Apakah Laos membantu Indonesia dibidang pendidikan dan apa saja yang

Berikut ini adalah pertanyaan dari sharikkakeola pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Apakah Laos membantu Indonesia dibidang pendidikan dan apa saja yang Laos bantu?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:
ya
Penjelasan:
Hubungan Indonesia dengan Laos adalah hubungan bilateral antara Indonesia dan Laos. hubungan diplomatik didirikan pada 1957. Indonesia memiliki kedutaan besar di Vientiane, Laos sementara memiliki kedutaan besar di Jakarta. Indonesia mendukung dan menyambut keanggotaan Laos dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 23 Juli 1997. Laos dan Indonesia sepakat untuk meningkatkan hubungan dan fokus pada upaya mengeksplorasi potensi kerja sama kedua negara di bidang perdagangan dan investasi. Kedua negara menyatakan keinginannya untuk mencapai kesepakatan lebih lanjut terkait dengan sektor keamanan, pariwisata, olahraga, transportasi udara, dan pendidikan. Kedua belah pihak juga akan bekerja sama dalam kerjasama dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk memastikan Komunitas ASEAN didirikan pada tahun 2015.

Indonesia dan Vietnam sepakat untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan memperkuat peran bersama dalam stabilitas dan perdamaian kawasan dan global, dalam pertemuan Menteri Luar Negeri kedua negara.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Senin, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bertemu dengan Menlu Vietnam, Pham Binh Minh, di Hanoi, Vietnam, Senin.

“Pertemuan ini merupakan momentum yang tepat karena Indonesia dan Vietnam akan memperingati 65 tahun hubungan bilateral kedua negara tahun 2020. Kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerjasama sekaligus penguatan kontribusi bagi stabilitas dan perdamaian di kawasan dan global” kata Menlu.

Sebagai mitra strategis, Indonesia dan Vietnam telah sepakat untuk terus memperkuat relasi, terutama dalam kerjasama ekonomi, peningkatan perdagangan bilateral, investasi, kemajuan dalam bidang keterhubungan udara, dan penyelesaian negosiasi Zona Ekonomi Ekslusif.

Pertemuan kedua Menlu di Hanoi itu dilakukan dalam rangka konsultasi terkait isu-isu ASEAN, mengingat Vietnam akan mengambil posisi keketuaan pada tahun 2020 mendatang. Selain itu, kedua negara juga akan menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun yang sama.

Terkait hal tersebut, Indonesia dan Vietnam membahas inisiatif Indonesia untuk menindaklanjuti Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik (ASEAN Outlook on Indo-Pacific) melalui penyelenggaraan ”ASEAN-WEF Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum” pada pertengahan tahun 2020 di Jakarta.

Keduanya juga menekankan perlunya ASEAN untuk terus memajukan isu perempuan, perdamaian dan keamanan sebagai salah satu prioritasprioritaskeketuaan Vietnam.

Isu-isu lain yang dibahas dalam pertemuan itu termasuk perhatian kedua Menteri pada perkembangan isu Rakhine State, Myanmar, termasuk peran ASEAN dalam penyelesaian masalah di sana dan percepatan proses repatriasi pengungsi dari Bangladesh.

Indonesia juga mengangkat pentingnya peninjauan kembali kerangka acuan ASEAN Inter-Governmental Commission on Human Rights (AICHR) untuk mencapai mandat yang berimbang antara pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di kawasan, serta kelanjutan negosasi Code of Conduct (COC) of Parties in the South China Sea yang pada tahun 2020 akan berlanjut ke tahap pembacaan kedua.


Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ramadhanifadhillah23 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 08 May 22