Suatu tanaman mempunyai gen A dan gen B yang saling

Berikut ini adalah pertanyaan dari Dinoputri5558 pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Suatu tanaman mempunyai gen A dan gen B yang saling berinteraksi membentuk fenotip bunga berwarna merah. Jika salah satu gen dominan tidak ada, fenotip bunga berwarna merah muda, bila gen dominan tidak ada , fenotip bunga berwarna putih. Persilangan antara dua tanaman bergenotip AaBb menghasilkan keturunan berbunga merah sebanyak ....

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Berdasarkan informasi yang diberikan, kita tahu bahwa gen A dan gen B saling berinteraksi dalam membentuk fenotip bunga merah. Kedua gen ini adalah gen dominan, yang berarti jika keduanya hadir, fenotip akan selalu berwarna merah.

Keturunan dari persilangan antara dua tanaman bergenotip AaBb akan menghasilkan 9 kemungkinan fenotip berbeda dengan perbandingan sebagai berikut:

  • 1/16 (6,25%) akan memiliki fenotip bunga merah (genotip AABB, AABb, AaBB, dan AaBb)
  • 4/16 (25%) akan memiliki fenotip bunga merah muda (genotip Aabb, aaBb, AaBb, dan Aabb)
  • 3/16 (18,75%) akan memiliki fenotip bunga putih (genotip aaBB, aaBb, dan Aabb)

Jadi, jumlah keturunan dengan fenotip bunga merah adalah 1/16 x jumlah total keturunan dari persilangan AaBb x AaBb. Jika kita asumsikan ada 16 keturunan yang dihasilkan dari persilangan tersebut, maka jumlah keturunan dengan fenotip bunga merah adalah 1/16 x 16 = 1. Oleh karena itu, persilangan AaBb x AaBb menghasilkan satu keturunan dengan fenotip bunga merah. Namun, jika jumlah total keturunan berbeda, maka jumlah keturunan dengan fenotip bunga merah akan berbeda pula dengan proporsi yang sama.

Penjelasan:

Dalam pewarisan genetik, setiap individu memiliki dua alel (versi gen) untuk setiap sifat. Alel yang dominan (A) akan mengekspresikan sifat yang terkait dengan gen tersebut dan mengalahkan alel yang resesif (a). Begitu juga dengan alel B dan b. Dalam kasus ini, gen A dan B adalah dominan, sehingga jika kedua alel hadir, fenotip yang terkait dengan gen tersebut akan terlihat. Misalnya, fenotip bunga merah yang terbentuk jika ada gen A dan B.

Ketika kita mempersilangkan dua tanaman yang masing-masing memiliki satu alel A dan satu alel a serta satu alel B dan satu alel b, maka keturunan akan menerima satu alel dari masing-masing orang tua dan akan memiliki dua alel A dan a serta dua alel B dan b. Kemudian, melalui kombinasi alel tersebut, keturunan dapat memiliki empat kemungkinan genotip: AABB, AABb, AaBB, dan AaBb.

Dalam kasus ini, ketika alel A dan B hadir, fenotip bunga merah akan terbentuk. Oleh karena itu, empat genotip di atas akan menghasilkan fenotip bunga merah. Jumlah keturunan dengan fenotip bunga merah dapat dihitung dengan mengalikan jumlah total keturunan dengan frekuensi fenotip bunga merah. Jadi, jika kita asumsikan ada 16 keturunan, maka 1/16 x 16 = 1, yang berarti hanya satu keturunan yang akan memiliki fenotip bunga merah.

Namun, jika jumlah total keturunan berbeda, misalnya 32 keturunan, maka jumlah keturunan dengan fenotip bunga merah akan menjadi 1/16 x 32 = 2. Oleh karena itu, jumlah keturunan dengan fenotip bunga merah akan selalu bergantung pada jumlah total keturunan dan dapat dihitung dengan menggunakan proporsi yang sama.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh vincentAnakPenabur dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 03 Jul 23