Bagaimana caranya tau suatu reaksi kimia itu endotermik atau eksotermik

Berikut ini adalah pertanyaan dari KhasandraBi pada mata pelajaran Kimia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Bagaimana caranya tau suatu reaksi kimia itu endotermik atau eksotermik TANPA diberitau ΔH nya berapa. (Jadi cuma dikasih rumus reaksi kimianya aja)Tolong jelaskan dengan jelas dan gak belit - belit.
Kalau bisa kasih contoh juga.
Mkasih

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Persamaan Reaksi Endoterm

  • Reaksi penguraian.
  • Reaksi fotosintesis.
  • Perubahan wujud yang membutuhkan kalor (pencairan, penyubliman, dan penguapan).

Persaman Reaksi Eksoterm

  • Salah satu reaktan adalah O₂ (pembakaran, perkaratan, respirasi).
  • Menghasilkan H₂.
  • Reaksi pembentukan senyawa.
  • Reaksi netralisasi (asam & basa).
  • Perubahan wujud yang melepaskan kalor (pengembunan, pembekuan, dan pengkristalan).

PEMBAHASAN

Reaksi Endoterm

Reaksi endoterm adalah reaksi yang membutuhkan kalor sehingga menyerap kalor dari lingkungan. Oleh karena itu, lingkungan sekitarnya menjadi dingin karena kalornya diserap sistem. Persamaan reaksi ini memiliki perubahan entalpi bernilai positif. Namun, jika tidak diketahui perubahan entalpinya bisa melihat dari ciri-ciri persamaan reaksinya sebagai berikut.

  • Reaksi penguraian

Reaksi penguraian adalah penguraian 1 senyawa menjadi 2 senyawa atau lebih. Jadi, reaktannya hanya ada 1 senyawa, sedangkan produknya ada 2 atau lebih senyawa.

Contoh :

\begin{aligned}\sf{2~H_2O_{(l)}\longrightarrow 2~H_{2(g)}+O_{2(g)}}~~\rm{(Penguraian~air)}\end{aligned}

  • Reaksi fotosintesis

Reaksi fotosintesis membutuhkan kalor, persamaan reaksinya sebagai berikut.

\begin{aligned}\sf{6~CO_{2(aq)} + 6~H_2O_{(aq)}\longrightarrow C_6H_{12}O_{6(s)}+6~O_{2(g)}}\end{aligned}

  • Perubahan wujud yang membutuhkan kalor.

Perubahan wujud yang membutuhkan kalor, yaitu pencairan, penyubliman, dan penguapan.

∴Untuk mengetahui perubahan wujud ini, kita harus tahu simbol wujud zat, sebagai berikut.

Aqueous (aq) = larutan

Solid (s) = padatan

Gas (g) = gas

Liquid (l) = cairan/leburan/lelehan

∴Lalu perlu diingat perubahan- perubahan wujud zat, sebagai berikut.

Pencairan = padat ⇒ cair

Penyubliman = padat ⇒ gas

Penguapan = cair ⇒ gas

Contoh :

\begin{aligned}\sf{H_2O_{(s)}\longrightarrow H_2O_{(g)}}~~\rm{(Pencairan~air)}\end{aligned}

\begin{aligned}\sf{CO_{2(s)}\longrightarrow CO_{2(g)}}~~\rm{(Sublimasi~CO_2)}\end{aligned}

\begin{aligned}\sf{Br_{2(l)}\longrightarrow Br_{2(g)}}~~\rm{(Penguapan~Br_2)}\end{aligned}

Reaksi Eksoterm

Reaksi ini berlawanan dengan endoterm. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang melepaskan kalor ke lingkungannya sehingga lingkungannya menjadi panas. Persamaan reaksi ini memiliki perubahan entalpi bernilai negatif. Namun, jika tidak diketahui perubahan entalpinya bisa melihat dari ciri-ciri persamaan reaksinya sebagai berikut.

  • Salah satu reaktan adalah O₂

Persamaan reaksi yang salah satu reaktannya adalah O₂, yaitu pembakaran, perkaratan, dan respirasi. Reaktan selalu ada di sebelah kiri tanda panah.

Contoh :

\begin{aligned}\sf{CH_{4(g)}+2~O_{2(g)}\longrightarrow CO_{2(g)}+2~H_2O_{(g)}}~~\rm{(Pembakaran~Metana)}\end{aligned}

\begin{aligned}\sf{4~Fe_{(s)}+3~O_{2(g)}\longrightarrow 2~Fe_2O_{3(aq)}}~~\rm{(Korosi~Besi)}\end{aligned}

\begin{aligned}\sf{C_6H_{12}O_6+6~O_2\longrightarrow 6~CO_2+6~H_2O+ATP}~~\rm{(Respirasi)}\end{aligned}

  • Menghasilkan H₂

Jika menghasilkan H₂ akan membuat lingkungan menjadi panas. Jadi, salah satu produk dari reaksi ini adalah H₂.

Contoh :

\begin{aligned}\sf{2~Na+2~H_2O\longrightarrow 2~NaOH+H_2}\end{aligned}

\begin{aligned}\sf{Mg+H_2SO_4\longrightarrow MgSO_4+H_2}\end{aligned}

  • Reaksi pembentukan senyawa

Reaksi penguraian adalah pembentukan 1 senyawa dari 2 senyawa atau lebih. Jadi, produknya hanya ada 1 senyawa, sedangkan reaktannya ada 2 atau lebih senyawa.

Contoh :

\begin{aligned}\sf{CaO_{(s)}+H_2O_{(l)}\longrightarrow Ca(OH)_{2(aq)}}~~\rm{(Pembentukan~Kalsium~Hidroksida)}\end{aligned}

  • Reaksi netralisasi

Reaksi netralisasi adalah penetralan asam dan basa menghasilkan garam dan air. Jadi, 1 reaktannya bersifat asam dan 1 lagi bersifat basa.

Contoh :

\begin{aligned}\sf{H_2SO_{4(aq)}+NaOH_{(aq)}\longrightarrow Na_2SO_{4(aq)}+H_2O_{(l)}}\end{aligned}

  • Perubahan wujud yang melepaskan kalor

Perubahan wujud yang melepaskan kalor, yaitu pengembunan, pembekuan, dan pengkristalan. Untuk mengetahui perubahan wujud ini, kita harus tahu simbol wujud zat.

∴Lalu perlu diingat perubahan- perubahan wujud zat sebagai berikut.

Pengembunan = gas ⇒ cair

Pembekuan = cair ⇒ padat

Pengkristalan = gas ⇒ padat

Contoh :

\begin{aligned}\sf{2~H_{2(g)}+O_{2(g)}\longrightarrow 2~H_2O_{(l)}}~~\rm{(Pengembunan)}\end{aligned}

\begin{aligned}\sf{H_{2}O_{(l)}\longrightarrow 2~H_2O_{(s)}}~~\rm{(Pembekuan)}\end{aligned}

Kesimpulan

Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor, sedangkan reaksi eksoterm adalah reaksi yang melepaskan kalor.

\red{\boxed{\pink{\diamond}\blue{\bf{Semoga~Membantu}}\pink{\diamond}}}

PELAJARI LEBIH LANJUT

DETAIL JAWABAN

Kelas  : 11

Mapel : Kimia

Materi : Termokimia

Kode Kategorisasi : 11.7.2

Kata Kunci : Persamaan Reaksi Endoterm dan Eksoterm

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh AdindaAsa dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 11 May 21