bantu jawab jangan ngasal​

Berikut ini adalah pertanyaan dari unknown pada mata pelajaran B. inggris untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Bantu jawab jangan ngasal


bantu jawab jangan ngasal​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1) lived (hidup)

2) rooster fighting (pertarungan ayam jago/adu ayam jago)

3) poison (racun)

4) angry (marah)

5) deeply (mendalam)

6) boy (anak laki-laki)

7) strong (kuat)

8) palace (istana)

9) crowed (berkokok)

10) son (putra)

11) unwise (tidak bijaksana)

12) punished (menghukum)

Penjelasan:

Long time ago there lived a king of a kingdom of Kediri, Raden Putra. He liked rooster fighting. One of his wives told him that the queen had put poison in his food. The king was very angry. Without thinking deeply, he ordered his soldiers to bring the queen to a wood and kill her. But the soldiers took a pity on her as at that time she was pregnant. They did not kill her.

When the queen gave birth to a baby boy, she named him Cinde Laras. In his 15, he had a rooster. Cinde Laras liked rooster fighting, too. His rooster was strong, so it won all fight. Hearing it, the king invited Cinde Laras to the palace for a rooster fighting. In a fight, his rooster could easily beat the king’s rooster. Everybody was surprised when Cinde Laras’ rooster crowed “Kockledodo, I am Cinde Laras’ rooster, who lived in the wood, the son of Raden Putra”

The king was very surprised. Cinde Laras told him that he was the son of the queen who now lived in the wood. It made the king regretted his unwise decision. After that the king met the queen in the wood. Then he brought them back to palace and he punished his evil wife.

Translation

TranslationDahulu kala hiduplah seorang raja dari kerajaan Kediri, Raden Putra. Dia suka adu ayam jago. Salah satu istrinya memberi tahu dia bahwa ratu telah memasukkan racun ke dalam makanannya. Raja sangat marah. Tanpa berpikir panjang, dia memerintahkan prajuritnya untuk membawa ratu ke hutan dan membunuhnya. Tetapi para prajurit mengasihani dia karena saat itu dia sedang hamil. Mereka tidak membunuhnya.

TranslationDahulu kala hiduplah seorang raja dari kerajaan Kediri, Raden Putra. Dia suka adu ayam jago. Salah satu istrinya memberi tahu dia bahwa ratu telah memasukkan racun ke dalam makanannya. Raja sangat marah. Tanpa berpikir panjang, dia memerintahkan prajuritnya untuk membawa ratu ke hutan dan membunuhnya. Tetapi para prajurit mengasihani dia karena saat itu dia sedang hamil. Mereka tidak membunuhnya.Dahulu kala hiduplah seorang raja dari kerajaan Kediri, Raden Putra. Dia suka adu ayam jago. Salah satu istrinya memberi tahu dia bahwa ratu telah memasukkan racun ke dalam makanannya. Raja sangat marah. Tanpa berpikir panjang, dia memerintahkan prajuritnya untuk membawa ratu ke hutan dan membunuhnya. Tetapi para prajurit mengasihani dia karena saat itu dia sedang hamil. Mereka tidak membunuhnya.Ketika ratu melahirkan seorang bayi laki-laki, dia menamainya Cinde Laras. Di usianya yang ke-15, dia memiliki seekor ayam jantan. Cinde Laras juga suka adu ayam. Ayam jantannya kuat, sehingga memenangkan semua pertarungan. Mendengar itu, raja mengundang Cinde Laras ke istana untuk adu ayam. Dalam pertarungan, ayam jagonya bisa dengan mudah mengalahkan ayam raja. Semua orang terkejut ketika ayam Cinde Laras berkokok “Kukuruyuk, saya ayam Cinde Laras, yang tinggal di hutan, putra dari Raden Putra”

TranslationDahulu kala hiduplah seorang raja dari kerajaan Kediri, Raden Putra. Dia suka adu ayam jago. Salah satu istrinya memberi tahu dia bahwa ratu telah memasukkan racun ke dalam makanannya. Raja sangat marah. Tanpa berpikir panjang, dia memerintahkan prajuritnya untuk membawa ratu ke hutan dan membunuhnya. Tetapi para prajurit mengasihani dia karena saat itu dia sedang hamil. Mereka tidak membunuhnya.Dahulu kala hiduplah seorang raja dari kerajaan Kediri, Raden Putra. Dia suka adu ayam jago. Salah satu istrinya memberi tahu dia bahwa ratu telah memasukkan racun ke dalam makanannya. Raja sangat marah. Tanpa berpikir panjang, dia memerintahkan prajuritnya untuk membawa ratu ke hutan dan membunuhnya. Tetapi para prajurit mengasihani dia karena saat itu dia sedang hamil. Mereka tidak membunuhnya.Ketika ratu melahirkan seorang bayi laki-laki, dia menamainya Cinde Laras. Di usianya yang ke-15, dia memiliki seekor ayam jantan. Cinde Laras juga suka adu ayam. Ayam jantannya kuat, sehingga memenangkan semua pertarungan. Mendengar itu, raja mengundang Cinde Laras ke istana untuk adu ayam. Dalam pertarungan, ayam jagonya bisa dengan mudah mengalahkan ayam raja. Semua orang terkejut ketika ayam Cinde Laras berkokok “Kukuruyuk, saya ayam Cinde Laras, yang tinggal di hutan, putra dari Raden Putra” Raden Putra”Raja sangat terkejut. Cinde Laras memberitahunya bahwa dia adalah putra ratu yang sekarang tinggal di hutan. Hal itu membuat raja menyesali keputusannya yang tidak bijaksana. Setelah itu raja menemui ratu di hutan. Kemudian dia membawa mereka kembali ke istana dan dia menghukum istrinya yang jahat.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh meryharianja dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 03 Apr 22