2. Pada manusia dikenal sifat alergi. Penderita alergi dibawa oleh

Berikut ini adalah pertanyaan dari refinarefinaekp595ke pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

2. Pada manusia dikenal sifat alergi. Penderita alergi dibawa oleh genotip homozigot resesif berjumlah 25 % a. Berapa % kemungkinan orang yang tidak alergi tetapi membawa sifat alergi? b. Berapa jumlah individu masing-masing fenotip bila seluruh populasi berjumlah 60.000 orang ?3. Suatu perkebunan ditanami 100 pohon, 75% ditanami diantaranya berbuah kecil, yang lain berbuah besar. Bila gen buah besar bersifat homozigot resesif, tentukan berapa jumlah pohon kelapa berbuah kecil heterozigot! ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

2.

a. Jika sifat alergi disebabkan oleh genotip homozigot resesif, maka orang yang tidak memiliki sifat alergi dapat membawa satu salinan alel yang menyebabkan sifat alergi (heterozigot) dan satu salinan alel normal (homozigot dominan).

Kita dapat menggunakan hukum pewarisan genetik untuk menghitung peluang seseorang membawa satu alel yang menyebabkan alergi:

Jika 25% populasi homozigot resesif (aa), maka 75% adalah kombinasi heterozigot (Aa) dan homozigot dominan (AA).

Karena alel normal dominan (A) dapat menutupi efek alel yang menyebabkan alergi (a), maka hanya individu heterozigot (Aa) yang dapat membawa satu alel yang menyebabkan alergi.

Oleh karena itu, peluang seseorang membawa satu alel yang menyebabkan alergi adalah 50% (setengah dari 75% kombinasi heterozigot dan homozigot dominan).

Jadi, kemungkinan orang yang tidak alergi tetapi membawa sifat alergi adalah 50%.

b. Jumlah individu masing-masing fenotip dapat dihitung dengan menggunakan persentase individu yang dihasilkan dari persamaan Hardy-Weinberg. Dalam kasus ini, karena alel alergi adalah homozigot resesif, frekuensi alel normal dapat diwakili oleh p, sedangkan frekuensi alel alergi dapat diwakili oleh q. Oleh karena itu, q2 = 0,25 dan q = 0,5 (karena alel alergi homozigot resesif). Dengan menggunakan persamaan Hardy-Weinberg, dapat dihitung bahwa p2 + 2pq + q2 = 1, di mana p2 mewakili frekuensi homozigot normal, 2pq mewakili frekuensi heterozigot, dan q2 mewakili frekuensi homozigot alergi. Dalam hal ini, karena q2 = 0,25, maka p2 = 0,25 dan pq = 0,5. Jadi, jumlah individu masing-masing fenotip adalah sebagai berikut:

• Homozigot normal: p2 x 60.000 = 0,25 x 60.000 = 15.000 orang

• Heterozigot: 2pq x 60.000 = 0,5 x 0,5 x 60.000 = 15.000 orang

• Homozigot alergi: q2 x 60.000 = 0,25 x 60.000 = 15.000 orang

3.

Karena gen buah besar bersifat homozigot resesif, maka pohon yang berbuah besar semuanya homozigot resesif (bb). Oleh karena itu, frekuensi alel normal (B) dalam populasi dapat dihitung sebagai akar kuadrat dari 0,25, yang sama dengan 0,5. Frekuensi alel resesif (b) adalah 1 - 0,5 = 0,5.

Dalam populasi ini, 75% dari 100 pohon kelapa berbuah kecil, sehingga ada 75 pohon kelapa berbuah kecil. Karena alel buah kecil dapat berupa homozigot normal (BB) atau heterozigot (Bb), kita dapat menggunakan persamaan Hardy-Weinberg untuk menghitung jumlah individu yang heterozigot.

Persamaan Hardy-Weinberg adalah p^2 + 2pq + q^2 = 1, di mana p^2 adalah frekuensi homozigot normal, 2pq adalah frekuensi heterozigot, dan q^2 adalah frekuensi homozigot resesif. Dalam hal ini, q^2 = 1/4, karena alel buah besar adalah homozigot resesif. Oleh karena itu, q = 1/2 dan p = 1/2.

Kita ingin mencari jumlah individu yang heterozigot (Bb), sehingga kita perlu menghitung 2pq. Dalam hal ini, 2pq = 2 x 1/2 x 1/2 x 75 = 37,5.

Jadi, terdapat sekitar 38 pohon kelapa yang berbuah kecil heterozigot di perkebunan tersebut.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh unknown dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 20 May 23