Minta olong salin cerita ini dalam bhs.inggris!"Bulan Desember kemarin ini,

Berikut ini adalah pertanyaan dari nur188439 pada mata pelajaran B. inggris untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Minta olong salin cerita ini dalam bhs.inggris!"Bulan Desember kemarin ini, aku benar-benar kehujanan. Deras sekali. Aku basah oleh air mata. Tepat di Awal bulan Desember aku kehilangan sosok seorang Ibu. Ia meninggal karena kecelakaan.
Menangis memang tidak membuat takdir berubah, tapi paling tidak bisa membantu menerima takdir, setidaknya saya meyakini hal tersebut.Puncak patah hati seorang Anak adalah saat ibunya pergi, dan tidak pernah kembali lagi.Menangis di depan banyak orang memang sangat canggung. Sejak kecil, kita diajarkan untuk tidak boleh menangis dan selalu kuat, tabah, ikhlas ketika menerima cobaan.Secara insting, ketika melihat orang terdekat kita menangis, pasti kita ingin menenangkan mereka, namun ini menjadi ironi karena di saat yang sama, kita juga sedih dan butuh ditenangkan. Ini adalah tingkat kesedihan yang paling sedih yang pernah saya rasakan.Dari sana saya belajar tentang manajemen air mata. Ketika sedang sendiri, saya menangis. Ketika sedang ada banyak orang, saya mencoba tegar. Saat itu saya merasa kalau hal tersebut adalah pilihan terbaik.Satu hal lagi yang baru saya ketahui dari kehilangan, yakni kesedihan adalah peluapan emosi, alhasil tenaga kita juga terkuras ketika meluapkan emosi kesedihan.Orang-orang yang sedang sedih dan menangis akan terlihat lesu, lemas, mereka lelah secara mental. Karena itu kita harus paham untuk memberi jeda pada tiap perjumpaan."​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

"Last December, I really got rained on. It was very heavy. I was wet with tears. Right at the beginning of December I lost the figure of a mother. She died in an accident.

Crying does not change destiny, but at least it can help accept fate, at least I believe in that. The peak of a child's heartbreak is when his mother leaves, and never comes back. Crying in front of many people is very awkward. Since childhood, we are taught not to cry and to always be strong, steadfast, sincere when accepting trials. Instinctively, when we see those closest to us cry, of course we want to calm them down, but this is an irony because at the same time, we are also sad and sad. need to be calmed down. This is the saddest level of sadness I have ever felt. From there I learned about tear management. When I'm alone, I cry. When there are many people, I try to be strong. At that time I felt that this was the best choice. One more thing that I just learned from loss, namely sadness is an emotional overflow, as a result our energy is also drained when expressing sad emotions. People who are sad and crying will look lethargic, weak , they are mentally exhausted. That's why we must understand to pause each encounter."

maaf kalo salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh arselinafataranihida dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 03 Jun 22