Tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa di bawah gubernur jendral

Berikut ini adalah pertanyaan dari harrisdian4669 pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa di bawah gubernur jendral johannes van den bosh adalah

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

» PENDAHULUAN

Sistem tanam paksa adalah sistem yang mengharuskan rakyat melaksanakan proyek penanaman tanaman ekspor di bawah paksaan pemerintah kolonial sejak tahun 1830. Sistem tanam paksaterjadi pada masa pemerintahanVan Den Bosch dari pemerintah kolonial Belanda. Sistem tanam paksapada masa penjajahan Belanda disebutcultuurstelsel.

LATAR BELAKANG SISTEM TANAM PAKSA

Sistem tanam paksa yang dilakukan oleh pemerintah koloni Belanda dilaksanakan karena adanya sejumlah peristiwa dan kondisi, diantara sebagai berikut:

  • Kas negara Belanda kosong dan utang yang ditanggung Belanda cukup berat.
  • Belanda menghabiskan biaya yang besar karena terlibat dalam peperangan di Napoleon Bonaparte (Eropa).
  • Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak.

TOKOH PENCETUS SISTEM TANAM PAKSA

Tokoh pencetus sistem tanam paksa adalah Van Den Bosch.Tugas utama Van Den Bosch adalahuntuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari negeri yang dijajahnya untuk melunasi hutang Belanda dan mengisi kas Belanda yang kosong.

Biodata singkat mengenai Van Den Bosch:

  • Nama: Johannes Graaf Van Den Bosch.
  • Van Den Bosch dilahirkan di: Herwijnen, Provinsi Gelderland, Belanda.
  • Lahir: 1 Februari 1780
  • Wafat: 28 Januari 1844
  • Van Den Bosch adalah Gubernur Hindia Belanda yang ke-43.
  • Tahun Pemerintah: Tahun pemerintahan Van Den Bosch antara tahun 1830 – 1834.

SISTEM TANAM PAKSA DI PULAU JAWA

Sistem tanam paksa juga terjadi di pulau Jawa. Tujuan tanam paksa adalah merangsang produksi dan ekspor komoditas pertanian yang laku di pasar dunia.

PERATURAN SISTEM TANAM PAKSA

Peraturan pokok sistem tanam paksa terdapat dalam lembaran negara Staatblad Tahun 1834 No. 22. Aturan ini diterbitkan beberapa tahun setelah tanam paksa dijalankan di Pulau Jawa. Aturan tanam paksa yaitu:

  • Tanah yang disediakan penduduk tersebut bebas dari pajak tanah.
  • Kegagalan panen yang bukan karena kesalahan petani akan menjadi tanggungan pemerintah.
  • Bagi yang tidak memiliki tanah akan dipekerjakan pada perkebunan atau pabrik-pabrik milik pemerintah selama 65 hari setiap tahun.

PENYIMPANGAN SISTEM TANAM PAKSA

Adapun penyimpangan dari sistem tanam paksa yang dilakukan oleh kolonial Belanda. Antara lain:

  • Pelaksanaan cultuurstelsel seharusnya sukarela, tetapi dilaksanakan dengan cara-cara paksaan.
  • Pemerintah kolonial Belanda memanfaatkan bupati dan kepala desa untuk memaksa rakyat agar menyerahkan tanah mereka.
  • Kegagalan panen menjadi tanggung jawab petani.

» PEMBAHASAN SOAL

Soal:

  • Tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa di bawah Gubernur Jendral Johannes Van Den Bosh adalah . . .

Jawab:

Tujuan dari penerapan kebijakan tanam paksa yang dilakukan oleh Gubernur Jendral Johannes Van Den Bosh antara lain:

  • Menyelamatkan Negara Belanda dari kebangkrutan Ekonomi.
  • Untukmelunasi hutangBelanda.
  • Untuk mengisi kas Belanda yang kosong.
  • Memberi suntikan dana untuk membiayai peperangan yang dilakukan di Eropa dan di Indonesia.
  • Untuk menutupi defisit anggaran pemerintah Belanda.

» PELAJARI LEBIH LANJUT

1). Alasan Belanda melaksanakan sistem tanam paksa:

» yomemimo.com/tugas/4423804

2). Tujuan dari sistem tanam paksa:

» yomemimo.com/tugas/2364822

3). Tokoh-tokoh sistem tanam paksa:

» yomemimo.com/tugas/4674503

» DETAIL JAWABAN

  • Mapel: Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  • Kelas: V SD/MI
  • Materi: Sistem Tanam Paksa
  • Bab: 3 – Tema 7 Subtema 1
  • Kode Soal: 10
  • Kode Kategorisasi: 5.10.3
  • Kata Kunci: Sistem Tanam Paksa, Tujuan Sistem Tanam Paksa.

#SemangatBelajar

» PENDAHULUANSistem tanam paksa adalah sistem yang mengharuskan rakyat melaksanakan proyek penanaman tanaman ekspor di bawah paksaan pemerintah kolonial sejak tahun 1830. Sistem tanam paksa terjadi pada masa pemerintahan Van Den Bosch dari pemerintah kolonial Belanda. Sistem tanam paksa pada masa penjajahan Belanda disebut cultuurstelsel.› LATAR BELAKANG SISTEM TANAM PAKSASistem tanam paksa yang dilakukan oleh pemerintah koloni Belanda dilaksanakan karena adanya sejumlah peristiwa dan kondisi, diantara sebagai berikut:Kas negara Belanda kosong dan utang yang ditanggung Belanda cukup berat.Belanda menghabiskan biaya yang besar karena terlibat dalam peperangan di Napoleon Bonaparte (Eropa).Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak.› TOKOH PENCETUS SISTEM TANAM PAKSATokoh pencetus sistem tanam paksa adalah Van Den Bosch. Tugas utama Van Den Bosch adalah untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari negeri yang dijajahnya untuk melunasi hutang Belanda dan mengisi kas Belanda yang kosong. Biodata singkat mengenai Van Den Bosch:Nama: Johannes Graaf Van Den Bosch.Van Den Bosch dilahirkan di: Herwijnen, Provinsi Gelderland, Belanda.Lahir: 1 Februari 1780Wafat: 28 Januari 1844Van Den Bosch adalah Gubernur Hindia Belanda yang ke-43.Tahun Pemerintah: Tahun pemerintahan Van Den Bosch antara tahun 1830 – 1834.› SISTEM TANAM PAKSA DI PULAU JAWASistem tanam paksa juga terjadi di pulau Jawa. Tujuan tanam paksa adalah merangsang produksi dan ekspor komoditas pertanian yang laku di pasar dunia. › PERATURAN SISTEM TANAM PAKSAPeraturan pokok sistem tanam paksa terdapat dalam lembaran negara Staatblad Tahun 1834 No. 22. Aturan ini diterbitkan beberapa tahun setelah tanam paksa dijalankan di Pulau Jawa. Aturan tanam paksa yaitu:Tanah yang disediakan penduduk tersebut bebas dari pajak tanah.Kegagalan panen yang bukan karena kesalahan petani akan menjadi tanggungan pemerintah.Bagi yang tidak memiliki tanah akan dipekerjakan pada perkebunan atau pabrik-pabrik milik pemerintah selama 65 hari setiap tahun.› PENYIMPANGAN SISTEM TANAM PAKSAAdapun penyimpangan dari sistem tanam paksa yang dilakukan oleh kolonial Belanda. Antara lain:Pelaksanaan cultuurstelsel seharusnya sukarela, tetapi dilaksanakan dengan cara-cara paksaan. Pemerintah kolonial Belanda memanfaatkan bupati dan kepala desa untuk memaksa rakyat agar menyerahkan tanah mereka.Kegagalan panen menjadi tanggung jawab petani.» PEMBAHASAN SOALSoal:Tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa di bawah Gubernur Jendral Johannes Van Den Bosh adalah . . .Jawab:Tujuan dari penerapan kebijakan tanam paksa yang dilakukan oleh Gubernur Jendral Johannes Van Den Bosh antara lain:Menyelamatkan Negara Belanda dari kebangkrutan Ekonomi.Untuk melunasi hutang Belanda.Untuk mengisi kas Belanda yang kosong.Memberi suntikan dana untuk membiayai peperangan yang dilakukan di Eropa dan di Indonesia.Untuk menutupi defisit anggaran pemerintah Belanda.» PELAJARI LEBIH LANJUT1). Alasan Belanda melaksanakan sistem tanam paksa:» brainly.co.id/tugas/44238042). Tujuan dari sistem tanam paksa:» brainly.co.id/tugas/23648223). Tokoh-tokoh sistem tanam paksa:» brainly.co.id/tugas/4674503» DETAIL JAWABANMapel: Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)Kelas: V SD/MIMateri: Sistem Tanam PaksaBab: 3 – Tema 7 Subtema 1Kode Soal: 10Kode Kategorisasi: 5.10.3Kata Kunci: Sistem Tanam Paksa, Tujuan Sistem Tanam Paksa.#SemangatBelajar

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh mmangadii dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 06 Mar 22