My Adventure at Leang-Leang CaveThe last place we visited was

Berikut ini adalah pertanyaan dari ilhamfernando1410 pada mata pelajaran B. inggris untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

My Adventure at Leang-Leang CaveThe last place we visited was a small museum which exhibited the skeletons of humans who lived
in the cave. The skeletons along with some roughly made jewelry and weapons were placed inside glass
cases for display. The walls of the museum were adorned with photographs taken when they did an
excavation there.
Arriving at the place, we took a rest in a small hut provided for visitors. My parents decided to stay in
the hut. Novi and I were interested in seeing the primitive paintings on the cave walls, so we planned to
have an adventure around the cave with a guide. We had to climb up stairs to reach the cave because it is
located on a small mountain.
On Sunday, my parents, my best friend Novi, and I visited a cave at Maros called Leang-Leang. I visited
the cave for the first time, and so did my best friend.
After visiting the places, Novi and I returned to the hut and we had lunch together. Then, we
chitchatted and decided to go home. We really had the time of our lives!
A few moments later, we arrived at the first stop. At this place we saw few seashells scattered on the
ground and many others piled into a big mound! The guide said that these piles of seashells were called
kitchen trash. People who lived here ate the shells and dumped the leftovers in their 'kitchen'.
int (October 10, 2020) terjemahan

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Petualangan Saya di Gua Leang-Leang Tempat terakhir yang kami kunjungi adalah museum kecil yang memamerkan kerangka manusia yang hidup di dalam gua. Kerangka bersama dengan beberapa perhiasan dan senjata yang dibuat secara kasar ditempatkan di dalam kaca kasus untuk tampilan. Dinding museum dihiasi dengan foto-foto yang diambil saat mereka melakukan penggalian di sana. Sesampainya di tempat, kami beristirahat di sebuah gubuk kecil yang disediakan untuk pengunjung. Orang tua saya memutuskan untuk tetap tinggal pondok. Novi dan saya tertarik melihat lukisan primitif di dinding gua, jadi kami berencana melakukannya berpetualang di sekitar gua dengan pemandu. Kami harus menaiki tangga untuk mencapai gua karena memang begitu terletak di gunung kecil. Pada hari Minggu, orang tua saya, sahabat saya Novi, dan saya mengunjungi sebuah gua di Maros bernama Leang-Leang. saya mengunjungi gua untuk pertama kalinya, dan begitu pula sahabatku. Setelah mengunjungi tempat-tempat itu, aku dan Novi kembali ke gubuk dan kami makan siang bersama. Lalu kita mengobrol dan memutuskan untuk pulang. Kami benar-benar memiliki waktu dalam hidup kami! Beberapa saat kemudian, kami sampai di perhentian pertama. Di tempat ini kami melihat beberapa kerang berserakan di tanah dan banyak lainnya menumpuk menjadi gundukan besar! Pemandu mengatakan bahwa tumpukan kerang ini disebut sampah dapur. Orang-orang yang tinggal di sini memakan cangkang dan membuang sisa makanan di 'dapur' mereka. int (10 Oktober 2020)

Penjelasan:

maaf kalau salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh faisolakbar123 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 31 Jul 21