Bagaimanakah panggung dalam pementasan fragmen berdasarkan letaknya ?

Berikut ini adalah pertanyaan dari haykalfajrii pada mata pelajaran Seni untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Bagaimanakah panggung dalam pementasan fragmen berdasarkan letaknya ?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Secara harfiah fragmen berarti bagian dari cerita yang memperlihatkan satu kesatuan. Meskipun merupakan bagian dari sebuah cerita, fragmen tetap memiliki pesan tertentu yang hendak disampaikan serta mempunyai jalinan cerita yang utuh dan selesai. Artinya, fragmen dapat dijadikan sebuah pementasan tersendiri tanpa harus menunggu kelanjutan cerita berikutnya. Dengan pengertian bahwa fragmen dapat berdiri sendiri maka naskah-naskah fragmen sengaja diciptakan tanpa harus mengambil atau mencupliknya dari bagian sebuah cerita.
Biasanya, naskah fragmen diciptakan untuk tujuan tertentu seperti; studi kasus dari sebuah pelajaran atau untuk kepentingan latihan peran. Sebagai studi kasus, misalnya dalam pelajaran psikologi, maka fragmen diciptakan secara khusus untuk menjelaskan atau merekonstruksi satu kondisi (kasus) tertentu yang sesuai dengan pokok permasalahan yang dihadapi. Dalam latihan peran, fragmen diciptakan untuk melatihkan teknik pemeranan tertentu kepada para pemeran. Dalam dunia pendidikan, bentuk fragmen biasanya digunakan (meskipun tanpa naskah tertulis) dalam sesi micro teaching atau percobaan metode-metode pemelajaran lainnya dimana di dalamnya terdapat peran guru dan murid dengan suasana kelas.
Fungsi Fragmen dalam Latihan Peran
Fragmen berdasar ceritanya hanya memiliki konflik tunggal dan perwatakan tokoh yang sederhana. Plot atau alurnya tidak bercabang serta durasi yang diperlukan tidaklah lama. Akan tetapi dalam kaitannya dengan latihan peran maka karakter pemain atau watak peran mendapatkan perhatian lebih.
Dengan demikian, fungsi fragmen dalam latihan peran lebih ditekankan sebagai studi (satu jenis) karakter. Pemahaman pemeran terhadap karakter tokoh yang diperankan serta teknik-teknik dasar yang mendukung pemeranan karakter dapat dilatihkan. Karena konflik yang tunggal serta sifat karakter yang datar (flat character) maka pemeran dapat mencobakan kemampuannya bermain dalam satu karakter tertentu. Segala macam bentuk ekspresi dari satu karakter dalam satu jalan cerita dapat dicobakan. Misalnya; karakter penyabar, maka pemeran dapat melakukan beragam ekspresi yang berkaitan dengan kesabaran selama hal itu tidak lepas dari alur cerita dan pesan yang hendak disampaikan. Untuk itu maka naskah yang akan diekspresikan sebisa mungkin dipahami serta dihapalkan dengan baik terlebih dahulu.

Semoga membantu dan bermanfaat : )
Jadikan jawaban terbaik yah..... : )

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Jasumin88 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 13 Jul 21