Bagaimana bentuk subjektivitas sejarawan saat merekonstruksikan kisah sejarah !

Berikut ini adalah pertanyaan dari widianagung63 pada mata pelajaran Ujian Nasional untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Bagaimana bentuk subjektivitas sejarawan saat merekonstruksikan kisah sejarah !

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Pangeran Diponegoro saat itu tidak terima jika patok kuburan leluhur hendak dijadikan jalan beraspal oleh pemerintah Belanda. Sebagai sejarawan Indonesia, penulis biasanya menuliskan bahwa Belanda merupakan Bangsa yang tidak memiliki rasa hormat terhadap leluhur.

Berbeda dengan subjektifitas sejarawan Belanda. Mereka menganggap pangerad Diponegoro merupakan pemimpin suatu kaum yang susah diajak berpikiran modern.

Subjektifitas lebih kepada pendapat pribadi, jadi tiap sejarawan akan memiliki pendapatnya masing-masing dalam merekonstruksi kisah Pangeran Diponegoro

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh 2015070369 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 23 Jun 22