apakah cegukan dan tersedak ada hubungan dengan sistem pernapasan?​

Berikut ini adalah pertanyaan dari rrgaming3011 pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Apakah cegukan dan tersedak ada hubungan dengan sistem pernapasan?​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Penyebab Cegukan

Otot yang memisahkan perut dan dada (diafragma) memiliki peran penting dalam sistem pernapasan manusia. Otot diafragma akan turun (kontraksi) saat bernapas, dan naik kembali (relaksasi) saat menghembuskan napas.

Cegukan terjadi ketika otot diafragma berkontraksi tanpa disengaja dan tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan udara masuk terlalu cepat masuk ke dalam paru-paru sehingga katup saluran pernapasan menutup dan menimbulkan suara ‘hik’.

Selain pada orang orang dewasa, cegukan juga cukup sering terjadi pada bayi. Namun, cegukan pada bayi umumnya akan hilang dengan sendirinya. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan bahwa cegukan pada bayi merupakan hal yang normal dan bagian dari proses tumbuh kembangnya.

Kontraksi otot diafragma yang tiba-tiba, baik yang hanya berlangsung sementara maupun berkepanjangan, dapat dipicu oleh berbagai hal. Cegukan yang bersifat sementara dapat dipicu oleh beberapa kondisi berikut:

Makan terlalu banyak atau terlalu cepat

Mengonsumsi makanan yang panas dan pedas

Mengonsumsi minuman bersoda atau beralkohol

Menelan udara saat mengunyah atau mengisap permen

Menelan terlalu banyak udara (aerophagia)

Mengalami perubahan suhu secara tiba-tiba

Merasa gugup, terlalu bersemangat, atau stres

Sedangkan cegukan yang berlangsung selama lebih dari 2 hari dapat dipicu oleh:

Gangguan sistem pencernaan, seperti gastritis, tukak lambung, pankreatitis, kanker pankreas, kanker lambung, penyakit radang usus, penyumbatan usus, atau hepatitis

Gangguan metabolik, seperti kecanduan alkohol, diabetes, atau gangguan elektrolit

Gangguan ginjal, seperti gagal ginjal kronis

Gangguan saraf, misalnya akibat peradangan pada saluran napas, atau karena adanya tumor atau kista di leher

Gangguan pada otak, seperti stroke hemoragik, radang dan infeksi otak, tumor otak, multiple sclerosis, dan hidrosefalus

Gangguan di rongga dada, misalnya pneumonia, bronkitis, tuberkulosis, asma, cedera pada dada, dan emboli paru

Gangguan jantung, contohnya serangan jantung dan peradangan selaput jantung

Gangguan mental, misalnya gangguan kepribadian, kecemasan, dan stres

Riwayat operasi pada dada atau perut

Selain kondisi medis di atas, cegukan berkepanjangan juga dapat terjadi akibat efek samping penggunaan obat-obatan, di antaranya:

Steroid

Obat bius

Obat penenang, seperti diazepam dan lorazepam

Obat kemoterapi

Methyldopa

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh farhanfrizzi48 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 01 Jul 23