1. Apakah sama imunisasi dan vaksinasi?2. Apakah kita (orang dewasa)

Berikut ini adalah pertanyaan dari tiuslena pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

1. Apakah sama imunisasi dan vaksinasi?2. Apakah kita (orang dewasa) masih perlu di imunisasi lagi?

3. Apakah benar imunisasi merupakan salah satu penyebab penyakit autisme?

4. Apa hubungan stress, kafein, minuman beralkohol terhadap sistem imun!​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Imunisasi dan vaksinasi adalah tidak sama, imunisasi merupakan penyuntikan zat berisi antibody sedangkan vaksinasi merupakan penyuntikan zat berisi vaksin yang memicu kita agar dapat memproduksi antibody dalam tubuh kita.Orang dewasamasih perlu diimunisasi lagi karena antibody yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia akan menghilang secara perlahan dalam kurun waktu tertentu. Imunisasi bukan merupakan salah satu penyebab penyakit autism karena autism merupakan gangguan bawaan bayi sejak dalam kandungan, sedangkan imunisasi dilakukan sesudah bayi dilahirkan. Hubungan stress, kafein, minuman beralkohol terhadap sistem imun adalah stress, kafein, minuman beralkohol memicu penurunan kerja system organ dalam tubuh termasuk system imun.

Pembahasan

Pada dasarnya, semua benda atau semua zat asing yang masuk ke tubuh kita dan berpotensi mengganggu kerja sel atau jaringan tubuh kita, maka akan memicu munculnya respon imunitas.

Benda asing tersebut kita sebut sebagai imunogenik atau antigen yang dapat memicu munculnya antibody.

Antigen dapat berupa mikroorganisme misalnya bakteri, jamur, virus atau pun protozoa.

Antigen dapat berupa zat kimia, protein asing atau racun yang dikeluarkan oleh mikroorganisme.

Untuk menghentikan dan menetralisir serta membuang antigen tersebut dari tubuh, maka kita mempunyai imunitas dalam beberapa tingkat lapisan.

Imunitas lapis 1 yaitu:

  1. Kulit
  2. Selaput mukosa
  3. Sekret kelenjar mukosa seperti air ludah, asam klorida, air mata dan keringat
  4. Bakteri normal di kulit

Imunitas lapis 2 yaitu:

  1. Sel fagosit yang meliputi neutrofil, basofil, eosinofil, monosit dan makrofag
  2. Aktivasi protein komplemen
  3. Reaksi inflamasi

Imunitas lapis 3 yaitu:

  1. Sel limfosit B dan sel limfosit T
  2. Antibody  

Agar lebih memahami tentang system imunitas, berikut merupakan uraian singkat mengenai system kekebalan spesifik dan non spesifik.

Sistem kekebalan tubuh atau sistem imunitas pada dasrnya dibagi menjadi 2 golongan yaitu:

  1. Imunitas non spesifik, yaitu bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas menghalangi semua jenis antigen atau benda asing yang mengancam tubuh.
  2. Imunitas spesifik, yaitu bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas untuk melindungi tubuh dari serangan zat asing atau mikroorganisme yang sifatnya khusus.

Komponen sistem kekebaln tubuh yang termasuk bagian sistem pertahanan nonspesifik dan bersifat eksternal antara lain:

  1. Kulit yang dilapisi keratin
  2. Selaput mukosa seperti pada rongga mulut atau rongga hidung
  3. Sekret kelenjar mukosa seperti lendir pada rongga mulut yang mengandung enzim ptyalin dan asam klorida yang dihasilkan oleh lambung
  4. Keringat
  5. Air mata
  6. Bakteri non patogen alami pada kulit

Komponen sistem kekebaln tubuh yang termasuk bagian sistem pertahanan nonspesifik dan bersifat internal antara lain:

  • Sel fagosit seperti neutrofil, eosinofil, basofil, monosit dan makrofag
  • Protein anti mikroba atau protein komplemen serta interferon

Pelajari lebih lanjut tentang protein komplemen di: yomemimo.com/tugas/15637240.

  • Reaksi inflamasi atau reaksi peradangan.  

Pelajari lebih lanjut tentang inflamasi di: yomemimo.com/tugas/15392570.

Komponen sistem kekebaln tubuh yang termasuk bagian sistem pertahanan spesifik antara lain:

  1. Limfosit B
  2. Limfosit T
  3. Antibody.

Limfosit B atai sering disebut sebagai sel B merupakan jenis limfosit yang diproduksi di sum-sum tulang dan dimatangkan di sum-sum tulang.

Tipe sel  B antara lain:

  1. Sel B plasma, yaitu tipe sel B yang berfungsi untuk menghasilkan antibody.
  2. Sel B pembelah, yaitu tipe sel B yang berfungsi untuk mengahsilkan sel B baru.
  3. Sel B memori, yaitu tipe sel B yang berfungsi untuk mengingat antigen yang pernah menginfeksi tubuh.

Limfosit T atau sering disebut sebagai sel T merupakan jenis limfpsot yang diproduksi di sum-sum tulang dan dimatangkan di kelenjar Tymus.

Tipe sel T antara lain:

  1. Sel T killer, yaitu tipe sel T yang bertugas untuk menghancurkan antigen.
  2. Sel T pembantu, yaitu tipe sel T yang bertugas untuk meningkatkan kinerja sel T killer saat terjadi infeksi.
  3. Sel T penekan, yaitu tipe sel T yang bertugas untuk menurunkan kerja sel T killer saat infeksi telah mereda.
  4. Sel T memory, yaitu tipe sel T yang bertugas untuk mengingat antigen yang pernah menginfeksi tubuh.
  5. Sel T hipersensitif, yaitu tipe sel T yang berperan dalam reaksi alergi.

Pelajari lebih lanjut tentang kelainan system imunitas di: yomemimo.com/tugas/21790578.

Detil jawaban

Kelas: XI

Mapel: biologi

Bab: system imunitas

Kode: 11.4.10

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh claramatika dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 06 May 20