tolong bantu makasih1. pola lantai yang berbentuk lingkaran,angak delapan,garis lengkung

Berikut ini adalah pertanyaan dari ernaselsa pada mata pelajaran Bahasa lain untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Tolong bantu makasih1. pola lantai yang berbentuk lingkaran,angak delapan,garis lengkung ke depan ,dan garis lengkung ke belakang merupakan bentuk pengembangan dari pola lantai garis....​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

TERPOPULER

TERBARU

PILIHAN EDITOR

TOPIK PILIHAN

K-REWARDS

EVENT

DAFTAR

Idris Hasanuddin

-

seorang yang mengharapkan Nusantara sejahtera

FOLLOW

SOSBUD

Kearifan ia tersebut, tetapi juga telah melakukan perubahan-perubahan.dengan memberikan nilai-nilai keislaman di dalamnya.

Dalam proses akomodasi kultural tersebut, dapat dilihat pada kemampuan Islam untuk beradaptasi dengan tradisi dan adat lokal serta pada kemampuan untuk mempertahankan nilai-nilai pokok keislaman. Dalam proses tersebut tampak bahwa Islam tidak hanya melakukan domestikasi terhadap dirinya, dengan mengkompromikan kerangka universalnya, sehingga lebur dalam tradisi lokal yang dapat disesuaikan ke dalam keharusan nilai Islam yang prinsipil.

Proses akomodasi Islam berlangsung secara berbeda-beda di tempat yang berbeda pula dan ditentukan oleh cara pendekatan para penyiar Islam dalam memperkenalkan agama ini, bagaimana mereka memahami tradisi lokal agar strategi islamisasi yang bersifat asimilatif dapat terlaksana. Strategi para wali di Jawa dan guru sufi pengembara dalam mengadopsi berbagai tradisi lokal, seperti wayang dan gamelan dapat dilihat sebagai salah satu contoh klasik dalam proses penyebaran Islam. Interaksi antara unsur Hindu dan Islam telah memunculkan semacam sinkretisme.

Ajaran Islam diterima dengan baik di berbagai tempat, terutama karena proses islamisasi yang bersifat asimilatif. Pemanfaatan unsur-unsur budaya lokal telah memungkinkan agama Islam diterima oleh penduduk. Secara umum dapat dikatakan bahwa proses islamisasi terjadi dalam empat aspek dan proses. Proses tersebut antara lain:

a. Proses pemasyarakatan warisan budaya istana yang dinilai halus dan adiluhung, seperti seni pewayangan dan musik gamelan.

b. Kitab-kitab pesantren seperti naskah berbahasa Melayu, bertulisan Jawa Pegon, atau naskah berbahasa Arab menjadi sumber dalam proses kreatif para pujangga dan sastrawan Jawa.

c. Proses pencarian titik temu dua tradisi seperti yang tampak dari upaya Sultan Agung dalam menyatukan perhitungan tahun Saka masyarakat kejawen dengan tahun Hijriah yang berlaku dalam tradisi pesantren.

d. Keterlibatan istana dalam syiar Islam yang tampak dari pembangunan berbagai fasilitas keagamaan seperti masjid, dan penyelenggaraan hari besar Islam.

Simpulan

Sampai saat ini waktu kedatangan Islam di Indonesia belum diketahui secara pasti, dan memang sulit untuk mengetahui kapan suatu kepercayaan mulai diterima oleh suatu komunitas tertentu. Hal ini disebabkan oleh proses masuk dan berkembangnya Islam di beberapa wilayah di Nusantara berbeda. Di samping itu wilayah Nusantara yang luas. Namun ada tiga teori yang setidaknya yang bias menjawab persoalan tersebut yaitu, teori Gujarat (India), teori Makkah dan teori Persia.

Pada proses penyebarannya, Islam sangatlah akomaditif terhadap budaya setempat (lokal) sejauh itu tidak melanggar hal yang prinsip dalam ajaran Islam. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya persentuhan Islam dan budaya lokal, dan hal ini pulalah yang membuat Islam mudah diterima dan membawa dampak pada pesatnya perkembangan Islam di Nusantara.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh tpushetoiko dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 03 Jun 22