salat sunah berjamaah atau munfarid dan ketentuannya.​

Berikut ini adalah pertanyaan dari Nasyaolivia pada mata pelajaran Sejarah untuk jenjang Sekolah Dasar

Salat sunah berjamaah atau munfarid dan ketentuannya.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah salat fardu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, 'Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan [salat] sunah?' Jika memiliki amalan salat sunah, sempurnakan amalan salat fardu dengan amal salat sunahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardu lainnya seperti tadi," (H.R. Ibnu Majah).

Salat sunah berbeda dari salat wajib, pengerjaannya dianjurkan dan memperoleh pahala. Namun, jika tidak dikerjakan, tidak dikenai dosa.

dibaca normal 7 menit

Home Pendidikan

Jenis Shalat Sunah Berjemaah & Munfarid, Ketentuan dan Tata Caranya

Penulis: Abdul Hadi

26 Maret 2021

View non-AMP version at tirto.id

Jenis Shalat Sunah Berjemaah & Munfarid, Ketentuan dan Tata Caranya

Shalat sunah berjamaah dan mufarid, macam-macam shalat sunah, ketentuan, serta tata caranya.

tirto.id - Salat sunah merupakan ibadah yang dianjurkan Islam. Fungsinya adalah sebagai pelengkap ibadah wajib.

Jika ada kekurangan di ibadah wajib, maka amalan sunah akan menambalnya.

Advertising

Advertising

Dalil anjuran mengenai salat sunah ini tergambar dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah salat fardu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, 'Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan [salat] sunah?' Jika memiliki amalan salat sunah, sempurnakan amalan salat fardu dengan amal salat sunahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardu lainnya seperti tadi," (H.R. Ibnu Majah).

Salat sunah berbeda dari salat wajib, pengerjaannya dianjurkan dan memperoleh pahala. Namun, jika tidak dikerjakan, tidak dikenai dosa.

Dari sisi pelaksanaannya, salat sunah terbagi menjadi tiga yaitu:

(1) Salat sunah yang lazimnya dikerjakan berjemaah. Contohnya, salat Idulfitri, Iduladha, Istiska, dan salat gerhana;

(2) Salat sunah yang lazimnya dikerjakan sendirian atau munfarid, seperti salat Rawatib, Istikharah, dan salat Tahiyat Masjid; dan

(3) Salat sunah yang dapat dikerjakan berjemaah dan dapat dikerjakan munfarid. Contohnya adalah salat Tarawih, Witir, Duha, Tahajud, dan salat Tasbih.

Penjelasan:

Penjelasan berikut ini akan menjabarkan mengenai salat sunah yang dapat dikerjakan berjamaah dan juga munfarid.

klo salah maaf :(

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh srisusanti1231 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 30 Jan 22