siapakah yang menerapkan tanam paksa?

Berikut ini adalah pertanyaan dari DaffaPutra pada mata pelajaran IPS untuk jenjang Sekolah Dasar

Siapakah yang menerapkan tanam paksa?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Yang menerapkan tanam paksa adalah Johannes Van Den Bosch.

Pembahasan

Johannes van den Bosch merupakan gubernur Hindia Belanda yang dikirim dari Belanda pada tahun 1830 untuk mengisi kas keuangan negara yang kosong.

Untuk itu, van den Bosch memperkenalkan kebijakan tanam paksa (cultuurstelsel). Sistem ini mampu memberi keuntungan yang besar bagi pemerintah Belanda, dan menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat pribumi.

Penjelasan lebih lanjut

Johannes graaf van den Bosch dilahirkan pada tanggal 1-2-1780 di Herwijne, Lingewal Belanda, ia merupakan Gubernur Jendral Hindia Belanda yang ke 43, yang memerintah pada tahun 1830 sampai 1834.

Selama memerintah Van Den Bosch menerapakan sistem Cultuurstelsel atau sering disebut dengan Tanam Paksa. Tanam paksa diterapkan dengan tujuan untuk menambah kas pemerintahan Belanda yang mulai mengalami penurunan yang disebabkan oleh peperangan yang terjadi di daerah koloni Belanda. 

Dalam sebuah surat yang dibuat Van den Bosch yang dikirim ke pemerintahan pusat di negara belanda, ia telah membuat sebuah perkiraan mengenai sistem tanam paksa, bila tanam paksa dapat terrealisasikan maka akan akan meningkatkan keuntungan lebih dari 15 sampai 20 juta Gulden setiap tahunnya. Selain itu Van den Bosch juga menyatakan bahwa tanam paksa ini juga langkah terbaik untuk mendapatkan tanaman ekspor untuk pasaran Eropa.

Sistem tanam paksa yang di berlakukan pihak Pemerintahan Belanda, pada umumnya mewajibkan setiap petani untuk menanam tanaman-tanaman yang dapat diEkspor, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau.  Selain itu para petani wajib membayar pajak kepada pihak Belanda dengan barang sesuai tanaman yang di tanam petani. Berikut ini kebijakan-kebijakan yang di buat Van Den Bosch yang tertuang di dalam Lembaran Negara (Staatsblad) Tahun 1834 No. 22. Yang berisikan sebagai berikut :

  • Penduduk (petani) di wajibkan untuk menyediakan lahan pertanian 
  • Lahan pertanian yang digunakan untuk tanam paksa tidak dikenakan pajak
  • Nilai Jual hasil pertanian petani diatur dan ditentukan oleh pihak Belanda
  • Bila petani mengalami gagal panen maka pemerintah hindia belanda akan bertanggung jawab
  • Para petani yang menggarap lahan pertanian tanam paksa berada di pengawasan penguasa pribumi
  • Penduduk yang bukan bekerja sebagai petani, wajib bekerja di perkebunan dan pabrik yang dimiliki pihak Belanda selama 65 hari dalam setahun
  • Lahan pertanian milik petani yang digunakan untuk tanam paksa tidak boleh lebih dari seperlima dari lahan pertanian penduduk Desa

Pelajari lebih lanjut

  1. Materi tentang Siapakah itu van den Bosch?  yomemimo.com/tugas/2207082
  2. Materi tentang Apa saja kebijakan van den bosch di indonesia  yomemimo.com/tugas/9622406
  3. Materi tentang Sebutkan kebijakan kebijakan van den bosch!!  yomemimo.com/tugas/807622

========================

Detil Jawaban

Kode          : 11.3.4

Kelas          : 11 SMA

Mapel         : Sejarah

Bab             : Masa Hindia Belanda

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh imamdanielleoz563f dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 21 Jun 14