lontong jwb ..... ya kak​

Berikut ini adalah pertanyaan dari hyzena0 pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Lontong jwb ..... ya kak​
lontong jwb ..... ya kak​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Perhatikan tabel spesifikasi gempa di bawah ini!

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), spesifikasi gempa bumi yang berdampak menimbulkan tsunami sesuai tabel nomor (A) 1.

Pembahasan

Gempa bumi adalah getaran permukaan Bumi yang disebabkan karena kekuatan-kekuatan dari dalam Bumi. Ilmu yang mempelajari tentang gempa bumi, gelombang-gelombang seismik, serta perambatannya disebut seismologi. Di zaman yang maju ini, kita dapat mengukur besarnya kekuatan gempa dengan alat yang namanya seismograf. Besaran (magnitudo) gempa yang didasarkan pada amplitudo gelombang tektonik, dicatat oleh seismograf menggunakan skala Richter.

Terdapat tiga macam gempa bumi, yaitu:

1. Gempa Reruntuhan (Terban)

Gempa runtuhan/reruntuhan adalah gempa bumi yang terjadi karena turunnya atau runtuhnya tanah serta biasanya terjadi pada daerah tambang yang berbentuk terowongan, pegunungan kapur, atau lubang. Di dalam pegunungan kapur terdapat gua-gua dan ponor-ponor (luweng) yang terjadi karena proses pelarutan (solusional). Jika atap gua atau lubang itu gugur/runtuh, maka timbulah gempa reruntuhan meskipun bahaya yang ditimbulkan relatif kecil dan getaran hanya terjafi disekitar lokasi runtuhan.

2. Gempa Vulkanik

Gempa vulkanik adalah gempa bumi yang terjadi karena aktivitas vulkanis, seperti keluarnya lahar dari perut bumi. Gempa ini hanya akan terasa pada sekitar gunung berapi yang meletus, sehingga bahaya yang ditimbulkan relatif kecil.

3. Gempa Tektonik

Gempa tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan karena gerakan ortogenik, seperti bergesernya lempengan bumi. Gempa ini sering mengakibatkan perpindahan tanah, sehingga sering disebut dengan gempa dislokasi. Bahaya gempa ini relatif sangat besar, karena pergeseran lempengan bumi yang berada di laut dan dapat mengakibatkan terjadinya tsunami. Ada beberapa kondisi gempa yang dapat mengakibatkan tsunami, antara lain gempa dengan berkekuatan besar (lebih dari 6 SR/Skala Richter), pusat gempa (hiposentrum) berada di dasar laut (tengah laut) dengan kedalaman pusat gempa yang dangkal, dan adanya dislokasi kerak Bumi bawah laut. Gerak vertikal pada kerak Bumi dapat mengamibatkan terjadinya aliran energi laut, yang ketika sampaindi pantai akan menjadi gelombang besar yang disebut tsunami.

Pelajari Lebih Lanjut

Ayo, pelajari juga materi di bawah ini ya!

Detail Jawaban

Mapel: Biologi

Kelas: 7

Bab: Bab 11 - Lapisan Bumi

Kode kategorisasi: 7.4.11

Kata kunci: gempa bumi, tsunami, episentrum, hiposentrum

Perhatikan tabel spesifikasi gempa di bawah ini! Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), spesifikasi gempa bumi yang berdampak menimbulkan tsunami sesuai tabel nomor (A) 1. Pembahasan Gempa bumi adalah getaran permukaan Bumi yang disebabkan karena kekuatan-kekuatan dari dalam Bumi. Ilmu yang mempelajari tentang gempa bumi, gelombang-gelombang seismik, serta perambatannya disebut seismologi. Di zaman yang maju ini, kita dapat mengukur besarnya kekuatan gempa dengan alat yang namanya seismograf. Besaran (magnitudo) gempa yang didasarkan pada amplitudo gelombang tektonik, dicatat oleh seismograf menggunakan skala Richter. Terdapat tiga macam gempa bumi, yaitu: 1. Gempa Reruntuhan (Terban) Gempa runtuhan/reruntuhan adalah gempa bumi yang terjadi karena turunnya atau runtuhnya tanah serta biasanya terjadi pada daerah tambang yang berbentuk terowongan, pegunungan kapur, atau lubang. Di dalam pegunungan kapur terdapat gua-gua dan ponor-ponor (luweng) yang terjadi karena proses pelarutan (solusional). Jika atap gua atau lubang itu gugur/runtuh, maka timbulah gempa reruntuhan meskipun bahaya yang ditimbulkan relatif kecil dan getaran hanya terjafi disekitar lokasi runtuhan. 2. Gempa Vulkanik Gempa vulkanik adalah gempa bumi yang terjadi karena aktivitas vulkanis, seperti keluarnya lahar dari perut bumi. Gempa ini hanya akan terasa pada sekitar gunung berapi yang meletus, sehingga bahaya yang ditimbulkan relatif kecil. 3. Gempa Tektonik Gempa tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan karena gerakan ortogenik, seperti bergesernya lempengan bumi. Gempa ini sering mengakibatkan perpindahan tanah, sehingga sering disebut dengan gempa dislokasi. Bahaya gempa ini relatif sangat besar, karena pergeseran lempengan bumi yang berada di laut dan dapat mengakibatkan terjadinya tsunami. Ada beberapa kondisi gempa yang dapat mengakibatkan tsunami, antara lain gempa dengan berkekuatan besar (lebih dari 6 SR/Skala Richter), pusat gempa (hiposentrum) berada di dasar laut (tengah laut) dengan kedalaman pusat gempa yang dangkal, dan adanya dislokasi kerak Bumi bawah laut. Gerak vertikal pada kerak Bumi dapat mengamibatkan terjadinya aliran energi laut, yang ketika sampaindi pantai akan menjadi gelombang besar yang disebut tsunami. Pelajari Lebih Lanjut Ayo, pelajari juga materi di bawah ini ya! Materi tentang alat Seismograf pada link : https://brainly.co.id/tugas/46355344 Kategori gempa berdasarkan magnitudo pada link : https://brainly.co.id/tugas/10168287Tindakan tanggap sebelum, ketika, dan sesudah gempa terjadi pada link : https://brainly.co.id/tugas/29059206Detail Jawaban Mapel: BiologiKelas: 7Bab: Bab 11 - Lapisan BumiKode kategorisasi: 7.4.11Kata kunci: gempa bumi, tsunami, episentrum, hiposentrum

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh FajarKim dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 23 Aug 22