membuat percakapan dua orang atau lebih dengan mengunakan bahasa indonesia

Berikut ini adalah pertanyaan dari lestarifanny308 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

membuat percakapan dua orang atau lebih dengan mengunakan bahasa indonesia dengan baik dan bener (minimal 15 percakapan)​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Belajar Kelompok

Sandra : Rin, PR pelajaran bahasa Inggris mu, apakah kamu sudah kerjakan?

Rina : Belum. Kamu sudah?

Sandra : Aku juga belum mengerjakannya

Rina : Mau tidak kamu nanti sore belajar bersama? Nanti PR nya kita kerjakan bersama-sama. Tapi, belajarnya di rumah aku saja ya?

Sandra : Ya. aku nanti ke rumahmu kira-kira pukul setengah lima sore.

Rina : Baik, aku akan tunggu kamu di rumahku ya.

Ke Perpustakaan

Winda : Nisa, kita ke kantin yuk!

Annisa : Tapi aku tidak bawa uang saku. Aku mau pergi ke perpustakaan saja.

Winda : Nanti aku yang bayar.

Annisa : Terima kasih. Tapi, aku mau pinjam buku di perpustakaan.

Winda : Aku ikut kamu deh ke perpustakaan.

Tidak Berangkat

Sani : Bel, Riska mana?

Bella : Riska tidak masuk hari ini.

Sani : Kenapa?

Bella : Kata ibunya dia sakit.

Sani : Sakit apa?

Bella : Sakit kepala.

Ujian Nasional

Melati : Ra, sebentar lagi kan ada ujian nasional. Kamu sudah siap belum?

Tiara : Ya siap tidak siap harus siap. Kita jalani saja.

Melati : Aku takut kalau nanti aku tidak bisa jawab.

Tiara : Makanya kita persiapkan dari sekarang.

Melati : Kalau belajar sih sudah. Aku sudah banyak berlatih soal.

Tiara : Tidak cuma belajar saja, tapi juga persiapan mental. Kamu harus percaya diri untuk menghadapi ujian nasonal.

Melati : Iya juga sih. Tapi, bagaimana kalau soalnya susah?

Tiara : Yang penting kita usaha dulu. Kita berdoa agar kita bisa mengerjakan semua soal ujian nasional.

Melati : Semoga saja begitu.

Terlambat Masuk Sekolah

Andra : Maaf, Pak. Hari ini saya terlambat.

Guru : Sudah sekian kalinya kamu terlambat. Apa alasan kamu terlambat hari ini?

Andra : Saya bangun kesiangan pagi tadi.

Guru : Kebiasaan kamu. Kamu kalau terlambat alasannya begitu terus. Tadi malam kamu tidur jam berapa?

Andra : Jam 11, Pak.

Guru : Kamu ini anak sekolah. Kamu jangan tidur terlalu malam agar paginya tidak bangun kesiangan. Mengerti?

Andra : Mengerti, Pak.

Guru : Kalau masih terlambat terus, akan saya panggil orang tua kamu ke sekolah. Kamu boleh duduk sekarang.

Pemilihan Lurah

Jono : Sebentar lagi desa kita akan mengadakan pemilihan lurah.

Anto : Berarti nanti kita punya lurah baru dong?

Jono : Ya. Mudah mudahan lurah yang akan terpilih nanti lebih baik dari lurah sebelumnya.

Anto : Kamu sudah tahu siapa saja calon-calonnya?

Jono : Kalau tidak salah sih Pak Jarwo dan Pak Mulyono.

Anto : Pak Mulyono yang juragan itu?

Jono : Iya.

Anto : Sudah jadi juragan mau jadi lurah juga.

Jono : Tidak masalah kalau ternyata beliau benar-benar ingin memajukan desa ini.

Belajar

Aldo : Reza, kita main yuk!

Reza : Aku lagi belajar.

Aldo : Belajarnya nanti saja. Sekarang kita main.

Reza : Lagipula ini kan sudah malam. Aku ada banyak PR.

Aldo : Nanti saja. Ini juga belum terlalu malam.

Reza : Maaf, Aldo. Aku harus belajar.

Aldo : Kalau begitu ya sudah.

Pekerjaan

Anton : Man, kamu sekarang kerja di mana?

Maman : Aku kerja di pabrik pembuatan roda. Kalau kamu kerja di mana?

Anton : Aku masih menganggur.

Maman : Kamu sudah mencoba kirim lamaran?

Anton : Aku sudah melamar ke banyak perusahaan, tapi ditolak. Kalau di tempat kamu kerja ada lowongan, kabari aku ya.

Maman : Sebenarnya aku mau keluar dari tempat aku bekerja.

Anton : Memangnya kenapa? Apa nanti kamu tidak menyesal? Masih banyak yang membutuhkan pekerjaan, tapi kamu yang sudah punya pekerjaan malah mau keluar.

Maman : Pekerjaannya berat, tapi gajinya tidak sesuai harapan. Bukannya tidak bersyukur, tapi kalau gaji yang aku dapat cuma buat makan sih lebih baik aku cari pekerjaan lain.

Anton : Ya juga sih.

Hujan

Dinda : Aku pulang dulu ya!

Nanda : Nanti saja. Sekarang kan lagi hujan.

Dinda : Iya juga sih.

Nanda : Tunggu hujannya reda sambil menemani aku di sini.

Dinda : Baiklah.

Nanda : Kalau hujan-hujan begini, aku jadi ingat masa lalu. Dulu waktu kecil kita sering main hujan. Kamu masih ingat kan?

Dinda : Tentu. Sungguh masa kecil yang indah dan takkan pernah terulang.

Nanda : Itulah hidup. Kita yang dulu jadi anak kecil, kini tumbuh jadi remaja. Nanti jadi ibu-ibu, lalu jadi nenek-nenek. Hahaha.

Dinda : Entah nanti kita akan tetap bersama seperti ini atau tidak.

Nanda : Semoga saja kita bisa tetap bersama.

SEMOGA MEMBANTU

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh THEPOWEROFMATEMATIKA dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 27 May 22