Pada tahun 2017 tercatat Indonesia memiliki 152.282 unit koperasi. Jenis

Berikut ini adalah pertanyaan dari lusruntujuliana pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Pada tahun 2017 tercatat Indonesia memiliki 152.282 unit koperasi. Jenis koperasi berdasarkan jenis usahanya yang paling banyak di Indonesia yaitu koperasi konsumsi sebanyak 97.931 unit. Namun, dibalik jumlahnya yang melimpah, kontribusi koperasi untuk pembangunan, khususnya produk domestik bruto (PDB) masih dikatakan kecil yaitu sebesar 4%. Seperti yang diketahui, koperasi merupakan soko quru (penyangga utama) perekonomian Indonesia, dimana keberadaannya diharapkan mampu membantu kesejahteraan rakyat. Namun, kenyataannya koperasi mengalami penurunan performa akibat berbagai permasalahan yang terjadi, beberapa permasalahan itu terdapat pada: kualitas sumber daya manusia, modal, manajerial, dan rendahnya kesadaran anggota koperasi. http://bemfeb-unud.com/2019/07/14/mundumya-koperasi-indonesia-salah-sistem-atau-salah- Sumber: organisasi/ Dalam kondisi yang masih serba lemah seperti diungkapkan di atas analisislah apa yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi ekonomi yang sudah di depan mata!​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Dalam menghadapi globalisasi ekonomi yang semakin nyata, terutama dengan tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh koperasi di Indonesia, beberapa langkah yang dapat diambil adalah sebagai berikut:

1. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Fokus pada peningkatan kualitas anggota koperasi melalui pelatihan dan pendidikan yang relevan. Ini termasuk melatih anggota untuk memiliki keterampilan manajerial, keahlian dalam pemasaran dan penjualan, manajemen keuangan, dan pemahaman tentang pengelolaan usaha koperasi.

2. Penguatan Modal dan Keuangan: Meningkatkan akses koperasi terhadap modal dan sumber daya keuangan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Ini dapat dilakukan melalui kerjasama dengan lembaga keuangan, program pembiayaan khusus untuk koperasi, atau pengembangan kemitraan dengan investor atau pihak lain yang tertarik untuk mendukung koperasi.

3. Perbaikan Manajemen Koperasi: Meningkatkan kapasitas manajemen koperasi melalui pengembangan sistem manajemen yang efektif, penggunaan teknologi informasi yang tepat, dan peningkatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Hal ini akan membantu koperasi dalam mengelola operasional mereka dengan lebih efisien dan efektif.

4. Peningkatan Kesadaran Anggota: Meningkatkan kesadaran anggota koperasi akan pentingnya peran mereka dalam keberhasilan koperasi. Ini dapat dilakukan melalui penyuluhan dan pendidikan yang terus-menerus, serta melibatkan anggota dalam proses pengambilan keputusan dan partisipasi aktif dalam kegiatan koperasi.

5. Kolaborasi dan Kemitraan: Membangun kolaborasi dan kemitraan antara koperasi dengan pemangku kepentingan lainnya, seperti pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan sektor swasta. Hal ini akan memperluas jangkauan koperasi, memperkuat jejaring, dan memperoleh dukungan yang lebih luas dalam menghadapi tantangan globalisasi ekonomi.

Selain langkah-langkah tersebut, penting juga untuk terus memantau dan mengevaluasi kebijakan dan regulasi yang terkait dengan koperasi, serta memperkuat peran pemerintah dalam memberikan dukungan yang berkelanjutan untuk pengembangan dan keberlanjutan koperasi di Indonesia.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh wulansurirahayu0607 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 21 Aug 23