Sultan Syarif Abdurrahman alkadrie adalah pendiri dari sultan pertama kerajaan

Berikut ini adalah pertanyaan dari widiasih23 pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Sultan Syarif Abdurrahman alkadrie adalah pendiri dari sultan pertama kerajaan Pontianak. Syarif Abdurrahman adalah putra dari Syarif Husain dan wanita dayak yang lahir pada tahun 1742. Beliau merupakan cucu dari Syeckh Abdurrachman. Sebagai anak muda berparas tampan, Abdurrahman menunjukkan ambisi dan bakatnya. Masa mudanya dihabiskan dengan berpetualang, mulai dari berdagang sampai ke Banjarmasin hingga merompak kapal asing.Beliau menjadi menantu Sultan dengan menikahi ratu sirih Anom dari Banjarmasin. Namun, ambisinya yang tinggi menyebabkan ia dibenci dan terpaksa kembali ke mempawah, Kalimantan barat. Pada akhir tahun 1771, Syarif Abdurrahman bersama beberapa pengikutnya berlayar di sungai Kapuas hingga pertemuan dengan sungai Landak. Di sana, ia membuka hutan dan membangun pemukiman baru yang kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan. Konon, berdasarkan cerita setempat, wilayah tersebut banyak dihuni oleh makhluk halus. Namun, kesemuanya berhasil ditunjukkan dan wilayah tersebut diberi nama Pontianak. Terbukti dengan nyata pemilihan tempat tersebut membawa keuntungan dengan banyaknya pedagang yang singgah dari Bugis, Melayu, Tiongkok, sangau, Sukadana, mempawah dan Sambas.
Setelah berkedudukan kuat, Syarif Abdurrahman melakukan ekspansi ke sangau yang merupakan pasal dari kerajaan Banten. Raja Sanggau berupaya memohon bantuan tetapi saat itu Banten sedang mengalami kemunduran. Banten pun menyerahkan daerah yang terdapat di Kalimantan itu kepada Belanda. Sadar akan kekuatan Belanda, Syarif Abdurrahman mengakui supremasi Belanda. Akhirnya, Belanda mempunyai hak atas monopoli hasil dari Pontianak berupa emas,berlian,sarang burung, lada,karet,rotan,lilin, dan sagu.
Akibat ekspansi Belanda di Riau. Sebagai raja muda, raja Ali kemudian lari ke mempawah. Raja Ali yang hadir sebagai musuh Belanda di mempawah, dimanfaatkan oleh Syarif Abdurrahman untuk membersihkan penghalangan bagi kemajuan perdagangan di Pontianak. Perebutan kekuasaan di wilayah tersebut menjadi makin rumit akibat konflik yang terjadi antara Sambas dan mempawah. Konflik tersebut dapat direndam atas bantuan dari Syarif Abdurrahman, tetapi pertentangan antara panembahan mempawah dan Abdurrahman menjadi meningkat. Abdurrahman bersiasat untuk meyakinkan Belanda bahwa panembahan mempawah adalah musuh besarnya. Faktor lain yang menjadi penambah konflik tersebut adalah persaingan dan permusuhan antara Pontianak dan Sukadana. Rivalitas Pontianak dan Sukadana terjadi akibat hasil dari daerah hulu sungai Kapuas ke Sukadana merugikan Pontianak. Saat raja Ali mengungsi ke Sukadana dan pindah dari mempawah, Abdurrahman pun menambah kekuatan dan meminta bantuan dari Belanda bersedia membantu karena Sukadana tidak pernah menggugah adanya di Kalimantan. Pasukan Belanda bersama dengan Syarif Kasim (putera dari Syarif Abdurrahman) menyerang Sukadana. Sultan Ahmad Kaharuddin menyelamatkan diri bersama pengikutnya. Mempawah dan matan pun menjadi target berikutnya. Persaingan dan pertentangan di Kalimantan barat mengundang campur tangan Belanda. Belanda kesulitan untuk melakukan penaklukan dan hanya membutuhkan pengakuan atas kekuasaannya. Kalimantan barat berintegrasi akibat adanya jaringan komunikasi melalui perang, perdagangan, diplomasi, dan perwakinan di akhir abad ke-18.

nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah tersebut adalah?

bantu jawab plisss


Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Beberapa nilai yang terkandung dalam sejarah Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie dan kerajaan Pontianak di antaranya adalah ambisi, keberanian, diplomasi, strategi, ekspansi, dan interaksi antar budaya.

Semoga membantu di cermati lagi ya kak

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh idabdasis dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 12 Jul 23