Tolong ya yang bisa, mksh. Pada watermelon, buah rasa pahit/bitter (B)

Berikut ini adalah pertanyaan dari thezslim pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Tolong ya yang bisa, mksh.Pada watermelon, buah rasa pahit/bitter (B) dominan terhadap rasa manis/sweet (b), dan sifat yellow spot (S) dominan terhadap sifat no spot (s). Kedua gen ini diturunkan mengikuti hukum Mendel. Jika suatu tanaman water melon homosigot dengan sifat buah pahit/bitter dan yellow spot disilangkan dengan tanaman melon bersifat homosigot buah manis dan no spot, kemudian F1 nya disilangkan sesamanya untuk menghasilkan keturunan F2,
a) Apakah fenotip dan genotip dari keturunan F1nya?;
b) jika tanaman F1 dibackcross dengan tanaman homosigot resesif untuk kedua sifat, bagaimana fenotip dan proporsi yang diharapkan pada keturunan hasil persilangan backcross tersebut?;
c) Jika tanaman F1 dibackcrosskan dengan tanaman homosigot dominan untuk kedua sifat tersebut di atas, bagaimana fenotip dan proporsi keturunan yang diharapkan?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Rasa buah manis (M) dominan terhadap asam (m) dan batang tinggi (T) dominan terhadap batang pendek (t). Perbandingan keturunan jika disilangkan individu bergenotipe MmTt dengan MmTT adalah ....

Jawaban

Pendahuluan

Pewarisan sifat atau hereditas merupakan penurunan sifat dari induk (orang tua) kepada keturunannya (anak). Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat ini disebut genetika.Sifat-sifat suatu makhluk hidup diwariskan melalui sel kelamin jantan dan sel kelamin betina.  

Pewarisan sifat dipelajari pertama kali oleh Gregor Johann Mendel (1822–1884). Mendel melakukan percobaan pewarisan sifat pada tanaman ercis (Pisum sativum).

Ada beberapa alasan mengapa tanaman ercis dipilih oleh Mendel untuk memulai percobaannya ini, di antaranya sebagai berikut:

1. Tanaman ercis (Pisum sativum) memiliki variasi yang cukup kontras, di antaranya: warna biji (kuning dan hijau), kulit biji  (kisut dan halus), bentuk buah/polong (alus dan bergelombang), warna bunga (ungu dan putih), tinggi batang (panjang dan pendek).

2. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.3. Cepat menghasilkan keturunan.

4. Mudah dikawin silangkan

Mendel kemudian merumuskan suatu hipotesis bahwa sifat yang ada pada organisme akan diturunkan secara bebas atau dikenal dengan Hukum I Mendel. Terjadi pada persilangan monohibrid. Persilangan monohibrid merupakan persilangan yang hanya menggunakan satu macam gen yang berbeda atau menggunakan satu sifat beda. Misalnya persilangan antar warna (merah dengan putih), persilangan bentuk (bulat dengan kisut).

Adapun ada percobaan berikutnya Mendel menemukan bahwa setiap sifat dari kedua induk diturunkan secara bebas dan tidak terikat dengan sifat yang lainnya sehingga Mendel menamakannya hukum pemisahan secara bebas atau disebut Hukum II Mendel. Terjadi pada persilangan Dihibrid. Persilangan dihibrid merupakan persilangan yang menggunakan dua tanda beda atau dua pasangan kromosom yang berbeda. Misalnya adalag persilangan warna-bentuk (hijau-bulat dengan kuning-kisut).

Dalam pewarisan sifat dikenal beberapa istilah anatara lain:

1. Parental : Induk

2. Firial : Keturunan

3. Gamet : Sel Kelamin

4. Fenotip : Ekspresi sifat individu yang tampak oleh indra

5. Genotip : Ekspresi sifat individu yang tak terlihat dan terekdpresi dalam gen

6. Dominan : Sifat yang muncul

7. Resesif : Sifat yang tertutupi

8. Homozigot : Susunan gen pada

organisme yang memiliki pasangan alel yang sama (TT)

9. Heterozigot  : Susunan gen pada organisme yang memiliki pasangan alel yang berbeda (Tt)

10. Intermediet : Sifat tersembunyi yang akan muncul jika gen dalam keadaan homozigot

11. Monohibrid  : Persilangan dengan 1 sifat beda (BB,bb)

12. Dehibrid : Persilangan dengan 2 sifat beda (BBKK,bbkk)

13. Alel : Pasangan gen dari 2 kromosom homolog dan terletak dalam lokus yang sama

14. Lokus : Lokasi khusus gen dalam kromosom

15. Galur Murni  : Tanaman yang memiliki sifat berubah dari generasi ke generasi

Pembahasan

Diketahui rasa buah manis (M) dominan terhadap asam (m) dan batang tinggi (T) dominan terhadap batang pendek (t). Maka perbandingan keturunan jika disilangkan individu bergenotipe MmTt dengan MmTT adalah sebagai berikut:

Parental: manis tinggi  x  manis tinggi

Genotip: MmTt  x  MmTT

Gamet: MT, Mt, mT, mt  x  MT, mT

Filial:

1 MMTT: manis tinggi

1 MMTt: manis tinggi

2 MmTT: manis tinggi

2 MmTt: manis tinggi

1 mmTT: asam tinggi

1 mmTt: asam tinggi

Kesimpulan

Dari bahan persilangan di atas maka dapat diketahui perbandingan genotip sebagai berikut:

MMTT : MMTt : MmTT : MmTt : mmTT : mmTt = 1 : 1 : 2 : 2 : 1 : 1

Penjelasan:

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh vianifaana2009 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 30 Jan 22