Fase bulan baru terjadi ketika Bulan berada di antara bumi

Berikut ini adalah pertanyaan dari marviltzy pada mata pelajaran Geografi untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Fase bulan baru terjadi ketika Bulan berada di antara bumi dan Matahari. Namun, posisi ini tidak selalu menyebabkan gerhana (pemblokiran) Matahari karena A) Orbit Bulan miring relatif terhadap Bumi orbit B) fase bulan baru hanya terlihat pada malam hari C) sisi malam Bulan menghadap ke Bumi D) diameter semu Bulan paling besar selama fase bulan baru​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Fase bulan adalah perubahan bentuk bulan yang terlihat dari permukaan bumi.

Perubahan bentuk bulan tersebut disebabkan oleh pantulan sinar matahari yang mengenai permukaan bulan yang berbeda-beda dalam setiap fasenya.

Waktu setiap fase bulan adalah masing-masing 7 hari atau seminggu, sehingga seluruh fase ini berlangsung selama 28 hari.

Fase bulan yang terjadi adalah sebagai berikut.

1. Bulan baru, yaitu posisi bulan terletak hampir sejajar dengan bumi dan matahari. Dalam kondisi ini bulan dalam keadaan gelap dan tidak terlihat. Banyak orang memberikan istilah sebagai “bulan mati" pada keadaan ini.

2. Seperempat pertama, yaitu posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap matahari dan bumi. Dalam posisi ini bulan mulai terlihat, baik dalam keadaan sabit maupun separuh. Istilah bagi kedua kondisi bulan ini dikenal sebagai bulan sabit dan bulan separuh.

3. Bulan purnama, yaitu posisi bulan terletak hampir segaris dengan bumi dan matahari, dengan posisi bumi di tengah.

Dalam posisi ini bagian bulan yang terkena sinar matahari adalah bagian permukaan bulan yang terang, sehingga bulan tampak penuh bulat seperti bumi.

4. Seperempat terakhir, sama halnya seperti keadaan seperempat pertama yaitu posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap matahari dan bumi. Dalam posisi ini separuh bulan dalam keadaan gelap dan tidak bisa dilihat.

Dalam posisi ini pula bulan kembali membentuk bulan separuh dan bulan sabit, namun posisinya bertolak belakang dengan posisi ketika seperempat terakhir.

Pada posisi seperempat terakhir inilah bulan sabit separuh cakram menghadap ke kiri.

Setelah melalui fase seperempat terakhir, bulan kembali ke posisi bulan mati yang kemudian kembali lagi ke fase berikutnya.

Kembalinya posisi bulan ke bulan mati merupakan pergantian bulan dalam sistem penanggalan tahun Hijriah

Penjelasan:

maaf kalau salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh jeremiahtandoh3 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 13 Feb 22