apa saja bentuk-bentuk perlawanan Sultan HasanuddinTOLONG DI JAWAB YAPLIS​

Berikut ini adalah pertanyaan dari fitriyeni120685 pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Apa saja bentuk-bentuk perlawanan Sultan Hasanuddin



TOLONG DI JAWAB YA

PLIS​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Hasanuddin, Sultan Hasanuddin merupakan seorang Sultan dari Kesultanan Gowa yang ke-16 dan juga merupakan pahlawan nasional Indonesia.

Sultan Hasanuddin memiliki nama asli Muhammad Bakir I Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape. Sultan Hasanuddin lahir pada tanggal 12 Januari 1631 di Makassar.

Sejak masih kecil, Sultan Hasanuddin sudah dikenal memiliki jiwa kepemimpinan, cerdas, dan juga pandai berdagang. Oleh karena hal tersebutlah Sultan Hasanuddin dapat memiliki jaringan dagang yang bagus, bahkan juga memiliki hubungan dengan orang asing Pada pertengahan abad ke-17, Kompeni Belanda atau VOC berupaya untuk melakukan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku.

Selain itu, mereka juga memaksa orang-orang negeri atau pribumi untuk menjual rempah-rempah kepada Belanda dengan harga yang telah ditentukan oleh mereka.

Pihak Kompeni Belanda juga melakukan penebangan pohon pala dan cengkih di beberapa tempat, hal ini bertujuan supaya pasokan rempah-rempah tidak terlalu banyak sehingga harganya akan menjadi mahal karena telah ditentukan oleh pihak Kompeni Belanda.

Melihat hal tersebut, Sultan Hasanuddin tidak setuju dan menolak dengan apa yang dilakukan oleh pihak Kompeni Belanda.

Sultan Hasanuddin berusaha untuk mengingatkan pihak Kompeni Belanda supaya dapat berdagang secara adil dan menguntungkan bagi semua pihak.Namun ajakan Sultan Hasanuddin tentu saja ditolak oleh pihak Kompeni Belanda. Karena terus dirugikan oleh kebijakan monopoli dagang Kompeni Belanda, pertempuran antara rakyat Makassar dengan VOC pun tidak dapat dihindarkan. Pertempuran pertama akhirnya meletus pada tahun 1633.

Kemudian pada tahun 1654 VOC terus berusaha untuk melakukan blokade dengan menghalang-halangi pedagang yang akan keluar masuk ke Pelabuhan Makassar.

Kemudian pada tahun 1660, VOC Belanda melakukan penyerangan terhadap Makassar namun belum berhasil menaklukan Kesultanan Gowa.Karena gagal dalam penyerangan sebelumnya, kemudian pasukan VOC pada pertempuran selanjutnya yang terjadi pada tahun 1666-1667 dibantu oleh pasukan Raja Bone yang bernama Aru Palaka dan juga pasukan Kapten Yonker dari Ambon.

Karena bantuan itulah, akhirnya VOC berhasil menaklukan Kesultanan Gowa, perlawanan rakyat yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin pun akhirnya gagal.

Salah satu penyebab kegagalan dari perlawanan Sultan Hasanuddin beserta rakyatnya adalah politik adu domba VOC, hal tersebut membuat Aru Palaka yang merupakan Raja Kerajaan Bone turut membantu penyerangan yang dilakukan VOC.

Sultan Hasanuddin pun dengan terpaksa menandatangani perjanjian Bongaya pada tahun 1667, tentu saja isi perjanjian tersebut sangat merugikan rakyat kesultanan Gowa kala itu.

Demikianlah ulasan singkat mengenai alasan melakukan perlawanan, bentuk-bentuk perlawanan, dan hasil perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Kesultanan Gowa yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin . Alasan Melakukan Perlawanan:

Kompeni Belanda atau VOC berupaya untuk melakukan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku. Selain itu, mereka juga memaksa orang-orang negeri atau pribumi untuk menjual rempah-rempah kepada Belanda dengan harga yang telah ditentukan oleh mereka.VOC juga melakukan blokade ekonomi dengan menghalang-halangi pedagang yang akan keluar masuk ke Pelabuhan Makassar.

Bentuk-Bentuk Perlawanan:

Pertempuran antara rakyat Makassar dengan VOC pun tidak dapat dihindarkan. Pertempuran pertama akhirnya meletus pada tahun 1633.

Kemudian pada tahun 1654 VOC terus berusaha untuk melakukan blokade dengan menghalang-halangi pedagang yang akan keluar masuk ke Pelabuhan Makassar.

Kemudian pada tahun 1660, VOC Belanda melakukan penyerangan terhadap Makassar namun belum berhasil menaklukan Kesultanan Gowa.

Karena gagal dalam penyerangan sebelumnya, kemudian pasukan VOC pada pertempuran selanjutnya yang terjadi pada tahun 1666-1667 dibantu oleh pasukan Raja Bone yang bernama Aru Palaka dan juga pasukan Kapten Yonker dari Ambon.Hasil Perlawanan:

VOC berhasil menaklukan Kesultanan Gowa, perlawanan rakyat yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin pun akhirnya gagal.

Salah satu penyebab kegagalan dari perlawanan Sultan Hasanuddin beserta rakyatnya adalah politik adu domba VOC, hal tersebut membuat Aru Palaka yang merupakan Raja Kerajaan Bone turut membantu penyerangan yang dilakukan VOC.

Sultan Hasanuddin pun dengan terpaksa menandatangani perjanjian Bongaya pada tahun 1667, tentu saja isi perjanjian tersebut sangat merugikan rakyat kesultanan Gowa kala itu.

Demikianlah kunci jawaban kelas 5 SD mata pelajaran IPS tema 7 subtema 3, tabel mengenai nama pahlawan, asal daerah, alasan melakukan perlawanan, bentuk-bentuk perlawanan, dan hasil perlawanan.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh gusabhirama dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 17 May 22