Bagaimana komposisi zat penyusun dalam campuran?-------------​

Berikut ini adalah pertanyaan dari irfanjohansyahputra pada mata pelajaran Biologi untuk jenjang Sekolah Dasar

Bagaimana komposisi zat penyusun dalam campuran?-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-




Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Perbedaan komposisi zat penyusun senyawa dan komposisi zat penyusun campuran adalah:

Senyawa memiliki komposisi atau perbandingan zat penyusunnya tetap yang dinyatakan dalam rumus senyawa, sementara campuran komposisi zat penyusunnya berubah-ubah

Pembahasan:

Senyawa adalah dua atau lebih unsur yang terikat secara kimia menghasilkan unsur baru.

Campuran adalah hasil pencampuran dua zat atau lebih, tanpa terjadinya penyatuan kimia dan tanpa terjadinya reaksi kimia kimia, sehingga zat-zat penyusun tetap memiliki sifat awalnya.

Perbedaan Senyawa dan Campuran:

1. Komposisi zat penyusun

Campuran menggabungkan secara fisik tanpa komposisi yang pasti. Komposisi campuran dari suatu jus buah, misalnya, dapat berubah komposisi antara sari buah yang tercampur dengan proporsi air sebagai zat pencampur.

Hal ini berbeda dengan senyawa yang komposisinya tetap, misanya senyawa air (H2O) yang terdiri dari 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen.  

2. Penghasilan zat baru

Saat membuat campuran, tidak ada zat baru yang terbentuk. Setiap bagian campuran mempertahankan sifatnya sendiri.

Sebaliknya pada saat senyawa terbentuk, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan zat baru dengan sifat baru.

3. Pemisahan zat penyusun

Bagian-bagian dari campuran dapat dipisahkan secara fisik, misalnya dengan saringan atau dengan pengendapan. Setelah dipisahkan, zat yang sebelumnya tercampur dapat dikembalikan ke kondisi semula.

Sementara senyawa tidak bisa dipisahkan secara fisik menjadi unsur-unsur penyusunnya. Senyawa hanya bisa dipisahkan dengan reaksi kimia.  

Pelajari lebih lanjut memisahkan campuran di: yomemimo.com/tugas/12639564  

4. Sifat hasil dengan sifat zat pembentuk

Karena tidak dilakukan dengan reaksi kimia, maka tidak ada perubahan sifat dari zat yang menyusun campuran. Misalnya pasir akan tetap memiliki sifat yang sama saat dicampurkan dalam air.

Sebaliknya sifat senyawa berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya. Misalnya hidrogen dan oksigen keduanya bersifat gas pada suhu kamar. Namun setelah membentuk senyawa air, sifatnya akan berubah menjadi cair pada suhu kamar.

Pelajari lebih lanjut penggolongan zat-zat menjadi unsur,senyawa, campuran di: yomemimo.com/tugas/764812  

5. Ukuran Zat penyusunnya  

Berbeda dengan senyawa yang tidak terlihat penyusunnya secara jelas, campuran bisa dengan mudah terlihat zat penyusunnya dengan mata.

Misalnya campuran pasir dapat terlihat butiran pasir penyusunnya, sebaliknya senyawa seperti air tidak terlihat perbedaan antara oksigen dan hidrogen penyusunnya.  

Pelajari lebih lanjut perbedaan antara unsur, senyawa, dan campuran di: yomemimo.com/tugas/308038

–––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––

Detail Jawaban:  

Mata pelajaran: Kimia  

Kode: 10.7.1

Kelas: X

Materi: Bab 1 - Pendahuluan Ilmu Kimia  

# JadiRangking1

# TingkatkanPrestasimu

# AyoBelajar

# BelajarBersamaBrainly

# LearnCleverlyWithBrainly

Jawaban:Perbedaan komposisi zat penyusun senyawa dan komposisi zat penyusun campuran adalah:Senyawa memiliki komposisi atau perbandingan zat penyusunnya tetap yang dinyatakan dalam rumus senyawa, sementara campuran komposisi zat penyusunnya berubah-ubahPembahasan:	Senyawa adalah dua atau lebih unsur yang terikat secara kimia menghasilkan unsur baru. Campuran adalah hasil pencampuran dua zat atau lebih, tanpa terjadinya penyatuan kimia dan tanpa terjadinya reaksi kimia kimia, sehingga zat-zat penyusun tetap memiliki sifat awalnya. Perbedaan Senyawa dan Campuran: 1. Komposisi zat penyusun Campuran menggabungkan secara fisik tanpa komposisi yang pasti. Komposisi campuran dari suatu jus buah, misalnya, dapat berubah komposisi antara sari buah yang tercampur dengan proporsi air sebagai zat pencampur. Hal ini berbeda dengan senyawa yang komposisinya tetap, misanya senyawa air (H2O) yang terdiri dari 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen.   2. Penghasilan zat baru Saat membuat campuran, tidak ada zat baru yang terbentuk. Setiap bagian campuran mempertahankan sifatnya sendiri. Sebaliknya pada saat senyawa terbentuk, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan zat baru dengan sifat baru. 3. Pemisahan zat penyusun Bagian-bagian dari campuran dapat dipisahkan secara fisik, misalnya dengan saringan atau dengan pengendapan. Setelah dipisahkan, zat yang sebelumnya tercampur dapat dikembalikan ke kondisi semula. Sementara senyawa tidak bisa dipisahkan secara fisik menjadi unsur-unsur penyusunnya. Senyawa hanya bisa dipisahkan dengan reaksi kimia.  Pelajari lebih lanjut memisahkan campuran di: brainly.co.id/tugas/12639564  4. Sifat hasil dengan sifat zat pembentuk Karena tidak dilakukan dengan reaksi kimia, maka tidak ada perubahan sifat dari zat yang menyusun campuran. Misalnya pasir akan tetap memiliki sifat yang sama saat dicampurkan dalam air. Sebaliknya sifat senyawa berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya. Misalnya hidrogen dan oksigen keduanya bersifat gas pada suhu kamar. Namun setelah membentuk senyawa air, sifatnya akan berubah menjadi cair pada suhu kamar. Pelajari lebih lanjut penggolongan zat-zat menjadi unsur,senyawa, campuran di: brainly.co.id/tugas/764812   5. Ukuran Zat penyusunnya  Berbeda dengan senyawa yang tidak terlihat penyusunnya secara jelas, campuran bisa dengan mudah terlihat zat penyusunnya dengan mata. Misalnya campuran pasir dapat terlihat butiran pasir penyusunnya, sebaliknya senyawa seperti air tidak terlihat perbedaan antara oksigen dan hidrogen penyusunnya.  Pelajari lebih lanjut perbedaan antara unsur, senyawa, dan campuran di: brainly.co.id/tugas/308038 –––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––Detail Jawaban:  	Mata pelajaran: Kimia   Kode: 10.7.1 Kelas: X Materi: Bab 1 - Pendahuluan Ilmu Kimia  # JadiRangking1# TingkatkanPrestasimu# AyoBelajar# BelajarBersamaBrainly# LearnCleverlyWithBrainlyJawaban:Perbedaan komposisi zat penyusun senyawa dan komposisi zat penyusun campuran adalah:Senyawa memiliki komposisi atau perbandingan zat penyusunnya tetap yang dinyatakan dalam rumus senyawa, sementara campuran komposisi zat penyusunnya berubah-ubahPembahasan:	Senyawa adalah dua atau lebih unsur yang terikat secara kimia menghasilkan unsur baru. Campuran adalah hasil pencampuran dua zat atau lebih, tanpa terjadinya penyatuan kimia dan tanpa terjadinya reaksi kimia kimia, sehingga zat-zat penyusun tetap memiliki sifat awalnya. Perbedaan Senyawa dan Campuran: 1. Komposisi zat penyusun Campuran menggabungkan secara fisik tanpa komposisi yang pasti. Komposisi campuran dari suatu jus buah, misalnya, dapat berubah komposisi antara sari buah yang tercampur dengan proporsi air sebagai zat pencampur. Hal ini berbeda dengan senyawa yang komposisinya tetap, misanya senyawa air (H2O) yang terdiri dari 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen.   2. Penghasilan zat baru Saat membuat campuran, tidak ada zat baru yang terbentuk. Setiap bagian campuran mempertahankan sifatnya sendiri. Sebaliknya pada saat senyawa terbentuk, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan zat baru dengan sifat baru. 3. Pemisahan zat penyusun Bagian-bagian dari campuran dapat dipisahkan secara fisik, misalnya dengan saringan atau dengan pengendapan. Setelah dipisahkan, zat yang sebelumnya tercampur dapat dikembalikan ke kondisi semula. Sementara senyawa tidak bisa dipisahkan secara fisik menjadi unsur-unsur penyusunnya. Senyawa hanya bisa dipisahkan dengan reaksi kimia.  Pelajari lebih lanjut memisahkan campuran di: brainly.co.id/tugas/12639564  4. Sifat hasil dengan sifat zat pembentuk Karena tidak dilakukan dengan reaksi kimia, maka tidak ada perubahan sifat dari zat yang menyusun campuran. Misalnya pasir akan tetap memiliki sifat yang sama saat dicampurkan dalam air. Sebaliknya sifat senyawa berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya. Misalnya hidrogen dan oksigen keduanya bersifat gas pada suhu kamar. Namun setelah membentuk senyawa air, sifatnya akan berubah menjadi cair pada suhu kamar. Pelajari lebih lanjut penggolongan zat-zat menjadi unsur,senyawa, campuran di: brainly.co.id/tugas/764812   5. Ukuran Zat penyusunnya  Berbeda dengan senyawa yang tidak terlihat penyusunnya secara jelas, campuran bisa dengan mudah terlihat zat penyusunnya dengan mata. Misalnya campuran pasir dapat terlihat butiran pasir penyusunnya, sebaliknya senyawa seperti air tidak terlihat perbedaan antara oksigen dan hidrogen penyusunnya.  Pelajari lebih lanjut perbedaan antara unsur, senyawa, dan campuran di: brainly.co.id/tugas/308038 –––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––Detail Jawaban:  	Mata pelajaran: Kimia   Kode: 10.7.1 Kelas: X Materi: Bab 1 - Pendahuluan Ilmu Kimia  # JadiRangking1# TingkatkanPrestasimu# AyoBelajar# BelajarBersamaBrainly# LearnCleverlyWithBrainlyJawaban:Perbedaan komposisi zat penyusun senyawa dan komposisi zat penyusun campuran adalah:Senyawa memiliki komposisi atau perbandingan zat penyusunnya tetap yang dinyatakan dalam rumus senyawa, sementara campuran komposisi zat penyusunnya berubah-ubahPembahasan:	Senyawa adalah dua atau lebih unsur yang terikat secara kimia menghasilkan unsur baru. Campuran adalah hasil pencampuran dua zat atau lebih, tanpa terjadinya penyatuan kimia dan tanpa terjadinya reaksi kimia kimia, sehingga zat-zat penyusun tetap memiliki sifat awalnya. Perbedaan Senyawa dan Campuran: 1. Komposisi zat penyusun Campuran menggabungkan secara fisik tanpa komposisi yang pasti. Komposisi campuran dari suatu jus buah, misalnya, dapat berubah komposisi antara sari buah yang tercampur dengan proporsi air sebagai zat pencampur. Hal ini berbeda dengan senyawa yang komposisinya tetap, misanya senyawa air (H2O) yang terdiri dari 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen.   2. Penghasilan zat baru Saat membuat campuran, tidak ada zat baru yang terbentuk. Setiap bagian campuran mempertahankan sifatnya sendiri. Sebaliknya pada saat senyawa terbentuk, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan zat baru dengan sifat baru. 3. Pemisahan zat penyusun Bagian-bagian dari campuran dapat dipisahkan secara fisik, misalnya dengan saringan atau dengan pengendapan. Setelah dipisahkan, zat yang sebelumnya tercampur dapat dikembalikan ke kondisi semula. Sementara senyawa tidak bisa dipisahkan secara fisik menjadi unsur-unsur penyusunnya. Senyawa hanya bisa dipisahkan dengan reaksi kimia.  Pelajari lebih lanjut memisahkan campuran di: brainly.co.id/tugas/12639564  4. Sifat hasil dengan sifat zat pembentuk Karena tidak dilakukan dengan reaksi kimia, maka tidak ada perubahan sifat dari zat yang menyusun campuran. Misalnya pasir akan tetap memiliki sifat yang sama saat dicampurkan dalam air. Sebaliknya sifat senyawa berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya. Misalnya hidrogen dan oksigen keduanya bersifat gas pada suhu kamar. Namun setelah membentuk senyawa air, sifatnya akan berubah menjadi cair pada suhu kamar. Pelajari lebih lanjut penggolongan zat-zat menjadi unsur,senyawa, campuran di: brainly.co.id/tugas/764812   5. Ukuran Zat penyusunnya  Berbeda dengan senyawa yang tidak terlihat penyusunnya secara jelas, campuran bisa dengan mudah terlihat zat penyusunnya dengan mata. Misalnya campuran pasir dapat terlihat butiran pasir penyusunnya, sebaliknya senyawa seperti air tidak terlihat perbedaan antara oksigen dan hidrogen penyusunnya.  Pelajari lebih lanjut perbedaan antara unsur, senyawa, dan campuran di: brainly.co.id/tugas/308038 –––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––Detail Jawaban:  	Mata pelajaran: Kimia   Kode: 10.7.1 Kelas: X Materi: Bab 1 - Pendahuluan Ilmu Kimia  # JadiRangking1# TingkatkanPrestasimu# AyoBelajar# BelajarBersamaBrainly# LearnCleverlyWithBrainly

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ekazein12345 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 19 Jul 22