1. Dalam kehidupan pasti kita pernah mendengar perkataan "Don't judge

Berikut ini adalah pertanyaan dari igopalsuck pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

1. Dalam kehidupan pasti kita pernah mendengar perkataan "Don't judge a book by its cover". Jelaskan kaitan pernyataan tersebut dengan konsep inferensi sosial yang Saudara ketahui!2. Berikan contoh penerapan dari salah satu teori-teori atribusi yang Saudara kuasai!
3. Terdapat dua metode yang menjelaskan bagaimana perilaku dapat mempengaruhi sikap. Jelaskan kedua metode tersebut dan berikan contoh dalam lingkungan Anda sehari-hari!


Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Penjelasan:

1. Pernyataan "Don't judge a book by its cover" mengacu pada konsep inferensi sosial yang melibatkan penilaian atau kesimpulan terhadap seseorang berdasarkan penampilan luar atau kesan awal yang mungkin tidak akurat. Konsep ini berkaitan dengan bagaimana kita membuat inferensi tentang orang lain berdasarkan informasi yang terbatas atau permukaan.Dalam konteks inferensi sosial, penilaian berdasarkan penampilan luar atau kesan awal dapat mengarah pada stereotip, prasangka, atau diskriminasi. Kita cenderung membuat inferensi tentang kepribadian, kualitas, atau kemampuan seseorang berdasarkan tampilan fisik mereka atau hal-hal yang terlihat di permukaan, seperti pakaian, gaya rambut, atau bahasa tubuh.

Konsep inferensi sosial memahami bahwa untuk memahami orang secara menyeluruh, kita perlu mencari informasi lebih lanjut, melibatkan komunikasi, dan mempertimbangkan konteks dan pengalaman mereka. Ini memungkinkan kita untuk melihat di luar penampilan luar dan memberi kesempatan bagi seseorang untuk memperlihatkan siapa mereka sebenarnya.

2. Contoh Atribusi Internal:

Atribusi internal positif: Seseorang mungkin menganggap bahwa siswa tersebut memiliki pengetahuan matematika yang buruk atau kurang usaha dalam belajar.

Atribusi internal negatif: Seseorang mungkin berpendapat bahwa siswa tersebut malas atau tidak cerdas dalam memahami konsep matematika.

3. Dua metode:

A. Teori Kognitif-Konsistensi:

Teori ini menyatakan bahwa manusia cenderung mencari konsistensi antara sikap, keyakinan, dan perilaku mereka. Jika ada ketidaksesuaian antara sikap dan perilaku, individu cenderung merasa tidak nyaman dan akan berupaya untuk mengurangi ketidaksesuaian tersebut. Hal ini dapat terjadi melalui perubahan sikap atau perubahan perilaku.

Contoh: Seorang teman Anda selalu mengklaim dirinya sebagai pecinta lingkungan dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan, tetapi sering kali membuang sampah plastik secara sembarangan. Ketidaksesuaian antara sikap deklaratif dan perilaku teman Anda dapat memicu perasaan tidak nyaman dan inkonsistensi kognitif. Ini dapat menyebabkan dia mengubah perilakunya dan mulai membuang sampah secara bertanggung jawab untuk menjaga konsistensi antara sikap dan perilaku.

B. Teori Penerimaan-Aksi:

Teori ini berpendapat bahwa perilaku seseorang dapat mempengaruhi sikapnya melalui mekanisme penerimaan-aksi. Ketika seseorang melakukan tindakan tertentu, mereka cenderung merasakan tanggung jawab atau komitmen terhadap tindakan tersebut. Perasaan tanggung jawab ini kemudian mempengaruhi pembentukan atau perubahan sikap mereka untuk sesuai dengan tindakan yang telah dilakukan.

Contoh: Seorang individu yang awalnya tidak tertarik atau kurang setuju dengan gerakan sosial tertentu, seperti gerakan anti-kekerasan, memutuskan untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam unjuk rasa yang damai melawan kekerasan. Melalui aksi tersebut, mereka merasakan tanggung jawab dan komitmen terhadap gerakan tersebut. Seiring waktu, sikap mereka secara bertahap dapat berubah menjadi lebih mendukung gerakan anti-kekerasan sebagai hasil dari partisipasi mereka dalam tindakan itu.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ramonesedan90 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 16 Aug 23