Langkah antisipasi dari Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta

Berikut ini adalah pertanyaan dari dimazlinkin2130 pada mata pelajaran Sejarah untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Langkah antisipasi dari Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk menghadapi Kedatangan Pasukan AFNEI yang diboncengi NICA (Belanda)​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Pada saat kedatangan Pasukan AFNEI yang diboncengi oleh NICA (Belanda) ke Indonesia, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta mengambil beberapa langkah antisipasi untuk menghadapinya. Berikut adalah beberapa langkah yang mereka ambil:

1. Membentuk Pemerintahan Darurat: Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1948. Langkah ini diambil untuk menjaga kontinuitas pemerintahan dan memberikan kewenangan kepada PDRI untuk menghadapi Pasukan AFNEI dan NICA.

2. Memobilisasi Pasukan TNI: Pemerintah Republik Indonesia memobilisasi pasukan TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk menghadapi Pasukan AFNEI dan NICA. Pasukan TNI diorganisir dan diperkuat guna memberikan perlawanan terhadap pasukan asing yang berusaha mengintervensi kemerdekaan Indonesia.

3. Menggalang Dukungan Internasional: Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta melakukan upaya diplomasi untuk mendapatkan dukungan internasional dalam perjuangan melawan Pasukan AFNEI dan NICA. Mereka mengirim delegasi ke berbagai negara dan organisasi internasional untuk memperoleh pengakuan dan dukungan bagi kemerdekaan Indonesia.

4. Menggerakkan Rakyat: Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta menggerakkan rakyat Indonesia untuk bersatu dan melawan Pasukan AFNEI dan NICA. Mereka menggalang semangat perlawanan rakyat melalui pidato-pidato dan pernyataan-pernyataan yang menginspirasi.

5. Menyusun Strategi Perlawanan: Pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta menyusun strategi perlawanan terhadap Pasukan AFNEI dan NICA. Mereka melakukan koordinasi dengan pimpinan militer dan melakukan taktik gerilya serta perlawanan secara politik dan diplomasi.

6. Menjalin Kerja Sama dengan Gerakan Kemerdekaan: Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta menjalin kerja sama dengan gerakan kemerdekaan yang ada di dalam negeri, seperti Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindra) dan Tentara Rakyat Indonesia (TRI). Melalui kerja sama ini, mereka berupaya memperkuat perlawanan terhadap Pasukan AFNEI dan NICA.

7. Menyebarkan Informasi: Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta menyebarkan informasi tentang keadaan yang sebenarnya kepada rakyat Indonesia dan dunia internasional. Hal ini dilakukan untuk melawan propaganda Pasukan AFNEI dan NICA yang berusaha menghancurkan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Langkah-langkah tersebut diambil untuk memperkuat perlawanan terhadap Pasukan AFNEI dan NICA, serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Meskipun perjuangan tidak mudah,

langkah-langkah tersebut membantu Indonesia dalam melawan pasukan asing dan memperoleh pengakuan internasional terhadap kemerdekaannya.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh YesusTuhankuAjaib dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 15 Aug 23