standar adalah perubahan entalpi dari penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya (adalah kebalikan dari entalpi pembentukan standar). Karena ΔH°d menrupakan kebalikan dari ΔHf°, maka tanda dari besarnya perubahan entalpi juga meruakan kebalikannya.
2. Menentukan reaksi yang terjadiΔH = -49 kJReaksi Eksoterm
Jika reaksi berlangsung dengan melepaskan/menghasilakan kalor dari sistem ke lingkungan maka reaksi disebut reaksi eksotem. Pelepasan kalor yang terjadi menyebabkan penurunan entalpi reaksi sehingga ΔH reaktan > ΔH produk, maka ΔH bertanda negatif.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJartinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Persamaan termokimia reaksi pembentukan https://brainly.co.id/tugas/1106031
Persamaan termokimia reaksi penguraian https://brainly.co.id/tugas/18687224
Persamaan termokimia reaksi pembakaran https://brainly.co.id/tugas/12259444#, https://brainly.co.id/tugas/12489214#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : TermokimiaKelas : XSemester : 1
Kode : 11.7.2Kata kunci : perubahan entalpi, persamaan termokimia, reaksi eksoterm, reaksi endotermC₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJartinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJPembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Termokimia}}}[/tex][tex]\mathbf{Perubahan~Entalpi~(\Delta H) }[/tex]
Entalpi (ΔH) adalah kalor reaksi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Bunyi hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat diubah menjadi bentuk yang lain. Oleh karena itu, energi suatu materi tidak dapat diukur, yang dapat diukur hanyalah perubahan energi (ΔE). Begitu juga dengan entalpi, entalpi tidak dapat diukur, tetapi hanya dapat mengukur perubahan entalpi (ΔH).  ΔH = Hp - Hr
dengan:  ΔH = perubahan entalpi
Hp = entalpi produk
Hr = entalpi reaktan atau pereaksi
Persamaan Termokimia
Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang menyertakan besarnya perubahan entalpinya (ΔH). Dalam penulisan persamaan termokimia disertakan pula jumlah mol zat yang bereaksi karena harus sesuai dengan stroikiometri reaksi yaitu jumlah mol zat sesuai dengan koefisien reaksinya.
a.	Persamaan termokimia harus dituliskan dalam persamaan reaksi yang sudah setara (ditunjukkan dari koefisien) dan fase zat.
b.	Menuliskan besarnya perubahan entalpinya (ΔH) di ruas kanan. Untuk reaksi endotem ΔH bernilai positif dan reaksi eksoterm ΔH bernilai negatif.
c.	Jika persamaan termokimia dikalikan dengan angka tertentu, maka besarnya ΔH juga harus dikalikan dengan angka tersebut.
d.	Jika persamaan termokimia dibalik, maka besarnya ΔH akan berubah tanda dari negatif menjadi positif atau dari positif menjadi negatif.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  Persamaan termokimiaC₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  Arti dari persamaan termokimia yang diketahui[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJ1. Menentukan jenis reaksiEntalpi Penguraian Standar (ΔH°d = Standard Enthalpy of Dissosiation)
Entalpi penguraian standar adalah perubahan entalpi dari penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya (adalah kebalikan dari entalpi pembentukan standar). Karena ΔH°d menrupakan kebalikan dari ΔHf°, maka tanda dari besarnya perubahan entalpi juga meruakan kebalikannya.
2. Menentukan reaksi yang terjadiΔH = -49 kJReaksi Eksoterm
Jika reaksi berlangsung dengan melepaskan/menghasilakan kalor dari sistem ke lingkungan maka reaksi disebut reaksi eksotem. Pelepasan kalor yang terjadi menyebabkan penurunan entalpi reaksi sehingga ΔH reaktan > ΔH produk, maka ΔH bertanda negatif.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]  C₆H₆(g) → 6C(s) + 3H₂(g)     ΔH = -49 kJartinya peruraian 1 mol benzena membebaskan kalor sebesar 49 kJ[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  Persamaan termokimia reaksi pembentukan https://brainly.co.id/tugas/1106031
Persamaan termokimia reaksi penguraian https://brainly.co.id/tugas/18687224
Persamaan termokimia reaksi pembakaran https://brainly.co.id/tugas/12259444#, https://brainly.co.id/tugas/12489214#                 [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]                             [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  Mapel : Kimia
Bab : TermokimiaKelas : XSemester : 1
Kode : 11.7.2Kata kunci : perubahan entalpi, persamaan termokimia, reaksi eksoterm, reaksi endoterm

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ionkovalen dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 25 May 16