3. Metode penokohan apa ya digunakan pengarang utk menggambarkan tokoh

Berikut ini adalah pertanyaan dari michellel53 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

3. Metode penokohan apa ya digunakan pengarang utk menggambarkan tokoh - tokoh pada pohon keramat. Berikan penjelasan!4. Alur apa yg digunakan pengarang dim cerita cerpen pohon keramat?
5. Dari "Pohon Keramat" pesan moral (amanat) apa yang hendak disampaikan penulis kepada pembacanya?​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1. apa latar dari cerpen pohon keramat karya yus r.ismail dan berikan kutipan cerpennya.

Jawaban:

Latar tempat: Desa Kalidoso

Bukti: Desa Kalidoso yang terletak sepuluh kilometer dari jalan raya antara Solo dan Purwodadi itu bagaikan sebuah oase yang cukup luas.

Latar waktu: Era Orde Baru

Bukti: Tak mungkin desa ini mendapat proyek puskesmas sebelum penduduk di sini meninggalkan partai yang tidak berkuasa dan masuk partai yang berkuasa saat ini.

2. siapa saja tokoh dari cerpen pohon keramat karya yus r.ismail dan berikan kutipan cerpennya.

Jawaban:

Warga Desa Kalidoso, Pak Parto, Pak Camat, Pak Lurah Samidjo, Kyai Fauzan, Pak Thohir, para arsitek, para warga desa lain, kaum santri Solo, pemerintah desa Kalidoso, istri Pak Parto, seorang tukang pijat, Sing mBau Rekso,

BUkti:

- Kaum santri Solo yang telah maju menyebut penduduk desa itu sebagai mengidap penyakit TBC, singkatan dari takhayul, bidah, dan churafat.

- Hanya saja tanah di bawah pohon itu sering kotor karena daun-daun yang gugur dan karena itu setiap kali perlu dibersihkan. Di dekat pohon itu terdapat mata air yang jernih airnya sehingga dipakai oleh penduduk sebagai air minum.

- Pemerintah desa telah membuat sebuah kolam sederhana yang menampung air itu dan penduduk desa bebas mengambilnya.

- Guna menjaga tempat mandi, cuci, dan kakus, pak Lurah Samidjo menugaskan Partorejo, seorang yang berusia setengah baya.

- Untuk praktisnya, Pak Parto, demikian panggilan akrabnya, dan keluarganya ditugasi pula menjaga kebun itu.

- Pada waktu siang, setelah memeriksa dan membersihkan kebun, yang dibantu oleh istrinya, Pak Parto melakukan praktik pijat.

- Rupanya ia pernah belajar pijat-memijat pada seorang tukang pijat terkenal di daerah hutan jati antara Purwodadi dan Pati yang terkenal dengan kegiatan kebatinan dan perdukunannya itu.

- Asal-usulnya mungkin dari kegiatan bertapa yang dilakukan oleh Pak Parto di bawah pohon itu dan ucapan yang pernah terdengar dari mulut Parto bahwa pohon besar itu ada penjaganya yang disebut orang Jawa sebagai Sing mBau Rekso, yaitu Sang Penjaga.

- “Itu syrik. Dan syrik adalah dosa yang paling besar di hadapan Allah,” kata Kyai Fauzan Saleh.

- Pak Thohir, demikian nama pemborong itu, diam termenung cukup lama tak memberikan jawaban. Tapi akhirnya ia keluar dengan sebuah usul.

- Pada suatu hari Jumat, datanglah penduduk desa yang diikuti dengan penduduk dari daerah lain, ramai-ramai menebang pohon trembesi raksasa itu sambil meneriakkan “Allahu Akbar”.

- Tanya saja pada pak insinyur, apakah ia mengurangi jatah semennya?” Tapi insinyur yang dimaksud tinggal di kota sehingga pertanyaan itu dijawab sendiri oleh pemborong Thohir seolah-olah mewakili insinyur dimaksud.

3. apa alur dari cerpen pohon keramat karya yus r.ismail dan berikan kutipan cerpennya.

Jawaban:

Alur maju

Bukti:

Setahun kemudian, timbul suatu gejala yang aneh. Air yang dinaikkan dengan pompa Sanyo itu tak mengalir lagi. Bak penampung air kosong dan ketiga bangunan itu kekurangan air. Tapi yang lebih menyedihkan adalah bahwa penduduk desa tidak lagi bisa menikmati mata air yang dulu pernah memancar dari bawah pohon keramat itu. Apakah itu bencana yang dulu pernah diingatkan oleh dukun Parto? Penduduk desa tidak menghubungkan gejala baru itu dengan peringatan Partorejo. Bahkan hal itu pun juga tidak terpikirkan oleh Parto sendiri.

4. sudut pandang apa yang digunakan pada cerpen pohon keramat karya yus r.ismail dan berikan kutipan cerpennya.

Jawaban

Sudut pandang orang pertama tunggal, orang ketiga jamak, orang kedua tunggal, orang kedua jamak

Bukti:

- Sekelilingnya adalah perbukitan kapur yang tandus, tetapi subur bagi pohon jati, sehingga desa itu dilingkari oleh hutan jati.

Simpulan:

Cerita "Pohon Keramat" termasuk cerpen karena melibatkan kurang dari 10.000 kata dan berfokus pada satu obyek yaitu pohon trembesi.

Penjelasan:

maaf kalo salh

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh mulyapratamasyafaat dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 06 Jan 23