Jelaskan tiga organisasi pergerakan yang bersifat nasional

Berikut ini adalah pertanyaan dari raisa3933 pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Jelaskan tiga organisasi pergerakan yang bersifat nasional

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:Kelas: IX

Mata Pelajaran: IPS  

Materi: Pergerakan Nasional

Kata Kunci: Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional

Pembahasan:

 

Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional yang bersifat kebangsaan,

 

1. Indische Partij

 

Berdiri: 25 Desember 1912

Pendiri: Suwardi Suryadiningrat, Cipto Mangunkusumo dan Ernest Douwes Dekker

 

Tujuan: menuntut kemerdekaan Indonesia dan menyatukan semua golongan yang ada di Indonesia, baik golongan Indonesia asli maupun golongan Indo, Cina, Arab, dan sebagainya

 

2. Partai Nasional Indonesia

 

Berdiri: 4 Juli 1927 (sebagai “Perserikatan Indonesia”)

 

Pendiri: Cipto Mangunkusumo, Mr. Sartono, Mr. Iskaq Tjokrohadisuryo, dan Mr. Sunaryo.

 

Tujuan:  memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

 

3. Indische Vereeniging ( Perhimpunan Hindia)

 

Berdiri: 1908  

 

Pendiri: Soetan Kasajangan Soripada dan R.M. Noto Soeroto      

 

Tujuan: sebagai perhimpunan para pelajar Indonesia yang sedang belajar di Belanda  

 

4. Budi Utomo

 

Berdiri: 3-5 Oktober 1908  

 

Pendiri: dr. Soetomo dan dr. Wahidin Sudirohusodo    

 

Tujuan:  Bergerak pada bidang pendidikan dan kebudayaan

 

5. Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia

 

Berdiri: 1926  

 

Pendiri: RT Djaksodipoera, Soegondo Djoyopuspito, Soewirjo, Goelarso, Darwis, dan Abdoellah Sigit    

 

Tujuan:  Menyatukan pelajar perguruan tinggi di Indonesia saat itu yaitu pelajar STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen, sekarang Fakultas Kedokteran UI), THS (Technische Hoogeschool te Bandoeng, sekarang ITB) dan RHS (Rechtshoogeschool te Batavia, sekarang Fakultas Hukum UI).

 

Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional yang bersifat keagamaan:

 

1. Muhammadiyah

 

Berdiri: 18 November 1912

 

Pendiri: H. Ahmad Dahlan    

 

Tujuan:  Pengembalian ajaran Islam secara murni menurut Al-Qur’an dan Hadits, serta peningkatan pendidikan dan pengajaran yang berlandaskan agama Islam

 

2. Nahdlatul Ulama

 

Berdiri: 21 Januari 1926 K.H. Hasyim Asy’ari

 

Pendiri: K.H. Hasyim Asy’ari  

 

Tujuan:  menegakkan syariat Islam berdasarkan Mazhab Syafii

 

3. Sarekat Islam

 

Berdiri: 16 Oktober 1905

 

Pendiri: Haji Samanhudi  

 

Tujuan:  menentang politik Belanda memberi keleluasaan masuknya pedagang asing untuk menguasai ekonomi rakyat pada masa itu

 

4. Muda Kristen Jawi

 

Berdiri:  1920

 

Pendiri:  Sarwoko, Sutjipto Wirowidjojo, Sarasto, Pdt. S. Brotosuwignyo

 

Tujuan:  Sebagai persatuan para pemuda Jawa yang beragama Kristen. Nama organisasi kemudian berubah menjadi “Perkumpulan Pemuda Kristen” dan mencakup pemuda se-Indonesia.

 

5. Jong Islamieten Bond

 

Berdiri:  1 Januari 1925

 

Pendiri:   Raden Samsurijal, Wibowo Purbohadidjojo, Syahbuddin Latif

 

Tujuan:  menyelenggarakan kursus-kursus pendidikan dan mempererat persatuan bagi pemuda dan pelajar Islam Hindia Belanda

 

Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional yang bersifat kedaerahan:

 

1. Jong Java

 

Berdiri: 7 Maret 1915, dengan nama “Tri Koro Darmo” (Tiga Tujuan Mulia).

 

Pendiri: Satiman Wiryosanjoyo dan Soenardi, (yang kemudian dikenal sebagai Mr.Wongsonegoro).

 

Tujuan: membangkitkan dan mempertajam perasaan untuk segala bahasa dan kebudayaan Indonesia. Tri Koro Darmo.

 

Nama organisasi kemudian diubah menjadi “Jong Java” pada 12 Juni 1918 dalam kongres I-nya yang diadakan di Solo.

 

2. Jong Sumatranen Bond

 

Berdiri: 9 Desember 1917

 

Pendiri: Mohammad Amir dan Bahder Djohan.

 

Tujuan. mempererat hubungan di antara murid-murid yang berasal dari Sumatra, mendidik pemuda Sumatra untuk menjadi pemimpin bangsa serta mempelajari dan mengembangkan budaya Sumatra

 

3. Jong Minahasa

 

Berdiri: 25 April 1919

 

Pendiri: Sam Ratulangi

 

Tujuan.Mempersatukan para pemuda Minahasa (dari Sumatera Utara) yang belajar di Batavia (nama Jakarta saat itu)

 

4. Jong Ambon

 

Berdiri: 9 Mei 1920

 

Pendiri: A.J. Patty dan Johannes Latuharhary

 

Tujuan. menggalang persatuan dan mempererat tali persaudaraan di kalangan pemuda-pemuda yang berasal dari daerah Ambon (Maluku).

 

5. Paguyuban Pasundan

 

Berdiri: 20 Juli 1913

 

Pendiri: D. K. Ardiwinata dan Dayat Hidayat

 

Tujuan. melestarikan budaya Sunda dengan melibatkan bukan hanya orang Sunda tapi semua yang mempunyai kepedulian terhadap budaya Sunda

Penjelasan: semoga bermanfaat jadiin yang terbaik ya TvT

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh yanmer61 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 20 Aug 21