Tantangan yg dihadapi di awal pembelajaran tatap muka adalah munculnya

Berikut ini adalah pertanyaan dari koea71823 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Tantangan yg dihadapi di awal pembelajaran tatap muka adalah munculnya klaster sekolah.namun,pemerintah tetapmenggelar pembelajaran tatap muka (pTM)demi mencerdaskan generasi muda bangsa.jika pjj terus dilangsungkan dikawatirkhan menimbulkan dampak learing loss dan psikis bagi peserta didik. Bahkan ada dampak yang lebih menyeramkan lagi yakni dampak permanen yang ditimbulkan sehingga setiap kepala daerah dipesankan untuk terus mengontrol kegiatan tatap muka yg sudah dimulai awal bulan ini. Pembelajaran yg dilangsungkan secara jarak jauh berpotensi merusak generasi mendatang. Risiko yang ditimbulkan lebih besar ketika pjj daripada ptm.Soal.
Tentukan 3 kalimat opini yang terdapat pada teks tersebut!

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Menurut saya, kalimat opininya adalah:

1. Risiko yang ditimbulkan lebih besar ketika pjj daripada ptm.

2. Pembelajaran yg dilangsungkan secara jarak jauh berpotensi merusak generasi mendatang.

3. jika pjj terus dilangsungkan dikawatirkhan menimbulkan dampak learing loss dan psikis bagi peserta didik.

Penjelasan:

1. Disebabkan sudut pandang antara penulis dan ujaran pemerintah hampir sama, yaitu mendukung PTM daripada PJJ, namun untuk kebenarannya masih bersifat relatif karena tidak sedikit siswa yang lebih menyukai belajar PJJ.

2. Pembelajaran PJJ tidak semestinya merusak generasi mendatang, malahan ini adalah persiapan yang bagus untuk menyambut era digitalisasi dan beradaptasi dengan hal itu.

semoga membantu, semangat dan sukses terus yaa!

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Lutfiaa1234 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 18 May 22